Suatu sore zaini muda duduk sendirian, tiba tiba datang temannya yang masih kerabatnya itu. temannya itu mengajak untuk jalan jalan ke pasar, Zaini muda tidak keberatan,asal tidak terlalu lama.
Akhirnya mereka berdua berangkat dan berjalan menyusuri sepanjang pasar. dan tanpa sadar mereka sudah berada didepan bioskop. temannya itu mencoba mengajak zaini untuk masuk kedalam bioskop. dengan berbagai alasan, zaini muda menolak halus ajakan itu.
Namun sang teman tetap memaksa masuk sambil menarik tangan zaini. dengan berat hati zaini muda menuruti keinginan temannya itu. akhirnya, apa yang terjadi ..? tanpa diduga sebelumnya, seketika itu seluruh aliran listrik dibioskop itu mati total, dan pemutaran flim pun berhenti.
Bukan sekedar itu, keesokan harinya terbetik sebuah kabar bahwa bioskop itu runtuh, sebuah tempat yang dimasuki oleh kekasih Allah, akan berubah menjadi baik dan hilang kebatilan tempat itu.
Artikel Terkait
- Mengenang kembali tentang Majelis Sekumpul
- Keutamaan Kitab Dalailul khoirot
- Nasihat Habib Ali Zainal Abidin Al Jufri
- Abah Guru Sekumpul Datang Berkat Tawasul
- Keistimewaan Guru Zuhdi " Anak Lebih Alim Daripada Ayahnya"
- Karamah Abah Guru Sekumpul : Rumah Yang Di Penuhi Lemari Uang
- Karamah Abah GUru Sekumpul : Majelis Terbesar Dan Jamaahnya Terus Bertambah
- Karamah Abah Guru Sekumpul : Mendatangi Murid Dari Alam Lain
- Karamah Abah Guru Sekumpul : Bangsa Jin Juga Hadir Di Majlis Pengajian Abah Guru Sekumpul
- Karamah Abah Guru Sekumpul : Guru Bakeri Dan Habib Abu Bakar Al-Habsyi Mekkah
- Karomah Abah Guru Sekumpul : Ketemu Sesudah Beliau Wafat
- Karamah Abah Guru Sekumpul "Masuk Islamnya sang Pelukis"
- Karamah Abah Guru Sekumpul : Berbicara Dengan Orang Sudah Lama Wafat
- Karamah Abah Guru Sekumpul, Datang Diketahui Nama dan tempat Tinggalnya
- Karamah Abah Guru Sekumpul Mengetahui Yang Shubat
- Cerita Dari Hadhromaut
- Karamah Abah Guru Sekumpul : Perampok Yang Bertobat
- Karomah Abah Guru : ketajaman Batin Beliau Mengalahkan Alat Kedokteran USG
- 06 januari Milad H. Muhammad Amin Badali
- Pengalaman Seorang Santri Dengan abah Guru Sekumpul Sewaktu Mondok Di Darussalam Martapura
0 komentar:
Posting Komentar