Mereka tidak akan membedakan sikap di depan orang , baik saat mereka berada di depan pencuri, penjahat, politikus, pejabat negara, di depan si kaya, di depan si miskin, di depan si muda, atau di depan yang lebih tua, mereka para wali akan memperlakukan sama hormatnya, jika di depan pencuri, penjahat, ahli maksiat, para wali beranggapan bahwa mereka itu lah yang perlu di kasihi, di sayangi, di perhatikan.
Kasih sayang seorang wali persis seperti kasih sayang Nabi pada Umat nya.
Kasih sayang wali persis seperti kasih sayang Allah pada Umat manusia dan seluruh makhluq,
Walaupun manusia selalu berbuat dosa, lihatlah Allah masih memberi mereka makan, memberi kesehatan, itu manifestasi sifat Allah yang Rahman, Itu pula yang dimiliki oleh setiap para wali,
Sifat para wali adalah sifat Rabbani/ ketuhanan.
Allah memiliki sifat Rahman dan Rahim
Wali juga senantiasa bersifat pengasih dan penyayang kepada semua makhluq baik manusia, hewan atau tumbuhan. Allah memiliki sifat Lathif/lemah lembut.
Begitu juga para wali, mereka senantiasa berlemah lembut kepada semua makhluq. Allah memiliki sifat ghofuur/pemaaf.
Begitu juga para wali, senantiasa bersifat pemaaf kepada semua makhluq baik manusia ataupun hewan.
Allah memiliki sifat Ash-Shabur/penyabar.
Begitu juga para wali, senantiasa penyabar menghadapi hidup, ujian, menghadapi umat, melayani umat.
Allah memakaikan kepada para wali sifat-sifat Rabbani.
Jika ingin seperti mereka rubahlah sifat kebinatangan dalam diri kita, Jangan membedakan sifat dan sikap kepada orang lain, Itu standar ganda yang hanya melindungi kepentingan pribadi yang justru cenderung egois.
Artikel Terkait
- Janganlah Bersandar Pada Kehormatan
- Jangan Biarkan Waktu Berlalu Tanpa Ilmu
- Hubungan Sujud Dengan Otak Manusia
- Siksa Kubur Jadi Hilang Hikmat Dari Dibacakannya Maulid Nabi
- Ahli Alqur'an
- Cara Bayar Kifarat puasa Bagi Orang Yang Berhubungan Suami Istri Di siang Hari Bulan Ramadhan
- 6 Keutamaan Puasa Syawal
- Kelompok Yang Selamat Di Akhir Zaman
- Keistimewaan 10 Rajab
- Kemulian Mencintai Ulama Pewaris Nabi
- Kalam Nasehat Prof. DR. Al Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bilfaqih
- Jumlah Sunnah Shalat
- Jiwa Yang Mengikuti Ruh
- Jangan Terbujuk Dengan Godaan Dunia
- Janganlah Menyakiti Umat Rasulullah SAW
- Janganlah Meninggalkan Majelis Ilmu
- Janganlah Menentang Para Ulama Sufi
- Jangan Khawatir Akan Perihal Rezeki
- Mutiara dari kota Tarim Alhabib Alwi bin Syahab ulama kota Tarim
- Janganlah Berwatak Keras Dan Memperpanjang Urusan
0 komentar:
Posting Komentar