Imam Malik pernah mengatakan:"Ilmu bukanlah dengan mengetahui banyaknya riwayat, melainkan ilmu adalah cahaya yang Allah SWT masukkan ke dalam hati seseorang.
Imam Idrus bin Umar Alhabsyi mengatakan:"Ilmu jika terletak dihatinya merupakan cahaya, Dan jika terletak didalam diri merupakan api".
Habib Abdullah bin Muhsin Al-Attas mengatakan: "ilmu itu ada dua yaitu pertama ilmu yang menjadikan pemiliknya memiliki rasa takut kepada Allah SWT dan merupakan cahaya. Setiap kali ilmu ini bertambah pada diri seseorang bertambah pula pengenalannya terhadap dirinya dan dapat memastikan bahwa dia tidak mengetahui ilmu sedikitpun. Kedua ilmu lisan, setiap kali ilmu ini bertambah pada seseorang bertambah pula pengakuan pengakuannya,dan menyangka bahwa tak ada orang yang ilmunya seperti dirinya".
Syekh Ali bin Abubakar mengatakan sesungguhnya ilmu yang hukumnya fardhu 'ain ada tiga macam:
1.Mengenal Allah SWT yakni mengenal Dzatnya,mengetahui sifat sifatnya dan perbuatan perbuatannya agar engkau mengetahui siapa yang engkau sembah dan menaati siapa yang engkau tuju.
2.Mengetahui segala yang diwajibkan atas seorang hamba pada lahiriahnya dari hukum-hukum syariat dan manfaat manfaatnya.
3.Segala yang diwajibkan atas seorang hamba pada batiniahnya, yaitu ilmu tentang hati, ilmu ini sangat penting bagi kita dan zaman sekarang sudah banyak yang meninggalkannya.
Artikel Terkait
- Hubungan Sujud Dengan Otak Manusia
- Siksa Kubur Jadi Hilang Hikmat Dari Dibacakannya Maulid Nabi
- Ahli Alqur'an
- Cara Bayar Kifarat puasa Bagi Orang Yang Berhubungan Suami Istri Di siang Hari Bulan Ramadhan
- 6 Keutamaan Puasa Syawal
- Kelompok Yang Selamat Di Akhir Zaman
- Keistimewaan 10 Rajab
- Kemulian Mencintai Ulama Pewaris Nabi
- Kalam Nasehat Prof. DR. Al Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bilfaqih
- Jumlah Sunnah Shalat
- Jiwa Yang Mengikuti Ruh
- Jangan Terbujuk Dengan Godaan Dunia
- Janganlah Menyakiti Umat Rasulullah SAW
- Janganlah Meninggalkan Majelis Ilmu
- Janganlah Menentang Para Ulama Sufi
- Jangan Khawatir Akan Perihal Rezeki
- Mutiara dari kota Tarim Alhabib Alwi bin Syahab ulama kota Tarim
- Janganlah Berwatak Keras Dan Memperpanjang Urusan
- Janganlah Bersandar Pada Kehormatan
- Jangan Biarkan Waktu Berlalu Tanpa Ilmu
0 komentar:
Posting Komentar