Tampilkan postingan dengan label Karomah Abah Guru Sekumpul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karomah Abah Guru Sekumpul. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 April 2018

Pengalaman Seorang Santri Dengan abah Guru Sekumpul Sewaktu Mondok Di Darussalam Martapura




Oh ya, ada satu yang mengganjal dalam fikiran saya.
Saat nyantri di Darussalam, Abah Guru Sekumpul sudah jarang aktif ngajar di Pesantren,
beliau lebih fokus di Majelis.
Angkatan sebelum saya, tidak ada satu hari pun Abah Guru Sekumpul masuk mengajar.
Padahal, kepingin sekali saya merasakan bagaimana rasanya belajar dengan Abah Guru di Darussalam.
Apakah cara mengajar dan bahasa yang disampaikan sama dengan di Majelis atau berbeda..??

Waktu berlalu, saya pun duduk di kelas III Ulya (Tingkat Atas),
kelas terakhir di Darussalam. Di kelas III Ulya, saya ditempatkan di lokal B.
Guru-guru yang mengajar di tingkat ini adalah para kyai senior,
di antaranya Syaikh Muhammad Rosyad
(mufassir... masih ingat dibenak saat test baca tafsir Marah al-Labid
karya Syaikh Nawawi Banten beliau bilang “Ikam bagus baca kitab”.
Narsis banget ya... hehe yg jelas saya berusaha jujur)
dan Syaikh Muhammad Syukeri Unus
(Ahli Ilmu Alat dan Tashawwuf, pengasuh Majelis Ta’lim Sabilul Anwar).
Nah, sebagai pengajar akhlak (kitab Minhajul Abidin Imam al-Ghazali)
di kelas III Ulya dijadwalkan Abah Guru Sekumpul.

Apakah tahun ini Abah Guru yang jadwalnya begitu padat
dan terkadang sakit punya waktu untuk mengajar di Darussalam,
sedangkan angkatan sebelumnya beliau tidak ada satu hari pun masuk..?
Wallahu A’lam, kami hanya bisa berharap dan berdo’a.
Lagipula Abah Guru tidak terikat dengan Darussalam,
beliau tidak mau menerima gaji dari Darussalam.
Belum lagi kalau mengingat jadwal yang ditetapkan untuk Abah Guru adalah hari Rabu jam terakhir.
Artinya setelah selesai di Darussalam beliau mesti bersiap untuk memimpin
Sholat Zhuhur, kemudian memberi pengajian di Majelis ar-Raudhah dan
malamnya Ba’da Maghrib memimpin Majelis Menaqib dan Tarekat.
Kapan beliau istirahat..?



Allah Maha Tahu apa yang ada dibenak kami
dan inilah Keajaiban Sekumpul lagi-lagi saya rasakan.
Hari Rabu pertama di tahun ajaran waktu itu, kami harap-harap cemas.
Lonceng tanda jam pelajaran sudah berbunyi.
Sebagian kawan-kawan yang merasa tidak mungkin Abah Guru punya waktu untuk mengajar di Darussalam
(sebagaimana angkatan sebelum kami) memilih untuk tidak masuk kelas,
karena ditahun-tahun sebelumnya tidak ada kyai yang berani menggantikan
posisi (mewakili) Abah Guru dalam mengajar akhlak.
Tidak berapa lama, ada becak berhenti di depan Darussalam
dan seorang laki-laki dengan baju koko dan sarung plus peci putih turun dari becak.
Apakah itu Abah Guru Sekumpul..?? Memang mirip...
Namun, meragukan. Karena biasanya dalam majelis ta’lim beliau mengenakan gamis dan jubah,
juga serban melilit di kepala. Pula jarak antara rumah beliau di Komplek ar-Raudhah
dengan Darussalam lumayan jauh. Kalau memang itu Abah Guru Sekumpul,
kenapa tidak menggunakan Mercedes Benz keluaran terbaru yang ada di garasi beliau..?
Hai... Ternyata beliau memang benar Abah Guru Sekumpul, dengan tampilan yang sederhana.
Kebahagiaan yang tidak terperi menyelimuti hati kami.
Kami punya kesempatan belajar di kelas, yang tentu suasananya berbeda dengan di majelis.

Apakah ini sebuah keajaiban..?? Entah menurut anda,
menurut saya sih iya dan ini tidak perlu kita persoalkan.

Kenapa Abah Guru naik becak..??
entahlah, mungkin beliau lama ga naik becak.. hehhe.. untuk menghemat bensin..??
Ga juga, karena abang penarik becak menurut kabar
yang saya dengar waktu itu beliau kasih Rp.50.000,-
(pecahan terbesar waktu itu dan nilainya sangat besar.
Ingat, kejadian ini sebelum krismon, dimana nilai USD hanya sekitar RP.2.500,-).
Apa Mungkin beliau bermaksud menjaga hati kami,
yang sebagai santri dan belum memiliki penghasilan
tentu akan terbelalak bahkan mungkin menetes air liur melihat Baby Benz,
karena jangankan untuk beli, mengkhayalkan numpang saja ga berani.
Entahlah.. Hanya beliau yang tahu.

Yang jelas, beliau mampu menciptakan kharisma diri dan menebarkan kesejukan bagi kami.
Bandingkan dengan para pejabat atau wakil rakyat
(entah rakyat mana yang diwakilinya)
yang dengan seenaknya menggunakan mobil mewah (parahnya lagi, mobil dinas)
dan dengan pongahnya melewati kerumunan rakyat jelata.
Wajar (menurut saya) bila Abah Guru sukses membuat manusia lain mencintainya
dan para pejabat atau wakil rakyat tersebut sukses membuat manusia muak.
Apakah ini karomah..?? Entahlah.

Sumber :https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1188540721230684&set=t.100005668984538&type=3&theater

Rabu, 28 Maret 2018

Benci Menjadi Cinta Berkah Abah Guru Sekumpul



Kisah Ini Nyata Dan Langsung aLfaqir Saksinya.
Kemarin Ada Seorang Jama'ah Haul Yang Datang Dari Sulawesi Tepatnya Dimakassar.
Beliau Datang ke Martapura Bersama Anak Dan Isteri Beliau.

Dulunya Beliau Adalah Pegawai Disalah Satu Bank Dimakassar Tapi Sekarang Beliau Menjadi Orang Yang Berada.Beliau Mempunyai Rumah Makan Dan Mempunyai 3 Cabang Dimakassar.
Kata Beliau,,"Ditahun 2014 Saat Itu Aku Sering Buka Facebook.Saat Itu Aku Masih Sendiri Belum Punya Isteri.Dan Saat Itu Juga Aku Masih Menjadi Seorang Pegawai Bank.

Setiap Hari Aku Buka Facebook Namun Diberandaku Selalu Ada Postingan Tentang Guru Sekumpul.Aku Sering Membaca Tentang Postingan Foto Dan Video Guru Sekumpul Di Fb.Saat Itu Hatiku Tidak Percaya Bahwa Guru Sekumpul Itu Adalah Wali.Bahkan Hatiku Sering Berbicara Guru Sekumpul Itu Adalah Ulama Palsu Dan Ajarannya Menyesatkan.

Ditahun 2015 Aku Dipecat Dari Pekerjaanku Karena Ada Suatu Kesalahan Yang Ku Perbuat.
Kemudian Aku Nganggur Dirumah Beberapa Bulan.

Setiap Hari Aku Buka FB Yang Selalu Ada Diberandaku Adalah Guru Sekumpul.
Aku Berusaha Mencari Pekerjaan Namun Tidak Ada Yang Menerima Aku.

Kemudian Hati Kecilku Merasa Aku Ada Salah Sama Allah Dan Dosaku Sangat Amat Banyak.
Akhirnya Aku Ingin Shalat Tahajjud Minta Kepada Allah Agar Jalan Hidupku Bermanfaat.

Kemudian Sesudah Shalat Tahajjud Aku Ketiduran Diatas Sajadah.Tapi Aku Bermimpi Ada Seorang Ulama Yang Bergamis Putih Dan Berbolang Persis Seperti Guru Sekumpul Yang Aku Lihat Diberanda Fbku.

Didalam Mimpiku Itu Guru Sekumpul Mendo'akan Aku Agar Aku Menjadi Orang yang Sholeh Dan Mendapatkan Isteri dan Dzurriyat Yang Sholeh Sholehah.

Tak Lama Kemudian Aku Terbangun Dan Terkejut Kalau Aku Bermimpi Orang Yang Persis Dengan Guru Sekumpul.



Akhirnya Hatiku Percaya Dan Sangat Membenarkan Kalau Guru Sekumpul Itu Adalah Wali.
Dan Aku Bernadzar Kalau Do'a Beliau Didalam Mimpi Itu Terkabul Maka Aku Akan Ziaroh Kesekumpul.

Tak Lama Kemudian Cuma Beberapa Hari Aku Mendapatkan Isteri Yang Sholehah Dan Isteriku Itu Adalah Salah Seorang Pecinta Guru Sekumpul.

Dia mengajarkan Aku Tentang Guru Sekumpul.
Diakhir Tahun 2015 Aku Menikah Dengan Dia.

Alhamdulillah Hatiku Menjadi Cinta Dengan Guru Sekumpul.Semenjak Hatiku Percaya Kalau Guru Sekumpul Itu Wali Sejak Itulah Rezekiku Lancar Sehingga Aku Bisa Buka Usaha Rumah Makan Dan Mendapatkan Isteri Dan Anak Yang Sholeh Dan Sholehah.

Sekarang Aku Punya 1 Orang Anak Dan Saat Ini Isteriku Mengandung 2 Bulan.
Itulah Kisah Beliau Yang Pada Awalnya Beliau Sangat Benci Kepada Guru Sekumpul Tapi Akhirnya Benci Itu Menjadi Cinta.

Kata Beliau,Semua Ini Berkah Dari Guru Sekumpul Dan Aku Selalu Bertawasshul Kepada Guru Sekumpul Kalau Aku Ada Masalah.

Dan Lagi Kata Beliau,Aku Selalu Berdo'a Dan Sangat Berharap Aku Terkumpul Bersama Guru Sekumpul Diakhirat Berkat Aku Cinta Kepada Beliau

Kisah Ini Adalah Bukti Allah Kepada Hambanya Bahwa Allah Mampu Dan Kuasa Membolak Balikkan Hati Hambanya.Dan Juga Kisah Ini Membuktikan Kalau Alhm.Guru Disekumpul Memang Betul2 Walinya Allah Ta'ala.Serta Kisah Ini Menambah Nambah Cinta Kita Kepada Alhm.Guru Disekumpul.

Mudah2an Berkat Kita Cinta Kepada Beliau Kita Selalu Mendapatkan Keberkahan Dari Beliau.
Mudah2an Berkat Beliau Segala Dosa2 Kita Diampuni Allah Ta'ala.
Dan Mudah2an Berkat Beliau,Qobul Segala Hajat Selamat Dunia Akhirat,Dan Terkumpul Didalam Surga Bighoiri Hisaab,,Aamiin...!!!

Jumat, 20 Oktober 2017

Kedatangan Pemuda Dari Batam Yang Sudah Ditunggu Abah Guru Sekumpul



Suatu hari ada seorang pemuda datang ber'ziaroh ke kubah Kelampayan (Makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan zurriyat beliau), pemuda itu terlihat bingung, kemudian di tanya oleh penunggu kubah, ternyata dia dari batam dan baru sekali ke Martapura.

Dia mengaku di suruh oleh ayah angkatnya yaitu guru dimyati untuk datang ke Martapura dan mendatangi/berziaroh kedua tempat, pertama ke Kelampayan dan yang kedua kekediaman abah guru sekumpul, namun katanya pemuda tersebut :
"Saya bingung karna baru sekali kesini dan lebih bingung lagi karena ongkos sudah habis sejak turun dari Bandara..."

Akhirnya ringkas cerita, penunggu kubah menyarankan kepada tukang ojek supaya mengantar orang tersebut ke Sekumpul, tukang ojek nya juga bingung..
Kata nya: "bagaimana bisa ketemu sama Abah Guru, kebetulan tukang ojeknya cara berpakaiannya agak gaya anak muda, kendaraan di pretelnya, lalu kata penunggu kubah:
"Kalian yakinkan aja kalau memang di perintah Guru Dimyati insya Allah, Abah Guru pasti sudah menunggu..."

Berangkat lah tukang ojek bersama pemuda tadi yang bergelar pancar sembilan dari batam.
Tiga hari kemudian tukang ojek tadi datang lagi ke Kelampayan mencari penunggu kubah tersebut dan akhirnya ketemu, lalu ia bercerita, bahwa ketika mereka sampai di Sekumpul Abah Guru sudah menunggu mereka dimuka rumah beliau, kemudian mereka berdua di suruh masuk, pemuda dari batam tersebut di suruh mandi dan lalu di beri pakaian serba selembar kemudian mereka makan bersama, lalu di beri masing-masing satu amplop kata tukang ojek tadi.



Jadi ulun (saya) mancari pian (anda) ini sekarang hendak berbagi rezeki katanya tukang ojek tersebut kepada penunggu kubah Kelampayan, amplop ulun (saya) isinya 5 juta rupiah dan ulun (saya) memberi pian (anda) 5 ratus ribu katanya.

Adapun pemuda batam tadi, kembali pulang ke Batam. Amplopnya wallohu a'lam berapa.
Subnallah..!!!

Dari kesah (hikayat) ini bisa kita ambil pelajaran, bahwa Abah Guru Sekumpul, beliau kasyaf...Beliau menunggu tamu tersebut datang.

Dan akhlak beliau luar biasa memuliakan tamu, yang walaupun hanya seorang pemuda dan tukang ojek sahaja.

Beliau sangat pemurah dengan hartanya. Itu lah akhlak Wali allah ta'ala. ( pemurah dan tidak pemarah )

Dan kesah (hikayat) ini tidak terlepas dari bekah A-Mukarrom Guru Idam/Dimyathi Al-Banjari yang menyuruh anak angkat beliau datang ke Sekumpul. ( beliau mengetahui lebih dahulu keadaan anak angkatnya tersebut )


Mudah-mudaan kita dapat keberkahan Wali-wali-Nya Allah Ta'ala, dengan berkat menceritakan dan membacanya kembali akan cerita ini... Aamiin Allohumma aamiin.
Salah khilaf mohon ma'af, sumber cerita adalah penunggu kubah Datu Kelampayan. Wassalam.

Aulia Rahman

Selasa, 17 Oktober 2017

Karomah Abah GUru Sekumpul, Wali Songo



Dulu ada khadam Abah Guru sekumpul hendak ziarah wali songo, lalu sowan kerumah Abah Guru hendak minta izin untuk berangkat.

Lalu di ruang tamu bertemu dengan Abah Guru “bah,ulun minta ijin handak berangkat ziarah wali songo”
Abah menjawabnya dengan senyum dan berkata “handak kah betamu dengan wali songo?” bertanya kepada khadam tadi,

Khadam tadi langsung bingung dengan pertanyaan Abah Guru tadi.

Lalu Abah Guru berdiri dan berjalan menuju kamar dan membukakan pintu kamar
Setelah terbuka ada 9 orang duduk berbaris seperti posisi santri ingin mengaji,

Dan satu tempat kosong yaitu tempat guru nya mengajar

Lalu berkata Abah Guru Kepada khadam tadi ” ini wali songo nya lagi belajar dengan ku”
Menangis langsung khadam yang ingin berangkat ziarah wali songo tadi dan malu

Lalu khadam tadi batal berangkat karena dengan mata kepala nya sendiri wali songo mengaji dengan abah guru,

Meliat wali songo belajar di kamar Abah Guru.

——
” Orang yang masih ada hubbud dunya di hati tidak bakal tahu tentang Khususiat seorang wali, Wali itu bisa apa saja atas izin Allah.
Hanya orang bodoh dan sombong yang tidak mempercayai Kekuasaan Allah lewat seorang WaliNya “


Selasa, 26 September 2017

Nasihat Habib Ali Zainal Abidin Al Jufri



Mungkin ada yang berulang-ulang kali membaca Nasehat ini, tetapi saya tak bosan-bosannya untuk selalu mengulang-ulang kembali sebuah Nasehat Berharga dari

" HABIB ALI ZAINAL ABIDIN AL-JUFRI "

Dengan harapan semoga ini menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat,dan semoga slalu menjadi pengingat kita didalam mengarungi perjalanan kehidupan kita didunia ini, dan semoga Allah selamatkan kita sampai di akhirat kelak. aamiin

===========================================

"JGN MEMANDANG SEBELAH MATA ORG YG BERBUAT MAKSIAT. JGN MERASA KITA LEBIH BERMARTABAT DIBANDINGKAN DGN MEREKA.
KITA CELA PERBUATAN MAKSIAT MEREKA, BUKAN ORANGNYA. MEREKA TIDAK BOLEH KITA ANGGAP RENDAH DAN TERCELA, KITA JUGA TIDAK BOLEH SOMBONG KPD MEREKA. BOLEH JADI, SUATU MALAM IA DILIHAT ALLAH, LALU MENJADI SEORANG WALI YG DICINTAI ALLAH. SEMENTARA AMALMU YG TIDAK SEBERAPA, KERANA ENGKAU SOMBONGKAN, DIHAPUS ALLAH DAN ENGKAU JADI TAK PUNYA APA-APA. BAHKAN, BOLEH JADI IMANMU DICABUT, DAN ENGKAU TIDAK DITERIMA LAGI UNTUK MENGHADAP-NYA.
" NAU'ZUBILLAH MIN ZALIK.

=============================================


Saudaraku....

Sebuah nasehat yang luar biasa, yang mengingatkan kepada kita untuk lebih bersikap tawadlu' kepada siapapun, karena mungkin seringkali kita merasa lebih baik dari orang yang bermaksiat, padahal diri kita inipun juga sering melakukan kemaksiatan yang tanpa kita sadari.
bukan semestinya bagi kita untuk memvonis orang yang bermaksiat dengan berangapan AHLI MAKSIAT dan jelas masuk NERAKA,bukankah mereka juga masih punya peluang untuk menjadi baik???
dan sebaliknya kita yang saat ini mungkin dalam keadaan melaksanakan ketaataan, bukannya tidak mungkin kita masih terpeleset kedalam kubangan Dosaaa?????

Saudaraku......

menghina orang bermaksiat dengan perkataan Ahli maksiat/menghujat mereka bukanlah solusi terbaik untuk merubahnya menjadi sadar, tetapi mendoakan kepada mereka,agar allah memberikan Hidayah itu justru lebih baik daripada kita mencaci maki mereka.
Kita sendiri tidak pernah tau akan akhir hayat kita sendiri, apakah HUSNUL KHOTIMAH/ SU'UL KHOTIMAH

Mudah-mudahan kita semua meninggal dalam HUSNUL KHOTIMAH
Aamiin......

Selasa, 18 Juli 2017

Abah Guru Sekumpul Datang Berkat Tawasul



 Gr Saifudin juhri

Kisah ini langsung lun dengar dari Gr Saifudin juhri (Guru banjar indah).
Waktu itu sidin bulik dari Jakarta menuju banjarmasin menggunakan pesawat. Pas sekitar sepuluh menit lagi sampai dibandara samsyudin noor, pilot memberitahukan agar para penumpang menggunakan sabuk pengaman, selang beberapa menit pilot memberitahukan lagi bahwa roda pesawat tdk bisa keluar Dan mesin sebelah kanan mengeluarkan api. Sontak semua penumpang panik Dan ribut, semua penumpang masing masingnya berdoa sesuai agamanya masing2.

Aku gin bingung jua ujar sidin, lalu aku pindah Dan duduk kursi belakang karena keadaan yg semakin buruk Dan semua penumpang semakin panik, dalam hatiku aku bapikir kalu saandainya pasawat gugur nang dibalakang tadudi gugur ujar sidin.

Dalam panik ini aku tapikir untuk bakiyau lawan guru sakumpul. Lalu aku mangiyau sidin, kada lawas datang sidin, nang maolah aku heran sidin datang batapih baju kaos dalam wan kupiah haji.
Napa kula.. Ujar abah guru
Kaya apa ni nah pasawat handak gugur.. Jar gr saifudin.
Salamatan haja kula ae... Jar sidin.

Kada lawas limbah tu sidin permisi, nah mulai itu kaadaan pesawat mulai baik pilot memberitahukan bahwa roda sdh bisa kaluar Dan pipa bahan bakar yg mengalir kemesin yg terbakar tadi macet. Sehingga pesawat terbang normal Dan dapat mendarat dgn selamat.
Setelah pesawat mendarat salah seorang pramugari manakuni sidin.
Pa haji pian bulik kamana...

Aku bulik kabanjar, tapi aku kada langsung kabanjar aku handak ka martapura dulu handak kawadah guru ku. ..jar sidin.
Lalu pramugari tadi bapanderan lawan pilot, kada lawas limbah tu datang lagi.
Pian kami antar dan kami umpat pian kamartapura.
Singkat kisah sampai dirumah abah guru, sidin dan buhan pramugari tadi, lalu disambut oleh abah guru sambil baucap sidin.

Maaf kula lah tadi aku babaju saadanya, napa tadi aku paharatan bahira ikam bakiuau banar , lalu aku badadas mandatangi ikam. Jadi saadaanya haja....maaf, kula lah.
Alhamdulillah syukur banar pian mau mendatangi Alhamdulillah... Jar guru banjar Indah.
Semoga kisah ini semakin menambah kecintaan kita, wan abah guru.


Rabu, 23 November 2016

Keistimewaan Guru Zuhdi " Anak Lebih Alim Daripada Ayahnya"


Setelah wafat nya Guru Mualim syukur peguruan dari Abah Haji Guru Zuhdi,beliau tidak tahu lagi dengan siapa akan belajar ilmu agama. Sampai waktu malam hari bermimpi bertemu Guru Mualim Syukur dimana Guru Mualim Syukur menyerahkan Guru Zuhdi kepada seseorang, akan tetapi Guru Zuhdi tidak kenal dengan Guru tersebut.

Dan esok hari nya saat penguburan Guru Mualim Syukur maka datang dan berkumpulan semua ulama kalimantan selatan di tempat itu termasuk dengan Guru yang ada dalam mimpi Guru Zuhdi lalu Abah Haji berbicara dengan Ayahanda beliau Guru Muhammad bahwa Guru Zuhdi di serahkan kepada Guru yang Guru itu ada hadir di pemakaman tersebut.

Dan setelah di beritahu oleh Guru Zuhdi orang nya maka berkata Ayahandanya kepada  Guru Zuhdi kalo nama Guru itu adalah Syeihk Muhammad Zaini Abdul Gani atau Abah Guru sekumpul. Maka di serahkan lah Abah Haji Guru Zuhdi kepada Abah Guru sekumpul oleh ayahnya Guru Muhammad untuk di didik dan di ajarkan berbagai ilmu.

Dan Abah Guru sekumpul yang Kasyap berkata,Muhammad anak ikam ini akan lebih alim daripada ikam nantinya. Menurut Guru guru yang juga belajar dengan Abah Guru sekumpul,Abah Haji Guru Zuhdi termasuk orang yang sangat cerdas dan cepat hapal serta mengerti bahkan kata guru guru tersebut waktu yang biasa orang belajar ilmu agama ,baru alim sampai mengaji 8 tahun maka bagi Abah Haji Guru Zuhdi di tempuh hanya dalam 2 tahun kerena kecerdasan nya  Guru Zuhdi.

Guru Saiful Rahman salah satu murid dari Abah Guru Sekumpul bercerita waktu pengajian dimana para Guru guru berkumpul untuk mengaji dengan Abah Guru Sekumpul termasuk Abah Haji Guru Zuhdi maka Abah Guru Sekumpul meminta Abah Haji Guru Zuhdi untuk membacakan kitab nya dan Abah Guru Sekumpul yang menjelaskan isi nya. Padahal kata Guru Saiful Rahman usia Guru Zuhdi waktu itu masih sangat muda dan paling muda di antara Guru guru yang hadir saat itu.

Tapi Abah Guru sekumpul memberi keistimewaan itu kepada Guru Zuhdi kerena kecerdasan dan kealiman Abah Haji. Mutholaah kitab adalah hobi dan teman dari Abah Haji. Beliau sering lebih banyak di kamar untuk mutholaah kitab dan berteman dengan kitab kitab dan dgn Guru guru beliau, sehingga Beliau pun di beri kecerdasan dan pemahaman serta kealiman oleh Allah.. Subhanallah

Jumat, 07 Oktober 2016

Karamah Abah Guru Sekumpul : Rumah Yang Di Penuhi Lemari Uang


Kejadian ini penulis dengar ceritanya langsung dari pelakunya yaitu H. Rahmat,seorang pengusaha batubara dari gunung sambung, kecamatan sambung Makmur  yang  kebetulan orang yang cukup dekat dengan Abah Guru Sekumpul.

Suatu hari H. Rahmat yang tengah mengelola tambang batubara, sedang memerlukan dana untuk modal usahanya. jalan satu satu nya bagi H. Rahmat untuk mendapatkan dana yang cukup banyak itu adalah meminjam dana dari Bank. tak lama setelah itu ia di telpon Abah Guru Sekumpul.  kata Abah
" Rahmat ikam handak meminjam duit di bank kah..? Munnya kurang ambil wadah Abah Haja, berapa ikam perlunya...?"

H. Rahmat terkejut bukan kepalang, kerena keinginannya itu sudah lebih dulu di kasyaf oleh Abah Guru Sekumpul, H.Rahmat hanya bisa bertutur, "Inggih Abah Guru, "inggih Abah Guru"
Beberapa Hari kemudian H. Rahmat  datang menemui Abah Guru Sekempul. Ketika sudah dirumah Abaha Guru Sekumpul mengatakan " Rahmat,ikam perlu berapa ..?" Abah Guru lalu membukakan satu persatu lemari yang ada di ruah beliau, yang membuat H. Rahmat terperanjat dan terkejut bukan main,kerena setiap lemari yang dibuka, semuanya penuh berisi uang, baik didalam kamar hingga diluar kamar, sampai ke lemari dapur semua nya berisi penuh dengan uang.

kejadian ini membuat H. Rahmat tidak berani mengambil uang tersebut selain yang memang dikasihkan Abah Guru Sekumpul.

Sumber : 100 Karamah dan Kemulian Abah Guru Sekumpul.


Sabtu, 01 Oktober 2016

Karamah Abah GUru Sekumpul : Majelis Terbesar Dan Jamaahnya Terus Bertambah



Abah Guru Sekumpul adalah figur luar biasa yang di karunia Allah wibawa dan kharisma yang besar sehingga nampak dalam pribadi beliau kebesaran dan kemuliannya. Hal tersebut membuat begitu banyak orang yang belajar, mengaji dan memperdalam pengetahuan dan wawasan keagamaan kepada beliau banyak dari mereka para Habaib, Ulama, pejabat dan Masyarakat umum, termasuk juga para Guru dan Ulama yang dulu pernah mengajar dan mendidik beliau.

Setiap pengajian di gelar, yang biasa dua kali seminggu, selalu dibanjiri jamaah puluhan ribu bahkan hampir ratusan ribu orang yang hadir tiap kali pengajian disekumpul, tiap kali pengajian itu jamaahnya selalu bertambah.

Para habaib dan para ulama yang datang dari berbagai tempat menyatakan bahwa mejelis taklim Arraudah Sekumpul adalah mejelis Taklim terbesar didunia. kerena selama ini, untuk mengumpulkan manusia puluhan ribu secara rutinnya adalah hal yang tidak mudah. jika ditempat lain, seringkali berkumpul ribuan orang, itu adalah semacam kegiatan istighasah atau peringatan hari besar islam yang dilakukan sewaktu waktu, bukan rutinitas mingguan, tetapi pengajian Sekumpul dilakukan setiap pekan, bahkan dua kali dalam sepekan.

Hingga kini meski Abah Guru Sekumpul telah tiada, namun kharismanya yang begitu besar, membuat para anak murid beliau tetap setia untuk tetap berhadir di majelis setaip malam senin dan malam jumat. kini pun puluhan ribu orang tetap hadir di mejelis Mushalla Arraudah sekumpul untu mengikuti pembacaan maulid habsyi dan pmbacaan burdah setiap 2 kali sepekan, tidak lagi disi pengajian kitab, seperti ketika Abah Guru Sekumpul masih hidup.

sumber : 100 karamah dan kemulian Abah Guru Sekumpul


Rabu, 28 September 2016

Karamah Abah Guru Sekumpul : Mendatangi Murid Dari Alam Lain



Kisah nyata ini di ungkapkan oleh seorang murid Tuan Guru H. Ahmad Bakeri Gambut. disuatu pengajian Guru Bakeri tengah khusu menyampaikan tausiyah yang diikuti santriwati dan ibu ibu, yang pada saat berlangsung di komplek pondok pesantren Almursyidul Amin Gambut.

Namun tidak seperti biasanya, pengajian itu tiba tiba mendadak dihentikan Guru Bakeri. dan sesaat kemudian Guru Bakeri langsung naik mobil pribadinya menuju Martapura. semua jemaah pun bertanya tanya apa yang sesungguhnya terjadi...?

setelah beberapa waktu kemudian, salah seorang murid menanyakan tentang kejadian itu. Guru Bakeri pun menjelaskan bahwa pada saat pengajian ia melihat dengan jelas kedatangan Abah Guru Sekumpul berada dimuka pintu pengajian. maka mau tidak mau ia harus menghentikan pengajian itu.

Namun tidak lama setelah itu sosok Abah Guru Sekumpul yang tadi muncul hilang dari pandangan. Usai pengajian Guru Bakeri dengan segera menyempatkan menuju ke Sekumpul untuk bertemu dengan Abah Guru Sekumpul dan Guru Bakeri menanyakan .:" Pian tadi ada ke gambut kah bah "..?
Abah Guru menjawab dengan tersenyum : ada ae aku handak melihati ikam banar ae" ( ada aku mau menjenguk kamu aja) .

Hal ini menunjukkan karomah Abah Guru Sekumpul, bisa mendatngi atau bisa menengok murid muridnya dialam yang berbeda atau menengok anak muridnya dengan telepati jarak jauh dalam sekejap meski jasad beliau tetap di sekumpul.

Sumber : 100 Karamah dan Kemulian Abah Guru Sekumpul.


Minggu, 25 September 2016

Karamah Abah Guru Sekumpul : Bangsa Jin Juga Hadir Di Majlis Pengajian Abah Guru Sekumpul



Seorang ulama yang memiliki murid bangsa jin, bukan merupakan hal yang salah, bahkan itu merupakan hal yang special tersendiri, berarti dakwahnya menjangkau ke alam sana. sejak masa Rasulullah banyak bangsa jin yang menyatakan keimanan dan keislamannya dihadapan Rasulullah SAW. Bahkan menurut Rasulullah, sambutan mereka dalam menerima islam justru lebih semarak daripada bangsa manusia.

Banyaknya jemaah majlis pengajian Mushallah Arraudah yang hadir, ternyata tidak menyurutkan keinginan beberapa jamaah bangsa jin juga untuk turut hadir di majelis itu.
Menurut Abah Guru Sekumpul Sendiri sewaktu di pengajian beliau menceritakan bangsa jin yang hadir di majelis ini kebanyakan adalah zuriat atau anak cucu datu bedok, Jin dari timur tengah yang dulu berbai'at dan berjanji setia untuk berkhadam kepada Syekh Muhammad Arsyad Albanjari dan seluruh Zuriatnya.

Datu Bedok menurunkan dua zuriat, zuriat laki laki yaitu Abdul Qahhar dan Abdul Qahhir, dua jin inilah yang selalu hadir di mejelis Sekumpul serta merta membantu keamanan dalam pelaksanaan pengajian di sekumpul dan bersama anak cucunya. mereka siap selalu mengabdi  dan berkhadam kepada ulama zuriat keturunan Syekh Muhammad Arsyad Albanjari atau Datu Kelampayan.

Sumber : 100 Karamah Dan Kemulian Abah Guru Sekumpul.


Jumat, 23 September 2016

Karamah Abah Guru Sekumpul : Guru Bakeri Dan Habib Abu Bakar Al-Habsyi Mekkah



Kisah ini barangkali sudah banyak diketahui oleh masyarakat umum, dituturkan oleh KH.Ahmad Bakeri, pengasuh Pondok Pesantren Al-Musyidul Amin Gambut, kata beliau mengawali kisahnya :
"kisah ini merupakan kisah nyata pengalaman pribadi Saya, dan jika saya berdusta, maka bisa disebut saya sebagai seorang munafik. suatu saat menjelang saya berangkat haji, saya datang menemui Abah Guru Sekumpul,kesempatan itu saya pergunakan untuk bertanya kepada beliau.: "Abah Guru, siapa Wali Qhutub saat ini yang berada di Mekkah ? Abah Guru Sekumpul menjawab sambil tersenyum :
"Bakri...Bakrii............Ngaran sidin ( nama beliau ) tue Habib Abu Bakar bin Abdullah Al-Habsy. :
Saya bertanya lagi : " dimana kira kira ulun bisa ketemu lawan sidin ( dimana gerangan saya bisa ketemu dengan beliau )..? Abah Guru Sekumpul menjawab : kena ikam ketemuan aja lawan sidin ( nanti kamu ketemu saja dengan beliau ).

Dan tiba lah pada saatnya saya pun berangkat haji, namun hingga seminggu sebelum pulang ketanah air, saya masih belum berjumpa dengan Wali yang dimaksud. Akhirnya saya mencoba mencari informasi kepada mereka yang sudah lama bermukim di Mekkah. walhasil bahwa saya mendapatkan keterangan  bahwa beliau tinggal di jabal Nur. sayapun mendatangi tempat yang sudah diberitahukan tersebut, sesampai disana, persis tiba waktu shoalat Ashar dan saya ikut shalat. Namun selesai sholat, saya heran, kerena wirid yang dibaca disana sama persis dengan dibaca di Sekumpul.

Usai sholat kemudian di gelar majlis taklim dengan membaca kitab syarah ainiyah, saya tambah terkejut, kerena seingat saya saat itu di Sekumpul juga membaca kitab syarah ainiyah juga. Setelah mejelis selesai, saya meminta ijn untuk ketemu sama Habib Abu Bakar Al habsyi, tidak lama kemudian beliau keluar. beliau kelihatan sudah terlihat sepuh, tapi masih nampak gagah, belum sempat saya ucapkan salam. beliau sudah berkata : " Marhaban ya Alimul kabiir  Syekh Muhammad Zaini Ghani Martapura".( selamat datang  wahai seorang Alim besar Syekh Muhammad Zaini Ghani Martapura )". nampaknya beliau sudah tau apa yang sebenarnya, yang beliau lihat bukan saya, tapi Abah Guru Sekumpul, berarti Abah Guru Sekumpul sudah memberitahukan beliau, kalau saya akan sowan ketempat beliau, entah bagaimana caranya, sesuai pesan Abah Guru Sekumpul yang mewanti wanti saya untuk tidak banyak bicara,cukup minta doa dan minta diakui sebagai murid saja.

Sepulangnya saya ke Banjarmasin, saya pun sowan ke Sekumpul untuk bertemu Abah Guru Sekumpul, untuk menceritakan apa yang terjadi. sekaligus untuk menggembirakan beliau. malam itu tepat malam kamis, usai pengajian, saya iringi dibelakang beliau. sesampai dipintu rumah , beliau menengok kebelakang dan bilang : " Masuk Bakeri " saya diajak masuk kekamar beliau. dan Abah Guru pun mematikan lampu, sesat beliau membacakan doa yang cukup panjang. usai itu Abah Guru Sekumpul bilang " sudah bakeri ae kada usah dikisahkan aku tahu ae. ( sudah ngga usah di ceritakan lagi aku sudah tau ) saya pun mafhum, kerena bagi seorang wali  itu hal yang lumrah. sesudah itu saya pamit untuk pulang",

Cerita KH.Ahmad Bakeri tersebut menunjukan karamah dan kemuliaan yang besar dari Maulana Syekh Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani Albanjari.

Sumber : buku 100 Karamah dan Kemulian Abah Guru Sekumpul


Sabtu, 10 September 2016

Karomah Abah Guru Sekumpul : Ketemu Sesudah Beliau Wafat


Ada seorang Muhibbin yang selalu punya keinginan untuk bertemu dengan ulama dan auliya, Meski belum pernah ketemu, sejak lama orang ini telah mendengar tentang kemasyuran dan kemulian Abah Guru Sekumpul. Namun demikian kerena dana yang terbatas, sehingga dia harus menabung bertahun tahun untuk biaya keberangkatan ke Kalimantan. ketika tabungannya dirasa cukup, meski iya harus naik kapal laut, ia tetap berangkat ke Kalimantan. sampai di banjarmasin, ia merasa bingung, tidak tahu harus bagaimana agar sampai ke Martapura.

Ditengah kebingungan itu, ada seseorang  yang menyapa : "Bapak mau kemana pak ..?", sang bapak menjawab " saya mau ke Martapura, mau berkunjung ke kiyai zaini". "oh kebetulan, saya juga mau ke arah yang sama, jadi bapak bisa ikut saya,silahkan bapak naik mobil saya."kata orang ini sambil menunjukkan mobil sedannya yang cukup mewah. sang bapak yang kehidupan sehari-harinya pas-pasan merasa sungkan,kerena merasa dilayani berlebihan.

Walhasil, akhirnya bapak itu ikut dimobil sedan tersebut. si empunya mobil yang baik hati itu tidak saja mengantarkan bapak itu sampai Martapura, bahkan diajak untuk lebih dahulu ziarah ke makam syekh Muhammad Arsyad Albanjari, kelampayan. sepulang dari kelampayan itu, baru bapak tersebut diantar ke sekumpul Martapura. Anehnya saat di Kelampayan laki laki itu ikut ziarah kemakam bersama bapak teresebut, tapi ketika di Sekumpul si empu mobil itu bilang : "maaf, saya cuma bisa mengantar sampai disini, bapak bisa lewat sini sambil bertanya rumah Guru Zaini, Insyaallah  ketemu rumahnya". "ya terimaksih banyak atas bantuannya hingga saya bisa sampai ketempat ini.

Bapak tersebut terus berjalan arah komplek Ar-Raudhah untuk menuju rumah Guru Zaini. Namun matanya megarah kepada foto foto yang banyak di jual di kios kios disepanjang gang itu. ia lalu mampir dan kemudian bertanya kepada penjaga kios : " maaf, lewat mana untuk menuju kerumah kiyai Zaini"? sipedagang itu menjawab bahwa rumah tidak jauh  dari tempat itu. bapak itu lalu melihat foto yang ada. "kalo ini foto siapa ? ". pedagang itu billang: itulah foto Guru Zaini, yang sudah wafat  beberapa tahun lalu". Bapak tersebut , kaget luar biasa, dia bilang : "ini orang yang baru saja menyambut saya di Banjarmasin dan mengantar saya hingga kesini, ya saya yakin ini orangnya, ia pasti Kiai Zaini (Abah Guru Sekumpul)". saking kagetnya, hingga bapak itu pingsan dan tidak sadarkan diri.

Cerita kekeramatan Abah Guru Sekumpul yang sama Versinya dengan itu acap kali terjadi beberapa kali, pada orang yang berbeda..

Sumber : Buku Karamah dan Kemulian Abah Guru Sekumpul
di tulis oleh : KH. M. Anshary El Kariem


Selasa, 26 Juli 2016

Karamah Abah Guru Sekumpul "Masuk Islamnya sang Pelukis"


Kisah nyata ini di ceritakan langsung kepada penulis oleh H. Ismail, kini pemilik hotel Sekumpul, panajam Kalimantan Timur. H Ismail adalah orang yang dulu termasuk orang dekat Abah Guru Sekumpul. Beliau ini sering kali dipanggil Abah Guru berbagai keperluan, termasuk memijat Abah Guru Sekumpul saat abah Guru kecapean.

Suatu ketika Abah Guru Sekumpul memanggil H. ismail untuk minta pijat. H. Ismail pun datang memenuhi permintaan Abah Guru Sekumpul. disaat sedang memijat tersebut, Abah Guru berbicara dengan H. Ismail " mail coba lihat gambar (lukisan di dinding itu ") serta merta H. ismail mengarahkan pandangannya kearah dinding yang ada disana Lukisan foto Abah Guru Sekumpul.

Semula H. Ismail melihat tidak ada keanehan dengan lukisan tersebut. Namun ketika Abah Guru menyuruhnya melihat lagi terlihat aneh, lukisan itu bergerak gerak, matanya bisa melirik kekanan dan kekiri,bahkan lukisan itu tersenyum.

H. Ismail tersentak kaget dan mungkin saja jika tidak ada Abah Guru Sekumpul disampingnya, ia akan lari keluar kamar. Abah Guru Sekumpul cuma senyum melihat kejadian itu serta menjelaskan :
"mail itu lukisan nang melukis kada orang islam, tapi pasnya inya tuntung melukis inya dapat hidayah, lalu masuk islam". ( mail itu lukisan yang melukisnya bukan orang islam,tapi setelah dia selesai melukis dia mendapatkan hidayah, kemudian dia ber islam ).
Sungguh luar biasa,hanya sebuah lukisan dapat menggugah orang untuk memeluk agama islam.

sumber : buku 100 karamah dan kemulian Abah Guru Sekumpul

Selasa, 28 Juni 2016

Karamah Abah Guru Sekumpul : Berbicara Dengan Orang Sudah Lama Wafat


ini pengalaman nyata yang dialami ayahanda penulis, Tuan Guru H. Muhammad ideram.
Suatu ketika sekitar awal tahun 2000 an, selesai majelis Mushalla Arraudah sekumpul, Abah Guru Sekumpul memanggil Ayahanda untuk masuk kekamar Mihrab, Setelah ketemu, Abah Guru bilang : 
" Mad, aku sudah istiharah beberapa kali, pinanya yang terlintas dihadapanku ni ikam haja, Aku minta tolong lawan ikam cariakan aku wasi sampana carita, dibinuang atau di rantau".
Ayahanda sebagai murid, meski mengaku awam masalah besi besi bertuah, langsung mengiyakan.
"Inggih, Insyaallah" jawab Ayah.

Sesudah pertemuan itu  Ayah mencari dan menanyakan kemana mana jejak besi yang di sebut Sampana Carita tersebut. Ketika melihat keris yang terlihat nampak bertuah, bersama penulis, langsung mengantar kesekumpul. sampai beberapa kali mengantar, setelah diperiksa Abah Guru, ternyata bukan yang dimaksud. hal itulah yang membuat kami berdua seringkali berkunjung dan bertemu dengan Abah Guru Sekumpul.

Sampai beberapa bulan Ayah, dibantu penulis terus mencari, tetapi jejak Sampana Carita ini belum juga diketemukan. Namun tanpa lelah Ayah terus mencarinya,Hingga suatu saat Ayah dipanggil oleh Abah Guru Sekumpul lagi, meski belum ketemu barangnya Ayah menghadap Abah Guru. 
"kayapa mad, belum dapatkah"? tanya Abah Guru Sekumpul seperti tahu kondisi ayah saat itu.
Ayah jawab jujur : "inggih Guru, belum". Guru Maklum apa yang disampaikan Ayah. Lalu Abah Guru Sekumpul sedikit bercerita : " Sampana Carita tue mad ae sebujurnya ada parak ikam, ikam tahu lah H. Johan, Mad..? Tanya Abah Guru. Inggih itu buhan anak Angkat ulun jua" jawab ayah. 
"Abah  H, Johan, H Usman kalo ngarannya, sudah datang mad ae, kesini,memadahkan bahwa Sampana Carita itu ada wadah H. Johan".kata Abah Guru Sekumpul.

Ayah manggut manggut mendengar cerita Abah Guru Sekumpul, ini sebuah keganjilan, kerena H. Usman itu sebenarnya sudah meninggal puluhan tahn sebelumnya. sebuah karamah nyata, beliau bisa berjumpa dan berbicara dengan orang yang sudah lama wafat.

Mengakhiri pertemuan itu Abah Guru bilang pada Ayah : " jadi ikam mad ae, datangi kena ke wadah H. Johan, pabila inya kawa kesini bawa inya kesini. kaena telpon dulu aku". "Inggih" jawab Ayah
sekalian pamit untuk pulang. pada saat di tentukan, setelah Ayah menelpon, Ayah dan penulis dan H. Johan sekeluarga sowan ke sekumpul untuk menyerahkan besi Sampana carita tersebut.

catatan 
Sumber :Buku 100 Karamah dan Kemulian Abah Guru Sekumpul
penulis : KH. M. Anshari Kariem

Minggu, 26 Juni 2016

Karamah Abah Guru Sekumpul, Datang Diketahui Nama dan tempat Tinggalnya


Saat itu Guru Abah Guru Sekumpul baru beberapa saat membuka majlis pengajian di keraton, Usia beliaupun belum mencapai 40 tahun. Namun pengajian beliau tersebut, semakin hari semakin diminati oleh para penuntut ilmu, hingga begitu banyak jemaah yang berbondong bondong hadir ke majelis yang diadakan di rumah beliau.

Melihat kenyataan ini, tidak sedikit orang yang hiri dengki sehingga mencari celah dan kekurangan Abah Guru Sekumpul, supaya pengajiannya tersebut tutup dan berhenti. tidak sedikit fitnah dan tuduhan keji yang di tujukan kepada Abah Guru Sekumpul ini.

Seorang Guru yang Sholeh yang dikenal sangat menghormati ulama berasal dari kampung mengkauk,pengaron bernama Guru Kasful Anwar,sudah lama mendengar  adanya seorang ulama dari martapura, meski masih muda tapi kealimannya di akui oleh ulama yang tua tua. ulama yang dimaksud tidak lain adalah Zaini Abdul Ghani atau abah Guru Sekumpul yang dulu bermukim di keraton martapura.

keinginan Guru Kasful untuk bertemu  dan kemudian belajar sangat besar, kepada Guru Zaini hingga suatu hari beliau berangkat ke martapura, sampai ke martapura , kerna belum tau tempat tinggal Abah Guru Sekumpul, maka Guru Kasful anwar menanyakan kepada  orang orang dipasar Martapura, Semua orang saat itu terlihat sinis,ketika menanyakan keberadaan Guru Zaini.

Namun Guru Kasful tetap ingin bertemu Guru Zaini, sehingga beliau tanpa putus asa terus bertanya dimana domisili Guru zaini, Sebagian orang orang bahkan berusaha menghalangi keniginan Guru Kasful ini dengan mengatakan " ba apa pian kesana, Guru ijai  ne ajarannya sesat". Akhirnya dari cerita mereka itu, Guru kasful mengetahui alamat Guru Zaini di keraton. namun kerna tidak ada yang mau mengantar, beliau berjalan kaki kearah kampung keraton, sambil bertanya kepada orang orang yang bertemu di jalan.

Setali tiga uang, orang yang ditemui adalah orang yang benci kepada Guru Zaini ( Guru Sekumpul), bahkan ada bebrapa dari mereka menghalang halangi niat guru Kasful untuk bertemu dengan Guru Zaini,namun niat hati Guru Kasful tidak tergoyahkan,dan beliau terus menuju rumah Guru Zaini.

Setelah sampai dihalaman rumah Guru Zaini, dari rumah Guru Zaini langsung membukakan pintu dan bilang " Masuk Pul" masuk pul" Guru Kasful terkejut, kerena selama ini ia belum pernah bertemu atau kenalan denan beliau, tapi beliau sudah tau namanya, apalagi  sesudah itu Guru Zaini mengatakan :" ikam orang mengkauk kolo" .

Setelah Guru Kasful duduk dikamar tamu, Guru Zaini bilang lagi " kaya tue pang pul ae, orang yang mau jadi wali, lamun kada sampai 40 orang menyambati, memfitnah " Sadarlah Guru Kasful bahwa orang yang tengah dihadapinya bukan orang sembarangan. tapi seorang waliyullah.

Maka saat itu pula Guru Kasful bilang :"ijinkan ulun jadi murid pian dan ulun umpat mengaji lawan pian".dan berbincang bincang dengan Guru Zaini. dan tak lama sesudah itu  Guru Kasful meminta ijin untuk pulang,dengan rasa puas hati dan gembira kerna sudah bertemu dengan seorang yang selama ini beliau cari, yaitu seorang Murabbi Mursyid, seorang wali yang Kamil Mukammal.

sumber : 100 karamah dan kemulian Abah Guru Sekumpul.


Senin, 20 Juni 2016

Karamah Abah Guru Sekumpul Mengetahui Yang Shubat


Suatu ketika seorang Murid Guru Ijai (Guru Sekumpul) yang berasal dari pengaron, melihat buah pisang yang ada dibelakang rumahnya sudah masak. buah pisang itu nampak besar dan ranum, kerna tumbuhnya dari pohon yang subur ditepi sungai pengaron
Sebagai murid yang baik, ketika itu terbetik dihati sang murid, niat da keinginan untuk menyerahkan sebagian buah pisang tersebut kepada Guru Ijai di keraton martapura.

Pada suatu saat yang sudah ditentukan,berangkatlah ia ke Martapura sambil membawa sebongkah buah pisang untuk sang Guru tercinta,tepatnya dikampung keraton Martpura, Tempat tinggal Guru Ijai (Guru Sekumpul) ketika itu. Sesampai dirumah beliau dan berbicara seperlunya, maka sang murid pun menyerahkan pisang tersebut kepada Guru , Namun Guru ijai ( Abah Guru Sekumpul) dengan santun dan halus menolak pemberian tersebut.

"tolong pisang ini dibawa bulik (pulang) aja, kaena (nanti) ditanam (dikubur) ditanah, jangan dimakan, kerna pisang ini lain ampun ikam, ingatkah ikam pisang nie larut (terbawa) dibanyu sangkut(tertahan) dibelakang rumah ikam,tumbuh sampai babuah, jadi bawa bulik aja pisang jangan ada yang memakannya'.

Jadi begitulah kurang lebih apa yang disampaikan Guru Ijai (guru Sekumpul) dan itu sesuai dengan kenyataan yang ada. Semua apa yang disampaikan Guru Ijai ( Guru Sekumpul ) membuat murid terperangah,kerna hal itu merupakan peristiwa yang lama yang sudah hampir di lupakan oleh sang murid itu sendiri .sepulangnya sang murid ke pengaron, apa yang di sampaikan Guru zaini, lakukan dengan penuh keta'ziman dan mendapatkan pelajaran yang berharga agar berhati2 pada harta benda yang di peroleh dari mana datang dan sumbernya...

Subhanallah Begitulah para waliyullah menjaga perutnya dari makanan dan minuman yang shubat apalagi makanan dan minuman yang haram.. dan Allah Senantiasa menjaga para Auliya Allah dari perbuatan yang di haramkannya, dan menjadikan seseorang yang berjiwa bersih dan suci dari sesuatu yang tak menyucikan..

semoga cerita ini kita bisa mengambil pelajarannya, agar kita selalu menjaga kebersihan rezki dari mana harta dan benda kita peroleh apakah dari rezeki yang halal atau dari rezeki yang haram atau shubat..

sumber : 100 Karamah dan Kemulian Abah Guru Sekumpul


Rabu, 15 Juni 2016

Cerita Dari Hadhromaut


Cerita ini ana dapat dari teman ana..Dulu pas Menuntut Ilmu di Tarim.ada seorang murid yg Asli sana bercerita sama murid org Kalimantan bahwa Dia Bermimpi ditemui seseorang berjubah putih yang mana mimpinya dibawa dan dikenalkan kpd Garis Keturunannya sampai kepada Alfaqih Muqoddam selama 3 Malam berturut2.

singkat Cerita waktu murid yg berasal dari Hadromaut itu berkunjung ke kamar Murid Asal Kalimantan betapa terkejut nya dia waktu memasuki kamar itu sambil bertanya siapakah Photo yg Ada di kamarmu ini.Dan murid org Kalimantan pun Menjawab Beliau Adalah ulama besar kalimantan Syaikh Muhammad Zaini Sekumpul lalu kembali bertanya apakah beliau masih ada dijawab oleh murid dari kalimantan bahwa beliau sudah Wafat.dengan Gemetar Murid dr Hadromaut tersebut mengatakan Beliau lah Beliau lah yg menemui ana dalam mimpi itu..Dan waktu ada undangan ke bandung dia Sempatkan untuk ziaroh ke sekumpul .
Masya Allah Tabarakallah...

Robbi Fanfa'na Bibarkatihim..Madad Ya Syaikhuna.
Sumber : Ibn Husein Muhdhor


Sabtu, 11 Juni 2016

Karamah Abah Guru Sekumpul : Perampok Yang Bertobat


Saat itu Abah Guru Sekumpul Berusia baru 10 Tahun , Tiba tiba beliau didatangi oleh seorang perampok yang terkenal bengis dan kejam, Semua terkejut dan sangat khawatir kalau terjadi apa apa dengan kedatangan perampok itu.

apa yang dikhawatirkan ternyata benar terjadi juga,singkat cerita penjahat itu memukul Abah Guru Sekumpul kecil ,namun sebelum mengenai beliau, perampok itu langsung terpental, lalu sungkem dan meminta ampun kepada Abaha Guru Sekumpul,

Selain itu sang perampok meminta , jika ilmu yang selama ini diamalkannya ternyata sesat atau tidak semestinya diamalkan agar dibimbing untuk di betulkan dan bersedia untuka betaubat.

mendengar hali itu beberapa saat kemudian Guru Sekumpul lalu masuk untuk memberitahukan masalah tersebut keada ayahnya, sesudah beliau kembali , ternyata perampok itu tertidur. Abah Guru Sekumpul membiarkan perampok itu tertidur, untuk beberapa lama, saipai dia bangun. perampok itu dilayani oleh Guru Sekumpul  dengan memerikan makan hingga kenyang,

ketika itu Guru Sekumpul menjelaskan kepada orang tuanya , tentang permintaan perampok ituubertaubat hingga menjadi orang baik dan menjadi murid Guru Sekumpul.

Sumber : Buku 100 Karamah dan kemulian Abah Guru Sekumpul


Senin, 09 Mei 2016

Karomah Abah Guru : ketajaman Batin Beliau Mengalahkan Alat Kedokteran USG



Seorang pencinta shalihin dengan nama akun facebook, Syekh Hafii Zeen Baradza menceritakan: 
Hubungan antara Abuya Habib Hasan bin Ahmad Baharun dengan Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) sangat erat. Keduanya selalu menyempatkan untuk bertamu ke kediaman masing-masing, apabila bertandang ke kota sahabat. Semisal, Abah Guru ke Bangil, beliau menyempatkan ke rumah Habib Hasan. Begitu pun sebaliknya, apabila Habib Hasan datang ke Banjar, beliau menyempatkan bertamu ke Sekumpul.
Suatu ketika, Habib Hasan bertamu ke Sekumpul ditemani menantu beliau, Habib Abdullah Al Jufry. Abah Guru menyambut kedatangan mereka dengan hangat, dan bersambung dengan perbincangan akrab.

Di antara perbincangan tersebut, Habib Abdullah dibuat heran, sebab Abah Guru mengetahui kalau anak Habib Hasan (istri Habib Abdullah Al Jufry) sedang hamil, padahal beliau berdua tidak menceritakan perihal tersebut kepada Abah Guru. Dan yang membuat Habib Abdullah lebih heran, Abah Guru menyarankan agar anak tersebut kelak diberi nama ‘Baqir’.

Habib Abdullah yang diliputi keheranan berkata, “Bagaimana kalau perempuan, wahai Tuan Guru?”
“Berilah nama (Baqir),” kata Abah Guru memberikan penegasan.
Keheranan Habib Abdullah bukan tanpa sebab. Karena sebelumnya, ketika usia kandungan istri beliau berumur 7 bulan, dokter kandungan pribadi beliau sudah memvonis anak beliau berjenis kelamin perempuan.

Singkat cerita, Habib Hasan dan Habib Abdullah pun pamit pulang. Pulang dengan perasaan campur aduk, sebab nama yang dianjurkan Abah Guru adalah ‘Baqir’ sedangkan vonis dokter adalah perempuan. 
Selang waktu tak lama, Allah SWT menunjukkan kuasa-Nya, apa yang diisyaratkan oleh Abah Guru benar-benar terjadi. Yakni, istri Habib Abdullah melahirkan cucu pertama Habib Hasan Baharun, dengan jenis kelamin laki-laki.
Mengetahui cucunya laki-laki, Habib Hasan langsung bertakbir, “Allahu akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Haulaa walaaquata illabillahi aliiyyil azhim! Allahumma Shalli alaa Muhammad Shallahu'alahi Wasallam.”

Cucu pertama Habib hasan tersebut pun diberi nama ‘Muhammad Baqir’ sebagaimana yang dianjurkan Abah Guru Sekumpul. Wallahua’lam.