Selasa, 12 Desember 2017

Betapa Besar Pengorbanan Rasulullah Terhadap Umatnya



الحبيب عمر بن حفيظ - Habib Omar:

يا أهل الذكرى لمولد حبيب الله:
Wahai sekalian yang berkumpul untuk meng-ingat untuk kelahiran sang kekasih ALLAH

تذكروا عظمةَ جهاده،
Ingat-lah kamu sekalian besarnya usaha beliau

وتذكروا قويم اجتهاده،
Dan....ingat-lah kamu sekalian terus-menerusnya usaha beliau

فقد بكى لكم كثيرا،
Beliau sering menangis untuk kamu sekalian

وتضرَّع إلى المولى وضجَّ في شأنكم كثيرا،
Beliau sering bermunajah,berkeluh kesah kepada-Nya demi kamu sekalian

وقام ليلاً طويلاً حتى تورمت قدماه.
Beliau ibadah dimalam hari dalam jangka waktu yang lama sampai-sampai kedua kaki beliau bengkak



فكنتم به خير أمة عند الواحد الأحد،
Maka kamu sekalian,karena sebab beliau menjadi sebaik-baik umat disisi Dzat yang Maha Esa

فاعرفوا قدرَ النبي محمد، وارتبطوا بالنبي محمد،
Maka kenailah kamu sekalian tinggi derajat Nabi Muhammad & sambunglah kamu sekalian ikatan batinmu dengan Nabi Muhammad

وعظِّموا شريعةَ النبي محمد،
Agungkan-lah kamu sekalian syariat Nabi Muhammad

وقوموا بتحقيق حسن أدائها وتطبيقها على المستويات كلها،
Laksanakan kamu sekalian dengan benar-benar pelaksanaan syariat beliau dengan sebaik-baiknya & mem-praktek-kan sebagaiaman mestinya dari syariat beliau

فلن ينجح الفرد منكم،
Maka tidak akan ada yang selamanya dari satu-pun diantara kamu sekalian

ولن تكرم أسرة من أسركم إلا بتقويمِ هديِه وشرعه فيها،
Dan selamanya tidak akan mulia satu-pun dari keluarga kamu sekalian kecuali....dengan pelaksanaan petunjuk,serta syariat beliau di tengah keluarga kamu sekalian

وإقامة منهاجه وسننه وإحيائها.
Pelaksanaan koridor syariat beliau yang telah jelas tanpa keraguan sedikit-pun,serta penghidupan/pengamalan sunnah-sunnah Beliau Saw.

Senin, 11 Desember 2017

Cara Memandang Orang Lain



قال الإمام الغزالي رحمه الله
Al-Imam Ghozali r.a berkata :

: ﻳﻨﺒﻐﻲ ﺃﻻ ﺗﻨﻈﺮ ﺇﻟﻰ ﺃﺣﺪ ﺇﻻ ﻭﺗﺮﻯ ﺃﻧﻪ ﺧﻴﺮ ﻣﻨﻚ ﻭﺃﻥ اﻟﻔﻀﻞ ﻟﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﻔﺴﻚ ﻓﺈﻥ رأيت ﺻﻐﻴﺮا ﻗﻠﺖ
Sepatutnya jangan-lah engkau melihat kepada seseorang-pun kecuali engkau melihat kepadanya bahwasan-nya dia lebih baik darimu, dan sesungguhnya dia lebih mulai darimu, maka jika engkau melihat kepada anak kecil, engkau katakan didalam hatimu;

ﻫﺬا ﻟﻢ ﻳﻌﺺ اﻟﻠﻪ ﻭﺃﻧﺎ ﻋﺼﻴﺘﻪ ﻓﻼ ﺷﻚ ﺃﻧﻪ ﺧﻴﺮ ﻣﻨﻲ
"Anak kecil ini tidak bermaksiat kepada Allah SWT, sedangkan aku bermaksiat kepada-Nya, maka sudah pasti dia lebih baik daripada diriku"

ﻭﺇﻥ رأيت ﻛﺒﻴﺮا ﻗﻠﺖ : ﻫﺬا ﻗﺪ ﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ قبلي ، ﻓﻼ ﺷﻚ ﺃﻧﻪ ﺧﻴﺮ ﻣﻨﻲ
Dan jika engkau melihat kepada yang lebih tua, engkau katakan, "orang ini telah beribadah kepada Allah SWT sebelum diriku, maka sudah pasti dia lebih baik dariku"



ﻭﺇﻥ رأيت ﻋﺎﻟﻤﺎ ﻗﻠﺖ
Jika engkau melihat orang yang berilmu,engkau mengatakan;

ﻫﺬا ﻗﺪ أعطي ﻣﺎ ﻟﻢ ﺃﻋﻂ ﻭﺑﻠﻎ ﻣﺎ ﻟﻢ ﺃﺑﻠﻎ ﻭﻋﻠﻢ ﻣﺎ ﺟﻬﻠﺖ ﻓﻜﻴﻒ ﺃﻛﻮﻥ ﻣﺜﻠﻪ
"Orang ini telah diberikan sesuatu yang aku tidak diberikan (tidak mendapatkannya), dan dia telah sampai kepada kemulyaan yang aku tidak sampai pada kemulyaan tersebut, dan dia mengetahui sesuatu yang tidak aku ketahui, maka bagaimana mungkin aku menjadi seperti dia ?"

: ﻭﺇﻥ رأيت ﺟﺎﻫﻼ ﻗﻠﺖ
Dan jika engkau melihat orang yang bodoh, engkau berkata;

ﻫﺬا ﻗﺪ ﻋﺼﻰ اﻟﻠﻪ ﺑﺠﻬﻞ ﻭﺃﻧﺎ ﻋﺼﻴﺘﻪ ﺑﻌﻠﻢ
"Orang ini telah bermaksiat kepada Allah SWT, karena kebodohan sedangkan aku bermaksiat kepada Allah SWT dengan pengetahuanku tentang Allah SWT."

ﻓﺤﺠﺔ اﻟﻠﻪ علي ﺁﻛﺪ ﻭﻣﺎ ﺃﺩﺭﻱ ﺑﻢ ﻳﺨﺘﻢ ﻟﻲ ﻭﺑﻢ ﻳﺨﺘﻢ ﻟﻪ ؟
Maka bukti kejelekanku dihadapan Allah SWT lebih kuat, dan akupun tidak mengetahui dengan apa usiaku ditutup, dan dengan apa usianya ditutup?

: ﻭﺇﻥ رأيت ﻛﺎﻓﺮا ﻗﻠﺖ
Dan jika engkau melihat orang kafir, engkau berkata;

ﻻ ﺃﺩﺭﻱ ﻋﺴﻰ ﺃﻥ ﻳﺴﻠﻢ ﻭﻳﺨﺘﻢ ﻟﻪ ﺑﺨﻴﺮ اﻟﻌﻤﻞ، ﻭﻳﻨﺴﻞ ﺑﺈﺳﻼﻣﻪ ﻣﻦ اﻟﺬﻧﻮﺏ، ﻛﻤﺎ ﺗﻨﺴﻞ اﻟﺸﻌﺮﺓ ﻣﻦ اﻟﻌﺠﻴﻦ
"Aku tidak tahu bagaimana akhir hidupnya, semoga dia masuk Islam, dan akhir hayatnya ditutup dengan sebaik-baik amal perbuatan (husnul khotimah). Dan dia terpisahkan dari dosa-dosa karena sebab Islamnya, sebagaimana terpisahkannya rambut dari tepung."

ﻭﺃﻣﺎ ﺃﻧﺎ ﻭاﻟﻌﻴﺎﺫ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻓﻌﺴﻰ ﺃﻥ ﻳﻀﻠﻨﻲ اﻟﻠﻪ ﻓﺄﻛﻔﺮ
"Sedangkan diriku, semoga ada perlidungan Allah SWT, bisa saja Allah menyesatkanku sehingga aku menjadi kafir"

ﻓﻴﺨﺘﻢ ﻟﻲ ﺑﺸﺮ اﻟﻌﻤﻞ ﻓﻴﻜﻮﻥ ﻏﺪا ﻫﻮ ﻣﻦ اﻟﻤﻘﺮﺑﻴﻦ ﻭﺃﻧﺎ ﺃﻛﻮﻥ ﻣﻦ اﻟﻤﺒﻌﺪين
"Dan akhir hayatku ditutup dengan paling jeleknya amal (su'ul khotimah), dan kelak dia termasuk kelompok orang-orang yang dekat dari-Nya dihari kiamat, sedangkan aku termasuk dari kelompok orang-orang yang jauh dari-Nya (na'udzubillah)"

Bermimpi Rasulullah SAW



Ibn as`ad bin abi matharaf adalah seorang yang baik dan shaleh, ia selalu merindukan sayyidina Muhammad Shalallahu alaihi wasallam.

Suatu ketika ia telah berkata :”Aku telah menetapkan diriku untuk bersholawat setiap malam sebelum tidur dengan jumlah tertentu, yang terkadang juga pada beberapa malam aku sempurnakan jumlah itu hingga aku tertidur .

Aku menempati suatu kamar, dan tiba-tiba terlihat Sayyidina Muhammad Shalallahu alaihi wasallam masuk ke ruanganku melalui pintu kamar, maka terang-benderanglah ruangan itu dengan cahaya (Nur) Sayyidina Muhammad SAW.



Kemudian beliau bangkit dan mencium pipiku, karena banyaknya shalawatku kepada beliau SAW.
Lalu akupun segera bangun, dan aku bangunkan pula istriku yang ada disampingku, tiba-tiba rumahku itu semerbak bau harum (lebih harum dari minyak wangi termahal didunia yaitu misk) Rasulullah SAW.

Harum itu melekat dipipiku selama 8 hari karena ciuman Rasulullah SAW, dan istriku pun mendapatkan bau harum itu di pipiku setiap hari.

Oooh..alangkah beruntungnya aku..Alhamdulillah Semoga aku dan kalian senantiasa bersholawat dan selalu merindukan Sayyidina Muhammad
Aamiin ya rabb Shalallahu alaihi wasallamAllahumma Shalli waalihi washahbihi wasallam

Minggu, 10 Desember 2017

Keturunan Rasulullah SAW tidak terputus



Prof.Dr. Syaikh Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah atau biasa dikenal dengan Buya Hamka, menjelaskan didalam kitab tafsir karya beliau, kitab Tafsir al-Azhar mengenai tafsir
Surat Al-Kausar, Ayat :3


"Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus." (QS. Al-Kausar: Ayat 3)

Dikisahkan mengenai sebab-sebab turunya ayat ini bahwasanya kaum kafir Quraisy di antara-nya Abu Lahab, Al-Ash bin Wail, Uqbah bin Abi Mu'ith dan orang-orang musyrikin lainya gembira ria dan meghina serta mencemooh Nabi Muhammad SAW sebab semua anak laki-laki Nabi meninggal di waktu kecil, mereka beranggapan bahwa habislah dan telah putus keturanan Nabi Muhammad SAW dan tidak akan ada sebutannya lagi.



Maka turunlah Surat Al-Kausar: Ayat: 3 "Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus."

Prof.Dr Buya Hamka juga menjelaskan di akhir tafsir ayat ini : "Abul Fadhl Al-Arudhiy mentafsirkan pula bahwa Al-Kautsar, pemberian yang sangat banyak itu dianugerahkan Allah juga bagi Nabi Muhammad SAW dengan keturunan dari pihak anak perempuan, yaitu keturunan Fatimah, yang sampai sekarang sudah 14 abad masih saja bertebaran dimuka bumi ini, ada yang menjadi raja-raja besar di negeri-negeri besar, ada yang menjadi ulama dan berpolitik, sedang orang yang membencinya itu maka putuslah berita mereka, tidak ada kabarnya lagi. Marilah kita camkan kebenaran firman Tuhan"

Berbaktilah Kepada Ibu Bapak



Seseorang datang kepada Rasulallah SAW lalu berkata : "Yaa Rasulallah aku memiliki kedua orang tua yang sudah tua sekali dari semenjak lama sudah sakit-sakitan dan kukira aku merawatnya dengan baik dan mengeluarkan banyak hartaku untuknya, bahkan jika kuhitung jasa yang mereka berikan kepadaku dan apa yang kuberikan kepada mereka, aku kira itu sudah terbalas bahkan lebih, bagaimana ya Rasulallah? "

Rasulallah SAW menjawab : "Jasa mereka tidak akan pernah terbalas , mereka merawatmu dan menangis berharap engkau hidup, sementara di hatimu ketika engkau mengasuh mereka pernah ada terlintas : kapan mereka akan meninggal..?, (mereka menunggu kehidupanmu dan engkau menunggu kematian mereka , jasa mereka tidak akan terbalas)"



" ﺇﻧﻤﺎ ﺍﻟﻤﻴﺖ ﻓﻲ ﻗﺒﺮﻩ ﻛﺎﻟﻐﺮﻳﻖ ، ﻳﻨﺘﻈﺮ ﺩﻋﻮﺓ ﺗﻠﺤﻘﻪ ﻣﻦ ﺍﺑﻨﻪ ﺃﻭ ﺃﺧﻴﻪ ﺃﻭ ﺻﺪﻳﻘﻪ ، ﻓﺈﺫﺍ ﻟﺤﻘﺘﻪ ﻛﺎﻧﺖ ﺃﺣﺐ ﺇﻟﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ "

sesungguhnya mayit di kuburnya seperti orang yang tenggelam di lautan, dia selalu menunggu dan berharap ada anak, saudara bahkan temannya yang mendoakannya, jika mereka sudah menziarahi sang mayit ataupun mendoakannya maka dia akan lebih senang dibanding memiliki dunia dan seisinya.

Jangan khawatir bagi yang orang tuanya sudah wafat, masih banyak cara untuk berbakti melalui do'a dan shodaqoh.

Bagi yang orang tuanya masih hidup jagalah baik-baik kedua orangtuamu, bersungguhlah berbakti kepadanya sebab nyawamu pun tak akan mampu menebus penyesalan akibat durhaka terhadap orang tua.

Semoga orang tua kita ditempat paling terbaik di sisi Allah swt dan Rasulullah saw..Aamiin...

Amalan Sunnah Shalat Jum'at



FAIDAH-FAIDAH yang dikhususkan dibaca pada pemimpin semua hari yaitu hari Jum'at :
Ini faidah-faidah diambil dari Majelis Al-Habib zain bin Ibrahim bin Smith, dan Al-Habib Salim bin Abdullah bin Umar Assyathiri....

semoga ALLAH SWT memberi kemanfatan karena beliau berdua...
amiin :

Barang siapa yang membaca setelah mandi sunnah dihari jum'at "yaa muhaiimin" sebanyak 100x, maka Allah SWT akan menghadiakan untuknya kewibawaan dihadapan makhluk-mahkhlukNya.

Barang siapa yang membaca diantara dua adzan diwaktu hendak melaksanakan sholat jum'at "surat alqodr" sebanyak 7x,
maka Allah SWT akan melunasi semua hutang-hutangnya.

Barang siapa yang membaca ketika khotib membaca do'a lilmu'miinina wal mu'minaat "yaa ghoni yaa mughni"sebanyak 40x dan membaca disetiap kelipatan yang ke 10 "aghnini", Maka Allah SWT akan melapangkan rizqinya.



Barang siapa yang membaca setelah sholat jum'at "yaa baathin" sebanyak 33x, maka Allah SWT akan menjadikannya termasuk dalam golongan ahli bathin.

Lalu Diriwayatkan barang siapa yang membaca Surat Al-Fatihah,
Al-Ikhlas, Al-Mu'awwidzatain (Al Falaq & An Naas) masing-masing 7x setelah salam dari shalat jum'at dan sebelum melipat kakinya
(merubah posisi duduk stlh salam) serta belum berbicara apapun, maka Allah akan mengampuni
segala dosa yang telah berlalu dan diberi pahala sebanyak pahala orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.

Dalam riwayat lain dijaga dari keburukan hingga jum'at yang
akan datang serta akan dilindungi perkara agamanya, dunianya, istri dan anak-anaknya.

Imam Asy-Syarqowi berkata : Barangsiapa yang senantiasa
melanggengkan doa tersebut dan surat-surat yang telah
disebutkan tadi, Allah akan mencukupinya dan Memberikan
kepadanya rizqi yang tak disangka-sangka,mengampuni
segala dosanya dan melindungi urusan agama,dunianya serta
istri dan anak-anaknya..

Hendaklah Berdoa Dengan Menyebut Nama Nama Allah SWT



حكي عن الليث بن سعد أنه قال :
Diceritakan dari Lays bin Sa'ad sesungguhnya beliau berkata;

رأيت عقبة بن نافع ضريراً، ثم رأيته بعدها بصيراً،
Aku melihat 'Uqbah bin Naafi' adalah seseorang yang buta, setelah selang beberapa waktu aku meilhatnya dapat melihat

فقلت له: بم رد عليك بصرك؟
Maka aku Lays berkata;dengan cara apa engkau mengembalikan pandangan matamu?

فقال: أتيت في منامي، فقيل قل:
'Uqbah berkata;aku telah didatangi seseorang didalam mimpiku dan dia berkata kepadaku, ucapkanlah do'a;
(يا قريب، يا مجيب، يا سميع الدعاء، يا لطيفاً لما يشاء، رد علي بصري)
Yaa Qoriibu,Yaa Mujiibu,Yaa Samiiad du'aai,Yaa Latiifal limaa yashaa,rodda 'alayya basorii



فقلتها، فرد الله عزَّ وجل علي بصري
Aku-pun mengucapkan do'a tersebut, ALLAH SWT mengembalikan pandangan mataku

قال أحدهم : إنه دعا وتوسل باسمائه المطهره ..
Berkata salah-satu dari para 'ulama;beliau 'Uqbah berdo'a dengan menjadikan nama-nama ALLAH SWT yang tersucikan sebagai perantara

إنه كنز مبارك لمن له حاجة أن يدعو به ويسمي حاجته بعد الحمد والثناء لله تعالى
Maka sesungguhnya nama-nama ALLAH SWT adalah sesuatu yang berharga yang penuh keberkahan bagi seseorang yang memiliki hajat...berdo'a dengan menyebut nama ALLAH SWT, membaca pujian kepadaNya dan menyebutkan hajatnya.

ثم ....الدعاء ....وختمه بالحمد والصلاة والسلام على نبيه الكريم ‏صلى الله عليه وسلم ..
Lalu berdo'a dan menutup do'a dengan pujian, sholawat dan salam atas Nabi yang Mulia, Nabi Muhammad SAW