Jumat, 29 April 2016

Kisah Seorang Ibu Pada Waktu Sakit


Kisah ini di ceritakan langsung oleh teman ulun semajelis Abah Guru Sekumpul yang mengalaminya.
Waktu itu sdh seminggu ibunya yang berusia 50 tahun sakit keras. Bahkan badan ibunya sangat panas,walaw sudah minum obat dan di kompres,panas nya tidak turun turun. Bahkan kondisi ibunya semakin lemah.

Karena panas nya semakin bertambah membuat ibunya tidak lagi mengenal anak anak nya dan hal ini membuat keluarganya sedih dan menangis termasuk teman ulun ini.
Semua keluarga sdh berkumpul termasuk anak anak nya kerena kondisi ibunya sudah semakin mengkhawatirkan. Ada yang sudah membacakan surah yasin dan teman ulun tidak henti hentinya menzikirkan ke telinga ibu nya. Karena badan yang semakin panas maka ibunya tidak sadar kan diri. Melihat ibunya tdk sadarkan diri semakin membuat temanku sedih maka sambil menangis di hadapan ibunya dia bertawasul kepada Abah Guru Sekumpul,dengan penuh pengharapan memanggil Abah Guru Sekumpul.Keluarga sudah pasrah dan ikhlas apabila ibunya akan meninggal dunia.

Setelah 45 menit ibunya tidak sadarkan diri,tiba tiba ibunya sadar, Hal ini membuat teman ulun dan keluarganya senang bukan main bahkan ibunya pun sudah kenal dengan semua keluarganya termasuk anak anak nya. Panas nya pun sdh mulai turun. Setelah semua tenang,ibu nya pun berkata.
Tahukah kalian,sewaktu badan ku panas dan aku tidak tahan lagi sehingga aku tdk sadar kan diri. Waktu itu aku lihat aku di datangi seseorang, badan nya tinggi ,bau nya sangat wangi memakai gamis dan berjubah hijau memakai surban dan selendang di bahu kanan. Orang itu tersenyum padaku,lalu dia meletakan tangan kanan nya di atas kepalaku dan mengusap sampai ke kaki ku.Kurasakan Tangan nya sejuk dan Saat itu badan ku yang panas menjadi sejuk yg aku rasa,tidak lagi ada rasa panas yang tadi aku rasakan.Setelah selesai mengusap ku,orang itu menghilang. Dan aku pun sadar.

Keluarga nya pun berkata,apakah ibu kenal dgn orang itu,siapa orang itu.
Ibu nya menjawab,orang itu adalah org yg fotonya ada di kamar anak nya(teman ulun)
Maka kaget lah teman ulun tadi karena tdk ada di kamar nya foto foto selain foto Syaikhona Abah Guru Sekumpul. Maka teman ulun dan seluruh keluarganya pun menangis karena tahu yg td menolong ibunya adalah Syaikhona Abah Guru Sekumpul

Dan setelah ibunya sembuh total,teman ulun selamatan dengan membaca manakib Syaikhona Abah Guru Sekumpul sebagai tanda kesyukuran kepada Allah dan kepada Waliyullah.
Subhanallah......

Sumber : Yusrie Salman Al aydrus


Rabu, 27 April 2016

Kumpulan Ceramah Habib Rizieq Syihab.


Assalamualaikum wr wb.
Alhamdulillah selesai juga membuat dan membagikan kumpulan ceramah oleh Habib Rizieq Syihab imam besar FPI ( front Pembela Islam ) yang mana beliau terkenal keras terhadap orang kafir yang memusuhi islam dan lemah lembut kepada umat islam,
pernah Habib Rizieq Syihab berkata kepada ustad Arifin Ilham " dik ilham tugasnya untuk menanam dan menyemai padi biarkan saya tugasnya menjaga / membasmi hama dan tikusnya". begitulah cara mereka berdakwah berbeda jalan tetapi sama tujuannya...
silahkan menikmati :






















nah itulah sebagian ceramah agama Habib Rizieq yang kami bisa bagikan semoga bermanfaat untuk kita semua... Aammiiinn


Minggu, 24 April 2016

Cerita Syekh Yasin Alfaddani berkunjung Ke rumah Syekh Zaini Abdul Ghani Albanjari


Pertemuan pertama Tuan Guru Sekumpul KH. Zaini Abdul Ghani dengan Syaikh Yasin al-Faddani adalah di Makkah, juga pada saat perjalanan haji ke dua tahun 1980 M. Guru Ijai, sapaan akrab Tuan Guru Sekumpul, sering mengunjungi Syaikh Yasin di kediamannya dan mengambil ijazah beberapa ilmu dari beliau yang merupakan ulama besar di Makkah saat itu.

Kedatangan Syaikh Yasin al-Faddani ke Indonesia kala itu bertujuan untuk memberikan beberapa sanad ijazah kepada murid-muridnya yang tersebar di Nusantara. Di Martapura, beliau memberikan ijazah kepada beberapa guru dan santri di Pondok Pesantren Darussalam.
Sebelum meninggalkan Kalimantan Selatan, dengan pesawat di Bandara Syamsuddin Noor yang rencananya berangkat pada pukul 13.30 WITA, pada pukul 12.00 Syaikh Yasin terlebih dahulu mampir ke rumah Guru Ijai di Keraton yang tidak jauh dari Pondok Pesantren Darussalam, untuk beristirahat.

Saat berada di rumah Guru Ijai itu sebenarnya Syaikh Yasin sudah direncanakan oleh panitia kunjungan untuk diantar ziarah ke makam Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari di Kelampayan. Akan tetapi Syaikh Yasin malah berujar pada mereka, "Tidak usahlah aku berziarah ke makam Syaikh Muhammad Arsyad, sebab aku sudah bertemu dengan beliau di rumah Guru Zaini ini."

Karena tidak jadi berziarah, pembicaraan antara Guru Ijai dan Syaikh Yasin pun berlanjut sampai jam menunjukkan pukul 13.00 WITA. Karena jadwal keberangkatan sudah mepet, Bapak Fakhruddin Akasah selaku panitia kunjungan menjadi gelisah. Bapak Fakhruddin segera mendekati Guru Ijai yang sedang menjamu Syaikh Yasin. Kegelisahannya itu malah dibalas Guru Ijai dengan perkataan, "Aku handak melajari ikam nah beiman, bahwa jangan takutan sidin telambat" (Aku hendak mengajari kamu untuk percaya, jangan takut kalau beliau terlambat - ke bandara. red).

Perkataan Guru Ijai ini tentu saja semakin membuat Bapak Fakhruddin bingung. Waktu ia rasakan semakin cepat berputar, bagaimana ia dapat bertanggungjawab bila Syaikh Yasin terlambat ke bandara. Apalagi di rumah Guru Ijai belum ada telepon yang dapat ia gunakan untuk mengkonfirmasi jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat. Kerisauan ini ditambah lagi perihal istri Syaikh Yasin sendiri, yaitu Ibu Aminah yang aslinya adalah orang Banjar (dzuriyat keempat Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari), sedang diajak jalan-jalan oleh Ibu Siti Rahmah adik kandung Guru Ijai untuk membeli beberapa souvenir di Pasar Martapura, belum juga datang. Akhirnya Bapak Fakhruddin Akasah hanya bisa pasrah, walau dengan hati gundah.

Satu setengah jam dari waktu semestinya pesawat sudah berangkat, barulah pembicaraan mereka selesai. Syaikh Yasin pun diantar oleh Guru Ijai dan ulama Martapura lainnya ke Bandara Syamsuddin Noor. Rasa gundah Bapak Fakhruddin Akasah akhirnya terobati setelah sampai di bandara. Ternyata jadual pesawat diundur sampai pukul 17.00 WITA karena molor mendarat ke Bandara Syamsuddin noor. Ia segera membenarkan perkataan Guru Ijai sebelumnya, bahwa tidak usah takut Syaikh Yasin terlambat. Karena terbukti yang terlambat adalah pesawatnya, bukan keberangkatan mereka. 

sumber : http://www.muslimedianews.com/…/syaikh-yasin-dan-guru-zaini


Kamis, 14 April 2016

Cerita Allahyarham Guru Bakrie Tentang Abah Guru Sekumpul.


Bercerita Allahyarham Guru Bakrie.

Waktu itu aku bertamu kerumah Abah Guru Sekumpul. Dan aku lihat di depan ada orang tua yang duduk menunggu untuk bertemu Abah Guru. Kerena belum.dapat ijin dari petugas,orang tua itu menunggu di depan pintu rumah Abah guru sekumpul.

Aku pun masuk bertemu Abah guru,waktu kami berbincang bincang Abah guru berkata. "Bakrie kita betangguhan yo(main tebakan). Coba ikam tangguhi (coba tebak), siapa nama orang yang menunggu di depan tu nah beserta bin nya,lalu darimana asalnya dan mau apa dia kesini. Lalu Guru Bakrie berkata, kada tahu ulun abah, ulun hanyar hari ini aja betamu lawan urang tu (tidak tahu abah,saya baru pertama kali.ketemu orang itu).

Lalu Abah guru ketawa sambil baucap. Namanya tu Bakrie ae fulan bin si fulan, alamat nya di jalan ini,orang barabai. Kesini hendak minta banyu soalnya ada keluarganya yang sakit.keras. kemudian Guru Bakrie menemui orang tersebut dan bertanya siapa nama dan bin nya, alamat rumah nya dan hajat nya kesini,dan memang benar sekali.apa yang di ucapkan Abah guru itu tepat semua,padahal Abah guru sekumpul baru pertama kali bertemu,itu karena Abah guru kasyap tahu apa yg ada di dalam hati orang itu.

Pernah juga ada seorang Habaib yg bertamu Abah guru dan pakaian nya sprt pakaian org yg mau kondangan pakai baju hem,dan celana panjang sambil barucap,Aku ne habaib guru maka Abah Guru berkata,kada usah baucap kaya itu,aku tahu ja orang itu habaib atau kada kata Abah guru. Maka Habaib itu pun diam kerena merasa malu kurang adab dengan Abah guru.

Dan Allahyarham Al allimul al alamah Guru Bakrie Gambut berkata,munafik bila aku berdusta, aku bertemu dengan Abah Guru dan Abah guru bekata. Aku Bakrie kemarin sabtu pengajian ibu ibu hendak mehimungi (menyenangkan) para ibu ibu di majelis sabtu sekumpul, jadi Aku hendak belucu lucu.Aku pakai jas, pakai kopiah hitam dan pakai kacamata hitam sehingga ibu ibu tertawa melihat Aku. Tapi tidak berapa lama,Aku melihat Rasulallah hadir dan datang kepada ku sambil memeluk dan mencium ku,Aku kaget dan menangis terisak isak di tengah Majelis ibu ibu,karena aku merasa tidak pantas di peluk dan di cium Rasulullah. Yang niat nya Aku hendak belucu lucu menjadi betangisan di majelis. kerena hadir nya Rasulullah SAW.

Allahyarham Guru Bakrie berkata,Aku di ijini menceritakan hal ini oleh Abah guru apabila Abah guru sdh tdk ada lg krn akan menjadi fitnah bagi Abah Guru sekumpul,dan aku Munafik apabila cerita ku ini dusta belaka.
Syaikhona Abah Guru sekumpul berkata sekiranya kalian di buka kan hijab ini maka kalian akan lebih banyak menangis drpd tertawa dan lebih banyak bergadang sedikit tidur krn yg kalian lihat akan membuat kalian lebih banyak menangis dan sedikit tidur.

Subhanallah Abah Guru...
Allahyarham Guru Bakrie berkata,Aku di ijini menceritakan hal ini oleh Abah guru apabila Abah guru sdh tdk ada lg krn akan menjadi fitnah bagi Abah Guru sekumpul,dan aku Munafik apabila cerita ku ini dusta belaka.
Syaikhona Abah Guru sekumpul berkata sekiranya kalian di buka kan hijab ini maka kalian akan lebih banyak menangis drpd tertawa dan lebih banyak bergadang sedikit tidur krn yg kalian lihat akan membuat kalian lebih banyak menangis dan sedikit tidur.

Sumber : Yusrie Salman Alaydrus

Kerena Hujan Dipadang Arafah


Cerita almarhum Guru Bakri gambut..

Waktu itu ada haji Akbar dimana wukuf arafah bertepatan hari jum'at dan waktu itu di Mekah dan arafah sedang turun hujan,kerena tidak biasa Mekah turun hujan, Aku membawa rombongan untuk haji akbar itu kata Allahyarham Guru Bakrie.

Saat tawaf dan juga saat di padang Arafah aku melihat Syaikhona Abah Guru Sekumpul dengan berpakaian ihram,dan yang lihat bukan aku saja, tetapi hampir seluruh jemaah yang aku bawa, melihat Syaikhona Abah guru sekumpul sampai aku berkesimpulan Abah Guru berangkat sedang menunaikan ibadah haji kerena saat itu ibadah haji akbar.

Pada hari ahad sore aku telpon kawan ku yang di banjar,apakah Majelis Sekumpul jalan atau istirahat kerena aku pikir Abah guru menunaikan ibadah haji. Tapi aku kaget kerena kawan ku bilang majelis sekumpul tetap jalan seperti biasa. Dan kami semua jemaah heran kerena kami yakin betul Abah Guru sekumpul terlihat di beberapa tempat walau saat di dekati Abah guru menghilang.

Sampai akhirnya aku pulang ke benua lagi. Dan masih penasaran dengan hal itu, lalu selesai majelis kamis sore di sekumpul aku mendatangi ibu Rahmah adik nya Abah Guru sekumpul untuk menanyakan apakah Abah guru berangkat haji tahun ini.

Ibu Rahmah berkata bahwa Abah guru tidak berangkat kemana mana tapi memang ada hal yang aneh kata Ibu Rahmah.Waktu itu aku lewat kamar Abah guru kerena waktu itu pintu kamar sedikit terbuka dan tanpa sengaja Aku lihat Abah guru memakai pakaian ihram dan pakaian ihram itu terlihat basah kunyup seperti kena hujan.

Mendengar penjelasan itu aku pun yakin kata Guru Bakrie bahwa yang aku lihat itu betul betul Abah Guru sekumpul kerena saat itu mekah dan arafah di guyur hujan.


Rabu, 13 April 2016

Kitab Al Imdad, Warisan Syaikhona Abah Guru sekumpul


Syaikhona Abah Guru sekumpul mewariskan kepada Para pecinta (Muhibbin) dan murid murid beliau amaliah amaliah yg menjadi amalan setiap hari sehinngga selalu terhubung dengan Syaikhona Abah Guru Sekumpul.

Warisan itu berupa Kitab Al Imdad,Kitab Dalail Khoirat dan Al qur'an. Kitab Al Imdad adalah Kitab yg berisi amaliah amaliah berupa zikir,sholawat, hizib,ratib ,tawasul,qosidah,dan tata cara beribadah yg biasa di amalkan dlm kehidupan sehari hari kita. Amaliah amaliah dalam Kitab Al Imdad adalah Amaliah amaliah yg telah di amalkan oleh Syaikhona Abah Guru sekumpul dan juga yg selalu di bawakan rutin di Musholla Ar Raudah.

Amaliah amaliah di Kitab Al Imdad sudah mendapat kan ijin dr Syaikhona Abah Guru untuk di amalkan oleh para pecinta dan murid murid Abah guru. Sehingga Amaliah ini dapat di pertanggung jawabkan dunia akhirat akan manfaat dan keberkahan nya. Seperti suatu obat maka obat ini langsung dari resep dokter sehingga obat ini tidak akan jadi racun kerena yang memberi adalah dokter yang ahli nya.

Saat kita mengamalkan amaliah amaliah dalam kitab ini maka amaliah itu langsung tersambung kepada Syaikhona Abah Guru sekumpul dan tersambung kepada Guru guru dari Abah Guru,terus bersambung kepada pengarang dari amaliah itu dan tersambung terus sampai kepada Rasulallah. Seperti kita baca Widul latif atau Ratibul al hadad di dalam kitab Al Imdad ini maka amaliah itu tersambung kepada Syaikhona Abah guru,terus kepada guru guru beliau dan kepada pengarangnya yaitu Habib Abdullah al hadad dan terus sampai kepada Rasulallah SAW sehingga keberkahan nya pun luar biasa di banding kita membaca amaliah widul latif atau ratibul al hadad di buku yg lain, kerena ada sanad bersambung tadi. Sambungan ini ibarat sebuah rantai yg rantai ini dari bawah tersambung keatas sehingga saat rantai yang di bawah ini bergerak maka bergerak lah rantai yang di atas. Begitulah seterus nya dengan amaliah amaliah lain nya dalam Kitab Al Imdad ini.Sungguh keberkahan yg luar biasa.

Rasulullah SAW bersabda : saling(memberi) berhadiah hadiah lah di antara kalian niscaya akan timbul kasih sayang diantara kalian.Setiap kita membaca Amaliah amaliah dlm KITAB AL IMDAD ini maka pahala akan terus mengalir kepada Syaikhona Abah Guru sekumpul terus menerus sehingga kita berhadiah pahala kepada Syaikhona Abah guru sekumpul dan seperti hadist Rasulullah SAW tadi kerena kita sering berhadiah kepada Abah Guru maka Abah Guru kenal dengan kita dan Abah Guru pun sayang dengan kita.

Maka seperti kata Al Alimul Al allamah Abah Haji Guru zuhdi barang siapa istiqomah dalam hidup nya mengamalkan amaliah amaliah dalam kitab Al Imdad ini maka saat meninggal dan di kubur,Abah Guru yang akan menjemput dan menunggu nya. Hal itu karena Abah guru kenal,pinandu dan sayang kepada kita.Kitab Al Imdad bukan hanya sekedar amaliah amaliah yang harus kita amalkan sehari hari,bukan hanya sekedar warisan dari Abah Guru sekumpul tapi sebagai ikatan kedekatan hubungan antara Syaikhona Abah guru kepada para pecinta nya dan sebagai ikatan hubungan kedekatan antara Syaikhona Abah guru kepada murid murid nya agar selalu terhubung dan tersambung dengan Syaikhona Abah Guru Sekumpul.

Sumber : Yusrie Salman Al Aydrus

Haul Abah Guru Sekumpul ke 11 Yang Di limpahi Banyak Berkah.

Alhamdulillah haul Abah Guru Sekumpul ke 11 tahun ini berjalan sukses dan lancar, diperkirakan jamaah yang hadir di haul tersebut lebih dari 500 ribu jamaah, ini di lihat dikawasan komplek Arraudah sekumpul dan sekitarnya di penuhi oleh lautan jamaah yang melaksanakan haul tersebut, 

Selain para Muhibbin atau jamaah tersebut juga dihadiri Oleh para Habaib dari pelosok dunia dan nusantara para Alim Ulama dan para Waliyullah yang keluar dari kholwatnya serta tak ketinggalan para pejebat negara, mereka membaur menjadi satu, berzikir, bershalawat serta berdoa bersama semata mata kerna memohon keridoan Allah SWT dan meminta Safaat kepada Rasul serta minta berkatnya Waliyullah Syehk Muhammad Zaini Abdul Ghani Albanjari ( Abah  Guru Sekumpul).

Adapun Para Habaib yang kita ketahui ikut hadir diacara Haul tersebut antara lain

  • Asy-Syeikh  Sayyid Prof. Dr. Muhammad Fadhil al-Jailani (dzurriyyah Syekh Abdul Qodir Jailani), Turki.
  • Prof Sayyid Rohimuddin al Azhamatkhan penterjemah prof. Dr Syekh Assayyid Muhammad Fadhil al jailani.
  • Al-Habib Muhammad al-Muhdhor, Mekkah.
  • Al-Habib Abdurrahman bin Muhammad bin Ali bin Abdurrahman al-Habsyi (cucu Habib Ali Kwitang), Jakarta.
  • Al-Habib Muhammad bin Abdul Qodir al-Habsyi (cicit Habib Ali Shohibul-Maulid).
  • Al-Habib Thohir bin Abdullah al-Kaaf, Tegal, Jateng.
  • Al-Habib Ali bin Abdullah Alaydrus wabnuhu Sayyid Zein bin Ali.
  • Al-Habib Muhdhor Alhamid
  • Al habib ahmad zein al kaff
  • Al'Habib Abdurrahman Khirid
  • Al-habib alwi bin hadun al muhdhor
  • Al-Habib idrus al aydrus surabaya 
  • Al-Habib Rafiq Alkaff
  • Al-Habib Ali Bin Hasan Binsahab ( Lawang )
  •  dan lain lain yang tak bisa kita sebutkan satu persatu



Subhannallah begitu banyaknya para Habaib dan para Alim ulama besar serta jamaah yang mengikuti Haul tersebut mereka berkumpul bersama semata-mata kerna cinta yang telah mempertemukan mereka sehingga terkumpullah di haul sekumpul ini, 
dan ini menunjukan betapa mulianya ahlak Abah Guru Sekumpul semasa hidup beliau.
dan ini juga membuktikan Karomah Abah Guru Sekumpul yang Luar biasa.

dibawah ini adalah cuplikan acara Haul Abah Guru Sekumpul yang dilaksanakan di Mushalla Arraudah yang kita ambil sumbernya dari youtube yang diposting oleh retna lisa.
selamat menyaksikan :



Semoga haul di tahun depan kita dapat menemui lagi dan bisa berhadir di haul Abah Guru Sekumpul yang ke 12 nantinya.. Aamiiinnnn

Jumat, 08 April 2016

Menikah Berkat Abah Guru Sekumpul


Namanya Adi. Dia mualaf keturunan china,pada waktu itu sudah 3 tahun jadi Mualaf.walaupun baru 3 tahun sholatnya tidak pernah bolong bolong,selalu di jaga dan hapalan surah nya pun makin di tambah nya. Adi ini keluarga dari suami sepupu ulun. Suami sepupu ulun juga Mualaf keturunan cina,dari suami nya ini lah banyak dari keluarganya memeluk Islam.

Pernah waktu Adi ini kerumah sepupu ulun,dia lihat gambar Abah guru sekumpul yang besar di ruang tamu. Dia tanya siapa orang yang ada di gambar ini. Sepupu ulun menjawab,Dia Abah guru sekumpul seorang waliyulallah. Adi ini tanya lagi,apa itu waliyulallah. Sepupu ulun menjelaskn Waliyullah itu org yg sangat dekat kepada Allah dan 
Rasulallah,segala doa nya makbul dan orang yang sangat pemurah,sangat penyayang,serta sifat dan perbuatan nya mengikut Rasulallah SAW. Lalu kata sepupu ulun,Adi ini memandang gambar Abah guru agak lama,kemudian di cium nya pipi Abah guru sambil berucap,Ulun cinta dengan waliyulallah ini.

Adi ini menyintai seorang gadis banjar,mereka telah berhubungan selama 2 bulan,dan Adi ingin melamar nya kerana kata dia dalam islam tidak ada yang namanya pacaran. Dia minta sepupu ulun dan keluarganya yang lain untuk melamar gadis itu. Dan lamaranpun berjalan lancar,orang tua gadis setuju anaknya nikah dengan Adi,kerena memang dia liat bagaimana santun nya Adi meski keturunan china. 

Dan saat pemberian mahar ini lah terjadi hal yang tidak di inginkan. Dimana dari pihak keluarga orang tua gadis ada yang menghasut orang tuanya agar jangan menikahkan anaknya dengan seorang Muallaf dan orang  keturunan.Karena kata keluarga nya,nanti Adi akan balik lagi pada agama nya dan anak nya akan di paksa ikut agamanya yang dulu atau murtad. Dan hasutan dari keluarga nya ini membuat orang tua gadis itu ingin membatalkan acara nikah nya,tapi kerena sudah lamaran maka untuk membatalkan itu di minta mahar yg mahal.Orang tuanya meminta maharnya Rp 35 juta. Dan Adi bukanlah orang kaya,hidupnya sederhana dan uang Rp 35 juta itu sngat lah banyak.

Maka di sanggupilah,dan Adi coba mengumpulkan uang tabungannya terkumpul Rp 25 juta, kurang 10 juta. Lalu seluruh keluarga Adi termasuk sepupu ulun pun mengumpulkan sumbangan utk mahar,maka terkumpul Rp 5 juta,kurang Rp 5 juta lagi, Pihak org tua gadis ini memberi jangka 2 minggu agar uang itu terpenuhi.Adi bingung kemana lagi mencari pinjaman,kerena habis sudah semua uang nya,dan pihak keluarga sudah mengumpulkan tapi tetap kurang. Satu satu nya Adi harus ketemu paman nya yg di Martapura untuk minta pinjaman.

Maka berangkat Adi kesana,tp sampai disana paman nya tidak mau kasih pinjaman kerena kecewa Adi pindah keyakinan. Adi  makin bingung dan putus asa,dalam keadaan putus asa Adi balik ke banjarmasin dan tepat di depan gerbang Makam Abah Guru,motor nya mogok kerena habis bensin.

Waktu Adi mau cari bensin,Azan Sholat Zuhur berkumandang di Musholla Ar Raudah. Adi selalu menjaga sholat nya sehingga dia pun mencari asal suara Azan itu,dan masuk Adi ke dalam Gerbang komplek Arraudah dan Makam Abah guru sekumpul menuju Musholla Ar Raudah.

Adi sholat disana. Sehabis sholat,Adi heran banyak orang ke Kubah Abah Guru sekumpul.Adi tanya sama orang disitu,Makam siapa itu. Orang disitu menjelaskan itu Makam Abah Guru sekumpul. Adi lalu ingat ucapan sepupu nya itu tentang Abah guru sekumpul seorang waliyullah. Kata Adi..ini makam orang yang gambarnya ada di rumah sepupu nya itu
.
Adipun masuk kedalam,memang ada org yang melihat Adi heran kerena memang Adi orang keturunan cina masuk ke makam Abah guru.Adi ngambil yasin,lalu duduk di pojok. Sambil baca yasin pelan,air mata Adi mengalir kerena tidak tahu bagaimana mengatasi masalah yang di hadapi nya. Setelah baca yasin,Adi menunduk. Entah kenapa Adi mengadukan semua masalah nya kepada Abah Guru. Dalam hati Adi mengungkapkan semua yg di hadapi kepad Abah Guru,salah satu yang Adi bilang,kenapa Abah,ulun sulit buat nikah hanya karena ulun keturunan china kemana lagi ulun mencari duit nya Abah. Sambil menangis 

Adi mengadukan masalahnya seperti seorang anak mengadu kepada orang tuanya yaitu mengadu kepada Abah guru. Dan selesai mengadu serta menangis,Adi merasa beban nya sedikit terangkat kerena unek unek di hati nya sudah di keluarkan.

Selesai.ziarah,Adi bergegas mau balik ke banjarmasin. Dia ngambil sendal.yang di letakan di tempat sendal,disitu juga ada petugas yg jaga sendal. Sebelum sempat ngambil sendal,Adi di hampiri 3 orang berpotongan orang Arab tinggi dengan pakaian gamis. Salah satu org ini menghampiri sambil menyerah kan sebuah amplop dan berkata. Ini buat ente terima lah.

Waktu itu kerena pikiran Adi lagi kacau dan dalam keadaan putus asa,Adi mengambil amplop itu tanpa sempat berkata kata. Dan setelah menyerahkn amplop itu,ke 3 orang itu menuju makam Abah guru sekumpul.Adi langsung ambil sendal dan berjalan menuju parkiran. Tapi Adi penasaran dgn amplop tadi kerena tadi dia sempat pikirannya kosong. Lalu diambil amplop tadi di lihat nya ada tertulis nama lengkap dia di amplop itu.

Waktu di buka Adi kaget kerena isi amplop itu uang dan lebih kaget lagi uang itu jumlah nya 5jt.
Adi pun gemetar langsng memasukan amplop itu ke dalam jaket nya dan bergegas ke makam lage untuk berterima kasih kepada 3 org tersebut. Adi mencari org itu di makam,krn baru 5 menit maka orang itu pasti masih di dalam makam.

Tapi waktu Adi lihat kesana kemari tidak ada orang itu. Dan Adi tanya kepada petugas disitu kerena waktu orang itu kasih amplop,petugas itu ada disitu.Adi tanya kemana 3 org yg menghampiri nya dan kasih amplop tadi,3 orang berperawakan tinggi,hidung mancung seperti orang arab. Petugas itu malah bingung dan berkata,dari tadi tidak ada penziarah seperti yang di sebutkn Adi.

Adi menceritakan apa yg dia alami kepada sepupu ulun,sambil memperlihatkan amplop yang ada nama lengkapnya di amplop itu. Maka Adi dan sepupu ulun pun ketempat org tua gadis itu smbl menyerah kan mahar 35jt dan menceritakan apa yg terjadi dengan Adi, Orang tua gadis itu menangis,sambil berkata. Aku orang yang ingin menggagalkn pernikahan ini,sedang Abah guru ingin kamu menikah dengan anak ku. Abah guru sayang dengan kamu walaw kamu tidak pernah bertemu dengan nya,sedang aku buruk sangka dengan kamu.

Maka orang tuanya hanya minta separo dari mahar nya,dan separonya untuk Adi dan keluarga mempersiapkn pernikahan nya.Kata sepupu ulun,sekarang setiap lihat gambar Abah guru,Adi akan mencium pipi Abah guru sambil baucap,ulun cinta pian Abah guru. Apabila ada yang tanya kenapa mencium Abah guru,maka Adi jawab. karena berkat Beliau aku bisa menikah.Sekarang Adi tinggal di surabaya dengan istrinya orang banjar
cerita sepupu ulun
 https://web.facebook.com/yusrie.aydrus/posts/1605662136423564


Tidur Yang Membawa Hikmah


Waktu itu bus yg membawa rombongan jemaah ziarah dr surabaya tiba di sekumpul. Rombongan ini berziarah keliling Kalsel ke makam wali wali di kalsel dan perhentian terakhir di sekumpul ke makam Syaikhona Abah guru sekumpul.Biar lebih leluasa parkir maka bus ini lewat jalan belakang dan tidak jauh jemaah nya berjalan menuju kubah makam Abah guru.

Karena banyaknya yang di kunjungi,sehingga saat di sekumpul ada salah satu jemaah yang kecapeean dan ketiduran. Jemaah yg lain tidak mau membangunkan kerena kasian melihat temannya kecapean maka di tinggallah jemaaah yg tertidur ini. Saat bangun,jemaah yg tertidur ini kaget kerena tidak ada lagi jemaah yg lain di bus,hanya ada dia aja. Lalu jemaah ini menyusul temannya menuju kubah makam Abah guru sekumpul.

Karena baru pertama kali kesekumpul dan tidak tahu jalan,di tambah lagi bus agak sedikit jauh parkirnya dari kubah makam,maka jemaah ini masuk pada gang yang bukan nya memdekati makam tapi malah menjauhi makam.

Jama'ah ini kebingungan mencari jalan ke kubah makam Abah guru,sudah tiap gang yang dimasuki,tapi jemaah ini tidak mau bertanya dengan org sekitar. Sampai pada akhirnya karena kelelahan jemaah ini duduk di depan sebuah gang yg ada bangku panjang,tas tertinggal di bus padahal hp ada dalam tas,

bingung memikirkan jalan nya ada org tua yg menghampiri dan bertanya. Sampiyan mau kemana kata org tua itu dgn ramah. Jemaah itu bilang,saya mau ke kubah Abah guru sekumpul tapi saya tersesat dan tdk tahu dmn letak kubah makam nya.Orang tua itu berkata,ikuti saya,biar saya antar kesana. Maka jemaah ini mengikuti orang tua itu masuk ke dalam salah satu gang. Tepat di tengah jalan gang itu,orang tua itu berkata,Sampiyan terus aja,nanti akhir gang tu adalah kubah makam Abah guru. 

Jemaah ini pun berterima kasih kepada org tua itu dan bersalaman. Waktu jemaah itu meneruskan perjalanan org tua itu tetap berdiri memperhatikan sampai jemaah itu sampai di ujung gang dan ketemu kubah makam Abah guru,baru org tua itu berjalan menjauh.

Setelah ketemu kubah makam nya maka jemaah itu bergegas masuk ke makam agar sempat nanti berkumpul lagi dengan rombongan jemaah yg lain. Setelah selesai di makam,jemaah ini menemui teman rombongan jemaah nya yg lagi singgah di kios kios untuk beli souvenir oleh oleh di bawa pulang.

Jemaah ini heran begitu banyak gambar Abah guru sekumpul baik dalam bingkai,maupun yang tidak berbingkai yg di letakan di kios itu.Jemaah itu tanya kepada yang jualan,ini foto siapa.
Sebelum penjual nya jawab,kawan kawan nya lebih dulu menjawab,itu yang tadi makam nya kita ziarahi ini orang nya.

Jemaah itu kaget sambil berkata,apa benar ini orang yang makam nya kita ziarahi td. Karena yang mengantar saya sampai ke kubah makam tadi orang yang di foto ini dan tadi saya bersalaman dengan nya,wangi tangan saya masih ada baunya. Maka rombongan jemaah itu kaget dan bertakbir,bahkan mereka memeluk jemaah itu kerena jemaah itu bisa bertemu langsung dengan Syaikhona Abah guru sekumpul,dan mereka pun menyalami tangan jemaah itu kerena ingin mengambil berkat tangan jemaah itu bersalaman dengan tangan Abah guru sekumpul.Rupanya jemaah ini hanya tahu nama Abah guru sekumpul tp tdk tahu bagaimana rupa Abah guru sekumpul.

(Kisah ini di ceritakan oleh supir bus yg membawa rombongan jemaah dr surabaya itu waktu di majelis Guru Anang basirih).

Sumber : https://web.facebook.com/yusrie.aydrus/posts/1606178053038639?fref=nf



Bertamu Ke Abah Guru Sekumpul


Ini adalah cerita dari salah seorang teman saya yang beruntung bisa bertemu langsung dengan Abah Guru Sekumpul. Mudah2an cerita ini menambah kecintaan kita kepada para ulama khususnya kepada Abah Guru Sekumpul.Karena teman saya yang bersangkutan tidak mau disebutkan namanya, biarlah kita sebut saja dia sebagai si Fulan. Si Fulan bercerita bahwa antara tahun 2000-2001 usahanya mengalami kemunduran yang berat, hutangnya saat itu berjumlah ratusan juta, jumlah yang besar pada periode itu. Berpengaruh pada berat badannya yang turun karena pikiran yang gelisah akibat memikirkan usaha yang mundur dan hutang2nya.

Si Fulan berkeinginan besar untuk bertemu dengan Abah Guru Sekumpul yang waktu itu sudah sakit dan rutin melakukan cuci darah. Dalam hatinya Fulan merasa bahwa keinginannya untuk dapat bertemu dengan Abah Guru sangat sulit untuk terwujud. Karena si Fulan mendengar bahwa untuk dapat bertemu dan bertamu dengan Abah Guru harus punya kenalan Habaib,Kyai atau kerabat yang dekat dengan Abah Guru.

Akhirnya dengan berbekal nomor telepon Abah Guru, dengan memberanikan diri Si Fulan menelpon, alangkah kagetnya ketika mendengar siapa yang menyahut salam di balik telepon adalah Abah Guru sendiri dengan suara Beliau yang khas. Fulan pun memperkenalkan dirinya kepada Abah Guru dan mohon ijin bersama istrinya mau bertamu kepada Abah Guru. 

Abah Guru bilang beliau masih sibuk karena banyak tamu yang ada di rumah beliau. Akhirnya Fulan minta waktu Abah Guru kapan bisa bertamu ke rumah Abah Guru."Insya Allah datang ja Jum'at depan habis Jum'atan naklah" demikian kurang lebih sahutan Abah Guru kepada Fulan. 

Mendengar jawaban Abah Guru demikian bukan main senangnya hati Fulan.
Jum'at berikutnya sehabis Jum'atan di Masjid Al Karomah Martapura, Fulan bersama istri dan iparnya berangkat ke Sekumpul. Yang mengherankan mulai dari pintu gerbang Komplek Ar Raudhah sampai ke rumah Abah Guru si Fulan mulus saja bisa langsung menemui Abah Guru. Fulanpun masuk ke rumah Abah Guru beserta istrinya, sedangkan iparnya menunggu di luar, karena sewaktu menelpon Abah Guru Fulan hanya minta ijin dia beserta istrinya yang mau bertamu ke Abah Guru.

Saat itu Abah Guru menemui Fulan dan istrinya memakai baju kaos putih, bersarung dan kopiah putih. Alangkah senang dan beruntungnya si Fulan ketika Abah Guru langsung mengajak Fulan dan istrinya masuk dan berbicara dengan beliau ke kamar pribadi atau kamar khalwat Abah Guru.

Sulit bagi Fulan dan istri memulai berkata2 karena kagum dengan kharisma Abah Guru saat itu. Akhirnya suasana cair juga ketika Abah Guru mulai berbicara dengan Fulan dan istrinya. Fulan dan istrinyapun bercerita tentang keadaan dan usahanya yang merosot saat itu. Abah Gurupun berkata dan mendo'akan dengan sungguh2 kepada Fulan dan istrinya. 

Salah satu pesan Abah Guru saat itu adalah sedapat mungkin menghindari berhutang baik untuk keperluan pribadi ataupun untuk usaha.Akhirnya Fulan dan istripun pamit saat hari sudah berangsur sore, dengan hati yang senang karena bisa bertemu dan bertamu dengan Abah Guru. Sepanjang perjalanan mereka berbicara gembira mengenai pertemuan dengan Abah Guru tadi. 

Tiba-tiba Fulan beristighfar, kemudian bicara dengan istrinya bahwa ada satu hal penting yang lupa ditanyakan dengan Abah Guru, istrinyapun ingat bahwa mereka lupa menanyakan hal penting yang seharusnya mereka minta jawabannya saat bertemu dengan Abah Guru. Akhirnya dengan pasrah mereka melanjutkan perjalanan sampai ke rumah di Banjarmasin.

Malam itu saat tidur Fulan mengalami mimpi yang luar biasa : Abah Guru datang kepada Fulan dengan mengenakan pakaian kebesaran Beliau dengan bergamis, imamah dan bersorban. Beliau berkata kepada Fulan, bahwa Fulan lupa menanyakan sesuatu hal waktu tadi bertemu dengan Abah Guru, kemudian dalam mimpi tersebut pula Abah Guru menjawab hal yang ingin ditanyakan si Fulan tadi. 

Masya Allah.....
Mulai saat itulah Fulan kemudian mulai membuka usaha lagi di sebuah pasar, dimana tempat usahanya bersebelahan toilet dan baunya tidak enak. Tapi mengherankan justru dari tempat yang tidak strategis dan bau tersebut usaha Fulan dan istrinya berkembang pesat dan Alhamdulillah hasilnya bisa melunasi seluruh utang2nya.

Demikian cerita nyata dari seorang kawan ini mengenai saat yang mengesankan baginya bisa bertemu langsung dan meminta do'a dan petuah dari Abah Guru. Mohon ampun maaf kalo gaya bahasanya kurang berkenan.
Semoga cerita ini memberikan kebaikan dan berkah bagi kita semua.  Aamiin....

Sumber : https://web.facebook.com/photo.php?fbid=1112744415412845&set=pcb.1112772188743401&type=3&theater

Senin, 04 April 2016

Kisah Nabi Sulaiman : Semut dan Cacing Buta


Suatu hari Nabi Sulaiman A.S sedang duduk di pinggir danau, dan secara tidak sengaja beliau melihat seekor semut dengan membawa biji gandum yang melebihi ukuran tubuhnya.
Nabi Sulaiman penasaran dengan apa yang dilakukan oleh semut tersebut dan terus memperhatikan kemana semut tersebut membawa biji gandum itu. Sambil terseok-seok semut tersebut mengangkat biji gandum itu hingga sampai pada tepi danau.

Tiba-tiba muncul seekor katak yang keluar dari air danau, lalu sang katak membuka mulutnya. Diluar dugaan sang semut justru berjalan masuk kedalam mulut katak yang kemudian sang katak menutup mulutnya dan kembali menyelam kedalam danau..

Nabi Sulaiman A.S mengira sang semut telah mati, meskipun demikian Nabi Sulaiman masih penasaran dengan apa yang dilakukan oleh sang semut yang masuk kedalam mulut katak tersebut..
Beberapa saat kemudian sang katak tadi keluar dari air danau lalu kembali membuka mulutnya.
Tidak disangka Nabi Sulaiman, ternyata Sang semut berjalan keluar dari mulut sang Katak.
Nabi Sulaiman melihat sang semut berjalan keluar dari mulut tanpa membawa biji gandum yang ia bawa tadi.

Lalu karena kuasa Allah SWT, Sang Nabi Sulaiman memanggil sang semut dan menanyakan apa yang dilakukannya,“Wahai semut, apa yang sedang engkau lakukan di dalam mulut katak tadi?”.
Dijawab oleh sang semut :“Wahai Nabiyullah, sesungguhnya di dalam danau ini terdapat batu cekung, berongga, dan didalamnya terdapat seekor cacing buta. Cacing itu tidak kuasa keluar dari cekungan batu untuk mencari penghidupannya. Dan sesungguhnya Allah SWT telah mempercayakan kepadaku urusan rezekinya”.Nabi Sulaiman A.S lalu bertanya lagi :“Apakah kamu mendengar suara tasbih dari sang cacing itu?”Dijawab oleh sang semut :“Ya Nabiyullah”. Cacing tersebut berdoa :
""Wahai Dzat yang tidak melupakan aku di dalam danau yang dalam ini dengan rezeki-Mu, Janganlah Engkau melupakan hamba-hambaMu yang beriman dengan Rahmat-Mu’.
Subhanallah..! Allah SWT mengabulkan do'a sang cacing yang buta tersebut.

★ Maha Besar Allah SWT dengan segala rezekinya sebagaimana tertulis dalam surat Hud ayat 6 :
”Dan tidak ada satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannnya. Semua (tertulis) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).

Adab Dan Tata Cara Saat Berhubungan Suami Istri


Sholat Sunnat 2 raka'at sebelumnya. Dan berdoa agar nantinya apabila Allah takdirkan dalam persenggamaan ini mendapatkan anak, agar sang anak menjadi Waliyyullah, orang yang Sholeh & Sholehah, anak yang pintar, bermanfaat untuk orang banyak, taat kepada kedua orang tuanya. Dan membawa ayah dan ibunya nanti senantiasa kedalam keridho'an Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan ridhonya Rosulullah SAW. Aamiin Allahumma aamiin.

Suami dan Isteri tidak boleh melepaskan semua pakaian / bugil saat bersenggama. Seandainya ingin juga melepaskan semua pakaian, maka keduanya wajib memakai selimut berukuran besar untuk menutupi seluruh badan akan keduanya.
Fadhilat dari tata cara bersenggama ini adalah; Iblis dan Syaithon tidak bisa mengganggu dan berpartisipasi dalamnya. Dan Allah tutupkan mata mereka daripada melihat kita bergaul antara Suami dan Isteri.

Sebelum bersenggama, bacalah :

"ALLAHUMMA JANIBNA SYAITHON, WA JANIBBI SYAITHON, MAA ROZAQ'TANA"

Saat bergaul antara suami dan isteri...Teruslah berdzikir...Allah...Allah...Allah... ( didalam hati )
Dan terus berdoa agar diberikan keturunan yang Sholeh dan Sholehah dari bersenggamanya ini.
Dan saat pada puncaknya, baca kembali :

"ALLAHUMMA JANIBNA SYAITHON, WA JANIBBI SYAITHON MAA ROZAQ'TANA"
( didalam hati )

Apabila hendak menambah jumlah bersenggama ( misal 1x menjadi 2x dan seterusnya...Maka membersihkan terlebih dahulu badan mereka, lalu berwudhulah keduanya terlebih dahulu, sebelum kembali bersenggama ) dan kembali membaca bacaan seperti yang diatas.

★ Fadhilat :
Insya Allah, dengan Rahmat dan pertolongan dari Allah...Anak kita apabila Allah Ta'ala takdirkan, maka ia akan menjadi Auliya / Waliyyullah. Seandainya dia tidak juga Allah takdirkan menjadi Wali, maka dia akan menjadi anak yang Sholeh dan Sholehah, dan Allah jagakan dirinya dari fitnah antara laki-laki dan perempuan sampai ia menikahnya nanti.

Masih banyak fadhilat yang luar biasa darinya kita membaca amalan bersenggama sebagaimana yang Rosulullah SAW ajarkan, dan dilanjutkan para Sahabat, para Habaib, para Ulama, hingga Ulama-Ulama dan Habaib-Habaib dimasa ini.

Amaliah ini kami dapatkan disaat pengajian Abah Guru Sekumpul.
Memang dirasa berat dalam pengamalannya, tapi Insya Allah, apabila kita Istiqomah dalam mengerjanya, Allah Ta'ala akan memberikan kemudahan untuk kita semua. Aamiin.

Tidaklah kedua orang tua ingin mempunyai putera / puteri yang jelek akhlaknya. Melainkan mempunyai akhlak seperti Akhlaknya Rosulullah SAW dan akhlaknya Isteri-isteri Rosulullah SAW.
Semoga kita sekalian ummat Muslim bisa mengamalkannya. Aamiin. Allahumma aamiin.

Amaliah ini al-faqir sampaikan tidak ada niatan yang tidak baik, semata-mata mngingatkan antara sesama Ummat Muslim, bahwa bersenggama pun ada adab dan tata tertibnya dalam mengikut Rosulullah SAW.

Dan satu hal lagi kami utarakan disini bahwa :

"HARAM HUKUMNYA SI ISTERI MELAYANI SUAMI DENGAN MULUTNYA ( KE KEMALUAN SUAMINYA ) DAN HARAM HUKUMNYA SI SUAMI MELAYANI ISTERINYA DENGAN MULUTNYA ( KE KEMALUAN ISTERINYA )

Karena mulut kita Ummat Muslim hanya untuk berbicara yang baik-baik sahaja, berdzikir sahaja, membaca Al-Qur'an sahaja, ber-Sholawat sahaja.

sumber : Aulia Rahman Albanjari

Berbakti kepada Kedua Orang Tua



Berbakti kepada kedua orang tua adalah merupakan kewajiban setiap orang yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.Sebab jasa dan kasih sayang orang tua begitu besar dan tidak bakal ada seorangpun yang mampu membalas kebaikan, jasa dan kasih sayang orang tua.

Dalam perjalanan hidupnya, Guru Sekumpul merupakan contoh tauladan dalam berbakti kepada orang tua.Walaupun sangat sibuk dengan proses belajar mengajar di Majelis beliau, serta setiap hari menerima tamu yang datang, namun Guru Sekumpul tidak pernah meninggalkan kewajiban sebagai anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya.

Sejak kecil hingga usia tuanya, Guru Sekumpul selalu berada disamping orang tuanya.Beliau tidak tega untuk berpisah dengan orang tuanya, sehingga sampai wafat kedua orang tuanya selalu tinggal serumah.Setiap hari beliau selalu berkhadam, melayani dan mengabdikan dirinya untuk kedua orang tuanya.Lebih-lebih saat orang tua beliau sakit, sekejappun beliau enggan untuk menjauh dari orang tuanya, kecuali dalam kondisi sangat mendesak.

Itulah akhlak beliau terhadap kedua orang tuanya yang sungguh luar biasa.
Dan meski setiap hari dengan setia selalu melayani orang tuanya, beliau juga tidak lupa memohon keampunan kedua orang tuanya...

Pernah Abah Guru berucap di Majelis beliau :
"AKU TIAP HABIS SUBUH MEMINTA AMPUN  KEPADA IBUKU , BERSUJUD MENCIUM LUTUT BELIAU ."Dalam hal apapun, meski sudah menjadi orang besar dan berpengaruh, Guru Sekumpul tetap meminta pendapat, musyawarah dan minta izin dengan orang tuanya.
Setiap kali akan menghadiri undangan baik dekat maupun jauh, selalu beliau meminta izin dan restu dari orang tua beliau.Dan setiap kali menghadiri undangan itu, selalu mencium tangan orang tuanya, baik saat berangkat maupun saat kembali.

Sungguh merupakan contoh akhlak yang sangat luar biasa terhadap orang tua, dizaman manusia tidak terlalu perduli lagi tentang akhlak terhadap orang tua.
Sehingga tidaklah aneh, jika beliau mendapat penghargaan luar biasa dari Allah SWT, berupa maqom dan kedudukan yang sangat mulia disisi-Nya.
Ibunda beliau Hj. Masliyah sendiri mengakui sikap Guru Sekumpul yang senantiasa memelihara dan menjaga akhlak beliau terhadap kedua orang tuanya :
"SI ANANG ( SEBUTAN SAYANG UNTUK ABAH GURU DARI IBUNDA BELIAU ) INI KADA ( TIDAK ) PERNAH MENYAKITI HATI UNDA ( KU )".
Kata ibunda Abah Guru
sumber :
Buku : Figur Kharismatik Abah Guru Sekumpul.
Oleh : KH. M. Anshary El Kariem.
Di tulis ulang oleh : Aulia Rahman Al Banjari.


500 lebih Foto Abah Guru Sekumpul