Habib Salim Asy Syatiri berkata:
Sunah-sunah shalat itu sangat banyak. Sebagian dilakukan sebelum shalat, sebagian dilakukan di dalam shalat dan sebagian lagi dilakukan setelah shalat.
Jumlah sunah-sunah itu mencapai seribu sunah.
Al Habib Abdullah bin Umar bin Yahya bercerita,
“Suatu hari, ada jamaah mengundang kami ke Tarim dari Masileh al Syaikh. Kami dan sejumlah orang datang dengan berjalan kaki. Kami berkata kepada jamaah, “Kita aka sibukkan perjalanan ini dengan menyebutkan sunah-sunah shalat. Mereka menyebutkan dari Masileh ke Pemakaman Tarim 800 sunah, kemudian setelah selesai ziarah mereka menyebutkan dari pemakaman ke salah satu rumah Sadah (keturunan Rasulullah SAW) di Tarim 200 sunah. Jadi jumlahnya 1000 sunah.”
Ketika Al Habib Abdurahman bin Musthofa al Aidrus datang ke Mesir, Syaikh Jamik al Azhar berkata kepada Jamaah di sana, “Tidak boleh ada yang menjadi Imam kita di dalam Shalat Ashar kecuali orang yang mampu menyebutkan 400 sunah dalam Shalat Sunah Qabla Shubuh.” Maka para ulama dan syaikh saling berlomba menyebutkannya, ada yang menyebutkan seratus sunah, ada yang menyebutkan dua ratus dan ada pula yang menyebutkan 300 sunah. Kemudian al Habib Abdurahman bin Musthofa al Aidrus maju dengan penampilan bagaikan Darwis (pengembara), beliau menyebutkan lebih dari 400 sunah. Maka mereka pun menjadikan beliau menjadi Imam. Inilah sebab terkenalnya beliau di mesir Sampai kini makamnya pun terkenal.
Artikel Terkait
- Janganlah Bersandar Pada Kehormatan
- Jangan Biarkan Waktu Berlalu Tanpa Ilmu
- Hubungan Sujud Dengan Otak Manusia
- Siksa Kubur Jadi Hilang Hikmat Dari Dibacakannya Maulid Nabi
- Ahli Alqur'an
- Cara Bayar Kifarat puasa Bagi Orang Yang Berhubungan Suami Istri Di siang Hari Bulan Ramadhan
- 6 Keutamaan Puasa Syawal
- Kelompok Yang Selamat Di Akhir Zaman
- Keistimewaan 10 Rajab
- Kemulian Mencintai Ulama Pewaris Nabi
- Kalam Nasehat Prof. DR. Al Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bilfaqih
- Jumlah Sunnah Shalat
- Jiwa Yang Mengikuti Ruh
- Jangan Terbujuk Dengan Godaan Dunia
- Janganlah Menyakiti Umat Rasulullah SAW
- Janganlah Meninggalkan Majelis Ilmu
- Janganlah Menentang Para Ulama Sufi
- Jangan Khawatir Akan Perihal Rezeki
- Mutiara dari kota Tarim Alhabib Alwi bin Syahab ulama kota Tarim
- Janganlah Berwatak Keras Dan Memperpanjang Urusan
0 komentar:
Posting Komentar