Ratib al-Haddad adalah hizib zikir susunan Imam Abdullah bin Alawi al-Haddad. Ratib ini disusun pada malam Lailatul Qadar, 27 Ramadhan 1071H ( 1661M ).
Ratib ini disusun demi memenuhi permintaan masyarakat setempat Hadramaut ketika itu, untuk dijadikan wirid dan perisai penyelamat daripada ancaman, fahaman serta ajaran sesat. Ratib al-Haddad mula dibacakan di bandar Shibam pada tahun 1072H dan tersebar menjadi amalan rutin umat Islam di Mekah dan Madinah sehingga hari ini.
Selain menjadi perisai iman, Ratib al-Haddad mengandungi perisian rohani dan mampu menjadi asbab kepada kekuatan diri samada daripada gangguan makhluk halus atau ancaman musuh alam zahir.
Menurut kalam Habib Umar al-Hafiz ( saya naqal dari pendengaran telinga saya sendiri ), kandungan Ratib al-Haddad adalah antara susunan zikir terbaik dan bersumber daripada nas-nas al-Quran dan hadis terpilih; daripada hadis-hadis yang sahih. Jika diteliti pun, kebanyakan baris-baris zikir dan doa di dalam ratib ini adalah ayat al-Quran dan doa/zikir yang diajarkan Rasulallah.
Zikir-zikir di dalam Ratib al-Haddad tidak lain adalah susunan lafaz-lafaz tauhid, pengiktirafan kebesaran dan kekuasaan Allah serta baris doa-doa yang baik. Di antara zikir-zikir tersebut ada dinyatakan Rasulallah tentang fadhilat dan khasiat yang besar.. yang bukan sahaja memberi kebaikan dan maslahah duniawi, tetapi turut dijanjikan Allah pahala ukhrawi!
Artikel Terkait
- Mutiara dari kota Tarim Alhabib Alwi bin Syahab ulama kota Tarim
- Janganlah Berwatak Keras Dan Memperpanjang Urusan
- Janganlah Bersandar Pada Kehormatan
- Jangan Biarkan Waktu Berlalu Tanpa Ilmu
- Hubungan Sujud Dengan Otak Manusia
- Siksa Kubur Jadi Hilang Hikmat Dari Dibacakannya Maulid Nabi
- Ahli Alqur'an
- Cara Bayar Kifarat puasa Bagi Orang Yang Berhubungan Suami Istri Di siang Hari Bulan Ramadhan
- 6 Keutamaan Puasa Syawal
- Kelompok Yang Selamat Di Akhir Zaman
- Keistimewaan 10 Rajab
- Kemulian Mencintai Ulama Pewaris Nabi
- Kalam Nasehat Prof. DR. Al Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bilfaqih
- Jumlah Sunnah Shalat
- Jiwa Yang Mengikuti Ruh
- Jangan Terbujuk Dengan Godaan Dunia
- Janganlah Menyakiti Umat Rasulullah SAW
- Janganlah Meninggalkan Majelis Ilmu
- Janganlah Menentang Para Ulama Sufi
- Jangan Khawatir Akan Perihal Rezeki
0 komentar:
Posting Komentar