DARI Hasan, ia berkata, “Tiada hari melainkan malaikat maut mengintip setiap rumah beberapa kali. Barangsiapa di antara mereka didapati rezekinya telah habis dan ajalnya telah tiba, maka ia pun akan mencabut ruhnya.
Apabila ia telah mencabut ruhnya, ia menemui keluarganya dengan sedih dan menangis. Malaikat maut itu berpegang di tiang pintu lalu berkata, ‘Aku tidak berbuat salah kepadamu. Demi Allah aku hanya diperintah. Aku tidak memakan rezekinya, aku tidak menghabiskan umurnya, dan aku tidak mengakhiri ajalnya.
Sesungguhnya tugasku kepadamu adalah mengunjungi dan mengunjungimu lagi sehingga tidak tertinggal seorang pun di antara kamu.
Al-Hasan berkata, “Demi Allah, jika mereka melihat tempatnya dan mendengar ucapannya, tentu mereka akan melupakan mayit mereka dan menangisi dirinya sendiri.” (Ibnu Abi Dunya dan Abusy –Syaikh).[]
Artikel Terkait
- Jangan Terbujuk Dengan Godaan Dunia
- Janganlah Menyakiti Umat Rasulullah SAW
- Janganlah Meninggalkan Majelis Ilmu
- Janganlah Menentang Para Ulama Sufi
- Jangan Khawatir Akan Perihal Rezeki
- Mutiara dari kota Tarim Alhabib Alwi bin Syahab ulama kota Tarim
- Janganlah Berwatak Keras Dan Memperpanjang Urusan
- Janganlah Bersandar Pada Kehormatan
- Jangan Biarkan Waktu Berlalu Tanpa Ilmu
- Hubungan Sujud Dengan Otak Manusia
- Siksa Kubur Jadi Hilang Hikmat Dari Dibacakannya Maulid Nabi
- Ahli Alqur'an
- Cara Bayar Kifarat puasa Bagi Orang Yang Berhubungan Suami Istri Di siang Hari Bulan Ramadhan
- 6 Keutamaan Puasa Syawal
- Kelompok Yang Selamat Di Akhir Zaman
- Keistimewaan 10 Rajab
- Kemulian Mencintai Ulama Pewaris Nabi
- Kalam Nasehat Prof. DR. Al Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bilfaqih
- Jumlah Sunnah Shalat
- Jiwa Yang Mengikuti Ruh
0 komentar:
Posting Komentar