Selasa, 22 Agustus 2017

Manaqib Datu Nuraya



Tak banyak memang masyarakat yang mengenal Datu Nuraya yang mempunyai nama Syekh abdul Mu'in (sebagian riwayat menyebutkan nama beliau yang sebenarnya adalah Syekh Abdul jabbar) tetapi legenda tentang Datu Nuraya masih tersimpan dengan rapi dalam cerita masyarakat sehari hari khususnya didaerah Tatakan Rantau Kabupaten Tapin.
Siapa sebenarnya Datu Nuraya dan apakah semasa hidupnya dia memang memiliki tubuh yang besar bagai raksasa hingga makamnya mencapai 50 meter lebih ?...itulah misterinya,namun dari cerita cerita yang berkembang disana disebut sebut Datu Nuraya memang memiliki tubuh yang teramat besar,ihwal legenda ini seperti pd kisah terdahulu tentang DATU SUBAN, beliau adalah seorang guru dari sekalian Datu Datu yang ada di Rantau,seorang guru yang miskin harta tapi sangat dalam dan tinggi ilmu tasawufnya serta dikenal sebagai orang yg kasyaf,tinggalnya di munggu tayuh tiwadak gumpa tatakan dekat liang macan.

Pada saat lebaran atau hari raya Datu suban yang pada saat itu bersama para muridnya ketika mereka sedang asyik asyiknya menikmati makanan yang disediakan oleh tuan rumah,tiba tiba datang seorang yang bertubuh sanagat besar,serta merta mereka terkejut dan segera mengambil tombak dan parang untuk menghadang orang besar tsb.
 "assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.."kata orang besar tsb
 "waalaykum salam warahmatullahi wabarakatuh"jawab para datu
lalu Datu suban menerangkan kepada para datu yang hadir bahwa orang yang datang sambi memberi salam Insya Allah akan berniat baik.
 "Maaf siapa saudara yang datang dan dari mana asal saudara serta apa maksud saudara?"tanya Datu Suban,anehnya siraksasa tersebutmenjawab dengan zikir La Ilaaha Illallah,dan zikir tersebut diulang tiap kali Datu suban bertanya sampai 7 kali,kemudian orang tersebut ambruk ketanah,lalu para Datu menghampiri orang itu dan memeriksanya,ternyata orang tsb sudah meninggal dunia,maka serempak para datu mengucapkan innaa lillahi wainna ilahi rajiuun'

Melihat keadaan tersebut para datu tadi bingung bagaimana memandikannya dan menguburkannya,untuk mengangkat saja jadi masalah,apalagi pada waktu itu kemarau panjang,biasanya tanah sangat keras sedangkan lubang untuk kuburan harus dibuat sangat panjang dan lebar,dan untuk memandikannya diperlukan air yang sangat banyak,konon pada saat para datu kebingungan tiba tiba hujan lebat turun dengan derasnya dan ketika mereka mengangkat tubuh tersebut sangatlah ringannya seperti sehelai kapas,serentak para datu berseru "subhanallah" sebelum para datu mewaradunya (membersihkan) mayat itu,datu suban menemukan sebuah selepang (tas) dari dalam pakaiannya,setelah dibuka ternyata didalamnya terdapat sebuah kitab yg sangat terkenal kini dengan nama kitab barencong,para datu berbagi tugas ada yg memandikannya,ada yg mencari batu gunung untuk nisan dan ada yg membikin lubang untuk kuburan tsb,konon lubang yg digali tidak mencukupi untuk mengubur terpaksa orang tsb dilipat hamzah kakinya.

Tepat 7 hari maarwahi orang besar tsb maka berkumpullah semua datu dirumah Datu Taming Karsa disimpang tiga tandui baruh hariyung yang dinamakan Pamatang Gintungan  Misan Batu ,disanalah Datu suban mulai membuka kitab peninggalan yg didapat dari orang besar tsb dengan mengucap bismillahir rahmanir rahim lalu dibuka kitab tsb oleh datu Suban  lembar demi lembar hingga selesai,ternyata isi kitab tsb mengandung bermacam macam ilmu baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat,konon setelah kitab tersebut turun kepada Datu Sanggul kemudian diturunkan lagi kepada saudara angkatnya yaitu Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan disimpan keturunan beliau hingga saat ini.

Atas saran dari Datu Labai Duliman yang ahli falakiah orang besar tsb dinamakan NURAYA,karena orang tersebut datang pada hari raya dan sesuai dengan badannya yg besar dan tinggi seperti RAYA,datu Nuraya bersal dari dua kata NUR dan RAYA ...NUR dalam bahasa arabnya cahaya,sedangkan RAYA artinya luas  jadi NURAYA artinya pembawa cahaya dan sinar serta lmu yg luas seperti Raya,sampai sekarang makam dari Datu Nuraya ramai diziarahi orang karena keanehan dan kekeramatannyadan merupakan makam terpanjang didunia letaknya didaerah Tatakan Rantau Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan.


Sumber:- Manakib Datu Suban
             - Manakib Datu Sanggul
             - Riwayat Datu Datu Kalimantan Selatan
             - Halaman Facebook Kisah Para Datu dan Ulama Kalimantan

Senin, 21 Agustus 2017

Menaqib Datu Suban Sekalian Datu Muning



Datu suban sering disebut juga datu sya'iban ibnu zakaria zulkifli dgn ibunda bernama maisyarah,beliau hidup dikampung muning tatakan kabupaten tapin rantau kalimantan selatan,beliau semasa hidupnya mempunyai martabat tinggi dan mulia,peramah dan paling disegani yg patut diteladani oleh kita sebagai penerus dan pewaris yg hidup diabad modern ini.
Datu suban adalah guru dari semua datu orang muning,selain ahli ilmu tasawuf,datu suban juga ahli ilmu taguh (kebal),ilmu kabariat,ilmu dapat berjalan diatas air,ilmu maalih rupa,ilmu pandangan jauh,ilmu pengobatan,ilmu kecantikan,ilmu falakiah,ilmu tauhid dan ilmu firasat,dgn ilmu yang dimilikinya banyaklah org yg menuntut ilmu kepada beliau an yg paling terkenal ada 13 orang..

1.Datu Murkat
2.Datu Taming Karsa
3.Datu Niang thalib
4.Datu Karipis
5.Datu Ganun
6.Datu Argih
7.Datu ungku
8.Datu Labai Duliman
9.Datu Harun
10.Datu Arsanaya
11.Datu Rangga
12.Datu Galuh Diang Bulan
13.Datu Sanggul

Diantara ilmu ilmu yg selalu diajarkan dlm setiap kesempatan beliau selau mengajarkan ilmu mengenal diri (ilmu ma'rifat) dgn tarekat memusyahadahkan Nur Muhammad,hal ini tdklah mengherankan karena sebelum datu suban mengajarkan ajaran makrifat melalui tarekat Nur Muhammad ini,seorang ulama banjar yaitu syekh Ahmad Syamsuddin Al-Banjari telah menulis asal kejadian Nur Muhammad itu,yg naskahnya ditemukan oleh seorang orientalis bangsa Belanda R.O.Winested.



Datu suban dikenal sebagai wali Allah beliau memiliki karamah kasyaf yaitu terbukanya tabir rahasia bagi beliau sehingga dapat mengetahui sampai dimana kemampuan murid muridnya dlm menerima ilmu ilmu yg diberikannya,seperti akan menyerahkan kitab pusaka yg kemudian hari dinamakan kitab barencong,kitab tsb beliau serahkan kepada Datu Sanggul (abdussamad),murid terakhir yg belajar kepada beliau,menurut pandangan kasyaf beliau hanya abdussamad lah yg dapat menerima,mengamalkan dan mengajarkannya,karamah beliau yg lain beliau mengetahui ketika akan tiba ajalnya,ketika dari mata beliau keluar sebuah sosok yg rupanya sangat bagus,bercahaya dan berpakaian hijau,ini berarti tujuh hari lagi beliau akan berpindah alam,empat hari kemudian dari tubuh datu suban keluar lagi cahaya berwarna putih amat cemerlang,besarnya sama dgn tubuh beliau dan berbau harum semerbak,ini berarti tiga hari lagi beliau akan meninggalkan dunia fana ini,oleh karena itu beliau segera mengumpulkan semua murid muridnya,setelah semua muridnya berkumpul beliau berkata, "Murid murid yg aku cintai,kalian jangan terkejut dengan panggilan mendadak ini,karena pertemuan kita hanya hari ini saja lagi,nanti malam sekitar jam satu tengah malam aku akan meninggalkan dunia yg fana ini,hal ini sudah tidak bisa ditunda tunda lagi,karena ketentuan ALLAH telah berlaku"

Kemudian beliau membacakan firman ALLAH surat An-Nahal ayat 61 yang berbunyi: "Apabila sudah tiba waktu yang ditentukan maka tidak seorang pun yang dapat mengundurkannya dan juga tidak ada yang dapat mendahulukannya."
mendengar ucapan beliau itu semua yg hadir diam membisu seribu bahasa.
"Nah,waktuku hampir tiba"kata Datu suban memecah kesunyian itu.
"Mari kita berzikir bersama sama untuk mengantarkan kepergianku"kata Datu Suban lagi.
Semua murid dipimpin oleh beliau serentak mengucapkan zikir "Hu Allah...Hu Allah...Hu Allah..."
"Perhatikanlah ..apabila aku turun kurang lebih 40 hasta sampai pada batu berwarna merah sebelah dan hitam sebelah,aku berdiri disana nanti,maka pandanglah aku dengan sebenar benarnya,yang ada ini atau yang tiada nanti,lihatlah akau ada atau tiada,kalau ada masih diriku ini tidak menjadi tiada,berarti ilmu yang kuajarkan kepada kalian belum sejati,tetapi bila aku menjadi tiada berarti ilmu yangkuajarkan kepada kalian adalah ilmu sejati dan sempurna"

Setelah berkata demikian beliau diam,kemudian meletuslah badan Datu Suban dan timbul asap putih,hilang asap putih timbul cahaya (nur) yang memancar mancar sampai keatas ufuk yang tinggi,kemudian lenyap ditelan kemunculn cahaya rembulan.

Semua yang hadir takjub menyaksikan kejadian itu,kemudian terdengar gemuruh ucapan murid murid beliau...Inna lillahi wainna ilaihi raaji'uun.


sumber: - manakib Datu Suban dan para Datu
              - cerita Datu-datu terkenal kalimantan selatan
              - Halaman Facebook Kisah Para Datu dan Ulama Kalimantan

Kumpulan Kata Bijak Ahli Sufi



Para Sufi mengungkapkan yang dirasakannya ataupun pengalaman spiritualnya dengan menuliskannya dalam bentuk kitab-kitab, dari kitab-kitab meraka kita dapat mengambil pelajaran tentang Kata Mutiara Sufi  yang penuh dengan makna dan pelajaran bagi kita.

Kata Mutiara Sufi dari Abu Yazid Al-Busthami
* Jangan tertipu dengan orang yang bisa berjalan di atas air atau duduk di atas udara. Tapi lihatlah bagaimana ia melaksanakan perintah-perintah Allah dan menghindari larangan-larangan-Nya. Sebab setan dapat bergerak dari Timur ke Barat dalam sekejap saja.
* Pengikut sufi adalah anak-anak yang berada dala pengakuan yang Maha Benar (Allah).
* Puncak orang yang paling benar merupakan awal sifat-sifat kenabian dan tidak ada yang mengetahui akhir dari sifat-sifat kenabian itu.
                                                                                                                                                               

Kata Mutiara Sufi Abul Qosim Al-Junaid

* Kamu tidak akan bisa mencapai hakekat “Ubudiyah” selama dirimu masih diperbudak oleh sesuatu selain Allah.
* Untuk mengangkat derajat seseorang ke jenjang lebih tinggi, maka harus melalui empat masalah meskipun amal dan ibadahnya sedikit yaitu melalui kesempurnaan iman: Budi pekerti yang baik; Merendahkan diri; Pemurah; Dan Sifat-sifat penyantun.
* Rahmat Allah diberikan kepada orang fakir dalam tiga situasi: Saat ia makan; Saat ia bicara; Saat ia mendengar.
*  Siapa saja yang menyebut asma Allah tanpa bersaksi dan diyakini Nya, maka kata yang diucapkan itu bohong belaka.
*  Kiranya tujuanmu menjalankan sholat jangan hanya melaksanakan kewajiban saja, tanpa adanya perasaan bangga bertemu dengan Allah.
*  Iblis tidak akan pernah menyaksikan Allah sekalipun sangat taatnya, sedang Nabi Adam tidak kehilangan persaksiannya kepada Allah sekalipun ia berbuat kemaksiatan.



* Akan kuberikan ilmu yang kumiliki kepada siapapun, asal mereka mau memanfaatkan ilmu yang telah kuberikan itu. (Imam Syafi’i)

* Jangan sampai ayam jantan lebih pandai darimu. Ia berkokok di waktu subuh, sedang kamu tetap lelap dalam tidur. (Lukman Hakim).

* Apabila secara kebetulan kamu menjadi orang yang dekat dengan penguasa, maka berhati-hatilah kamu seolah-olah kamu sedang berdiri di atas pedang yang tajam sekali. (Imam Ghozali)

Aku tak suka memakai baju baru, hal itu kulakukan karena aku takut timbul iri hati tetangga-tetanggaku. (Abu Ayub as-Sakhtayani).


Andaikata seseorang mau memikirkan kebesaran Allah, maka ia takkan sampai hati untuk melakukan perbuatan perbuatan dosa. (Bisyir)

Sifat rendah hati, yaitu taat dalam mengerjakan kebenaran dan menerima kebenaran itu yang datangnya dari siapapun. (Fudlail bin Iyadl).

Dalam shalatku selama 40 tahun, aku tak pernah lupa mendo’akan guruku yang bernama Imam Syafi’i. Itu kulakukan karena aku memperolah ilmu dari Allah lewat beliau. (Yahya bin Said al-Qathan).

Orang yang beramal tanpa didasari ilmu, maka amalnya akan sia-sia belaka, karena tidak diterima oleh Allah. (Ibnu Ruslan).

Orang yang mengerti ilmu fikih berarti ia bisa makrifat kepada Allah dengan ilmunya menyebabkan ia kenal kepada-Nya. Bahkan dengan ilmunya ia bisa mengajar orang lain sampai pandai. (Syeikh Izzuddin bin Abdussalam).

Jangan berteman yang hanya mau menemanimu ketika kamu sehat atau kaya, karena tipe teman seperti itu sungguh berbahaya sekali bagi kamu dibelakang hari.(Imam Ghozali).

Jika ada musuh yang bisa mendekatkan kamu kepada Allah, maka hal itu lebih baik dari pada teman akrab yang menjauhkan kamu dari Allah. (Abul Hasan as-Sadzili).

Orang yang bijak tidak akan terpeleset oleh harta, dan meski terpeleset, ia akan tetap mendapatkan pegangan. (Abdullah bin Abbas).

Berfikir sesaat sungguh lebih mengesankan ketimbang mengerjakan shalat sepanjang malam. (Hasan Bashri).

Hal-hal yang bisa menyebabkan badan lemah antara lain sebagai berikut: Banyak makan makanan yang rasanya masam, sering bersedih, banyak minum air tetapi tidak makan sesuatu, serta sering melakukan hubungan $ek$u4l. (Imam Ghazali).

Barang siapa tidak mencintai untuk agama dan membenci untuk agama, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya ia tidak memiliki agama. (Abu Abdilah al- Shdiq).

Berhati-hatilah dari berteman dengan : Ulama yang bersikap tak peduli, pecinta ajaran sufi yang bodoh serta pemimpin-pemimpin yang lalai. (Sahl bin Abdullah).

Inginkan sesuatu dengan bakat yang kau miliki, dan jangan menginginkan sesuatu sesuai dengan nafsu atau seleramu. (Lukman Hakim).

Bagi orang berilmu yang ingin meraih kebahagiaan di dunia maupun di akhirat, maka kuncinya hendakalah ia mengamalkan ilmunya kepada orang-orang. (Syaikh Abdul Qodir Jailani).

Merenungkan tentang nikmat Allah sungguh merupakan salah satu ibadah yang utama. (Umar bin Abdul Azis).

Teman yang tidak membabantu kesulitan seperti halnya musuh. Tanpa saling membantu maka hubungan teman tak akan lama. Telah kucari teman sejati dalam setiap masa, akan tetapi usahaku itu siasia belaka. (Imam Syafií).

Sedikit makan, sedikit tidur, dan sedikit kesenangan merupakan ciri-ciri orang yang dicintai oleh Allah. (Abu Bakar bin Abdullah Al-Muzani).

Barang siapa senang menjadi pemimpin, maka ia tidak akan mendapat kemenagan untuk selama-lamanya. (Fudhail bin Iyadh).

Siapa yang pada hari ini hanya memikirkan dirinya sendiri maka pada esok iapun akan memikirkan dirinya saja. Lebih dari itu, siapa yang pada hari ini memikirkan Allah maka besok ia akan selalu memikirkan Allah pula. (Abu Sulaiman).

Bersikap sabar kepada kawan yang berbuat jelek kepadamu sungguh lebih baik dari pada mencacinya. mencaci lebih baik dari pada memutuskan talisilaturahmi. Dan memutuskan tali silaturahmi lebih baik dari pada bertengkar. (Seorang Ulama).

Allah tidak memberi kekuatan terhadap orang-orang alim lewat suatu paksaan, akan tetapi Allah menguatkan mereka lewat pintu iman. (Sahl Ibnu Abdullah).

Ketahuilah olehmu, sesungguhnya akal hanya merupakan sesuatu alat untuk mencapai segala sesuatu yang hanya berhubungan dengan hamba atau manusia, bukan untuk mencapai Allah. (Ibnu Atha).

Jika seseorang m*ti dalam keadaan punya hutang, padahal orang itu mampu membayarnya ketika masih hidup di dunia, maka kebahagiaannya akan diambil dan diberikan kepadanya dosa orang yang di hutanginya, lalu ia dijebloskan ke neraka. Namun, jika memang tidak mampu membayarnya, maka hanya kebaikannya saja yang diambil, lalu diberikan kepada pihak yang dihutangi. sedang dosa si pemberi hutang tidak diberikan kepada orang yang berhutang. (Ibnu Abdusalam).

Jalan yang diajarkan syariát islam adalah jalan yang paling tepat dalam pengerjaan ibadah kepada Allah. Karena itu bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah istiqomah dalam mengerjakan perintah-perintahnya dan menjauhi larangannya. (Abdu Khodir jailani).


Jika Allah bersamamu, maka jangan takut kepada siapa saja, akan tetapi jika Allah sudah tidak lagi bersamamu, maka siapa lagi yang bisa diharapkan olehmu? (Hasan al Banna).

Barang siapa tidak peduli terhadap nasib agama, berarti ia tidak punya agama, barang siapa yang semangatnya tidak berkobar-kobar jika agama Islam ditimpa suatu bencana, maka Islam tidak butuh kepada mereka. (Imam al-Ghazali).

Ilmu menginginkan untuk diamalkan. Apabila orang mengamalkannya, maka ilmu itu tetap ada. Namun sebaliknya, jika tidak diamalkan, maka ilmu akan hilang dengan sendirinya. (Sufyan ats-Tsauri).

Ketahuilah bahwa sesungguhnya ilmu yang bisa melahirkan rasa takut kepada Allah adalah ilmu yang paling baik. (Ibnu Athaillah as-Sakandari).

Bekerjalah untuk keperluan makanmu. Sedang yang paling baik bagi kau yaitu bangun di tengah malam dan berpuasa di siang hari. (Ibrahim bin Adham).

Jalan apa saja yang ditempuh seseorang dalam mengerjakan ibadah adalah sesaat kecuali jalan yang ditempuh oleh Muhammad SAW. Dalam pada itu, siapapun yang tidak mengikuti petunjuk kitab suci Al-Qurán dan hadits nabi, maka janganlah ia mengikuti pendapatku. Hal itu karena pendapatku berasal dari Qurán –Hadits. (Imam al-Junaid).

Orang yang tidak percaya bahwa Allah telah menjamin rezekinya, maka ia akan mendapat laknat dari Allah. (Hasanal-Bashri).

Dzikir seperti halnya jiwa dari semua amal, sedang keutamaan dan kelebihan dzikir tidak bisa dibatasi. (AL-Qusyairi).

Orang-orang yang tidak mengikuti keinginan-keinginan hawa nafsunya, maka tidak akan mendapat pujian dari orang banyak. (Imam al-Ghazali).

Barang siapa tidak meghargai nikmat, maka nikmat itu akan diambil dalam keadaan ia tidak mengetahuinya. (Siriy Assaqathi).

Mengerjakan sesuatu sesuai dengan ketentuan hukum syara’ berarti menuju jalan kebahagiaan baik di dunia lebih-lebih di akhirat. Dan hendaklah kamu merasa takut jika kamu berpisah dengan orang-orang yang ahli di bidang agama. (Syaikh Abdul Qadir Jailani).


Saya merasa heran kepada orang-orang yang mengerjakan shalat subuh setelah matahari terbit. Lalu bagaimana mereka diberi rezeki. (Ulama Shalaf).

Para pembuat peti jenasah mengira bahwa tidak ada yang lebih busuk melebihi mayat orang-orang yang beriman. Bahkan diterangkan oleh Allah : Perut ulama jahat sungguh lebih busuk baunya dari itu. (Al-Auzaí).

Orang yang hanya sehari-harinya hanya sibuk mencari uang untuk kesejahteraan keluarganya, maka mustahil ia mendapat ilmu pengetahuan. (Imam Syafií).

Manisnya akhirat mustahil diraih oleh orang-orang yang suka terkenal di mata manusia. (Bisyir).

Dengan pengalaman akan bertambah ilmu pengetahuannya, dengan berdzikir menyebabkan bertambah rasa cinta dan dengan berfikir akan menambah rasa taqwa kepada Allah. (Hatim).

Aku akan mencari ilmu hanya karena Allah, dan aku tidak akan mencari jika untuk selain Allah. (Imam al-Ghazali).

Berfikir merupakan cermin untuk melihat apa-apa yang baik dan yang buruk pada dirimu. (Fudhail).

Ketahuilah bahwa satu majelis ilmu bisa menghapus dosa 70 majelis yang tidak ada gunanya. (Atha’bin Yassar).

Kulupakan dadaku dan kubelenggu penyakit tamakku, karena aku sadar bahwa sifat tamak bisa melahirkan kehinaan. (Imam Syafií).

Biasakan hatimu untuk bertafakur dan biasakan matamu dengan sering menangis. (AbuSulaiman ad-Darani).

Setiap manusia hendaknya memperhatikan waktu dan sekaligus mengutamakannya. (Umar bin Utsman al-Maliky).

Apabila kamu melihat seseorang sedang memanjatkan doá kepada Allah, tetapi disisi lain perbuatannya tidak sesuai dengan hukum syara’, maka jauhilah orang itu. (Abdul Qasim an-Nawwawi).

Kuakui bahwa dosaku banyak sekali. Tapi, aku sadar, sesungguhnya rahmat Allah lebih luas dan lebih besar dari dosa-dosaku. (Abu Nawas).

Jika kamu berhadapan dengan gurumu, sesungguhnya secara hakikat kamu sedang berhadapan dengan rasul. Sadar akan hal itu, maka hormatilah gurumu. (Sebagian Ulama).

Setiap kamu adalah pemimpin, yaitu : Pemimpin terhadap diri dan keluarganya, pemimpin terhadap masyarakat dan bangsanya.( Mousthafaal-Gholayaini).

Berteman dengan orang yang bodoh yang tidak mengikuti ajakan hawa nafsunya sungguh lebih baik bagi kamu ketimbang berteman dengan orang alim tapi suka terhadap nafsuya. (Ibnu Athaillah as-Sakandari).

karena aku merasa malu jika mengaku sebagai umatnya padahal hidupku penuh dengan perbuatan dosa. (Muhammad Iqbal).

Hendaklah kamu menjauhi keramaian orang banyak atau berúzlah,. Katakan demikian, karena orang banyak bisa
menyebabkan kamu berpaling dari Allah serta mendorong kamu untuk berbuat dosa. (Sayyid Bakri al-Maliki).

Yang disebut orang sufi, yaitu orang yang hatinya bersih dan selalu mengingat Allah. (Basyar bin al-Harits).

Tidak ada suatu kebahagiaan bagi ornag-orang muslim setelah mereka memeluk Islam, seperti kebahagiaan mereka ketika itu. (Anas r.a.).

Telah kurangkum pendapat 70 orang shiddiqin. Mereka sebagaian besar berpendapat bahwa banyak minum bisa menyebabkan banyak tidur. (Ibrahim bin Khawwas).

Aku tidak pernah melihat orang yang berakal, melainkan kutemukan dia takut kepada m*ti dan merasa susah dengannya. (Hasan).

Aku tidak pernah berdialog dengan seseorang dengan tujuan aku lebih senang jika ia berpendapat salah. (Imam Syafií).

Barang siapa tidak dicoba dengan bencana atau kesusahan, maka tidak ada sebuah kebahagiaanpun baginya di sis Allah. (Adh-Dhahhak).

Orang yang cinta kepada Allah akan minum dari gelas kecintaan dan bumi menjadi sempit baginya. Ya, dia mengenal Allah dengan penuh ma’rifat kepada-Nya, tenggelam di samudra rindu kepada-Nya dan merasa asyik bermunajat kepada-Nya. (Asy-Syubali).

Aku suka mendoákan saudara-saudaraku sebanyak 70 orang, dan nama-nama mereka kusebut satu persatu dalam panjatan doáku itu. (Abu Darba).

Setiap manusia mempunyai orang yang dicintai dan yang dibenci. Tapi bagimu, jika ada maka berkumpullah kamu dengan orang-orang yang bertaqwa. (Imam Syafií).

Orang orang terdahulu jika pergi kerumah gurunya, maka mereka senantiasa memberi sesuatu untuk minta berkah. Bahkan mereka selalu menyenandungkan doá seperti ini: wahai Allah!”Ampunilah semua kesalahan guruku terhadapku, dan jangan sekalai-kali engkau menghilangkan berkah ilmunya untukku. (Sebagaian Ulama).

Jika aku mandapat ampunan dari Allah, maka hal itu merupakan rahmat yang sangat besar dari-Nya. Tetapi, jika sebaliknya, maka aku tidak akan mampu berbuat apapun. (Abu Nawas).

Pangkal dari seluruh kebaikan di dunia maupun di akhirat adalah taqwa kepada Allah. (Abu Sulaiman Addarani).
Orang yang ma’rifat kepada Allah, maka ia terikat dengan cintannya, hatinya bisa melihat dan amal ibadahnya selalu bertambah banyak kepada-Nya. (Dzinnun al-Mishry).

Siapa yang memenuhi hatinya dengan kewaspadaan dan keikhlasan, maka Allah akan menghiasi badannya sebagai pembela agama dan menjadikan hadits sebagai pedoman hidup.
Yang disebut dengan teguh hati adalah memegang dengan sungguh-sungguh apa-apa yang dibutuhkan oleh kamu dan membuang yang selain itu. (Aktssam bin Shaifi).

Orang yang terkaya yaitu orang yang menerima pembagian Allah dengan rasa senang. (Ali bin Husein).
Kerjakan apa saja yang telah menjadi hak dan kewajibanmu, karena kebahagiaan hidupmu terletak di situ. (Musthafa al-Gholayani).

Ada dua hal tidak tertandingi kejelekannya, yaitu: Berbuat syirik dan membuat rugi umat Islam. Begitu pula, terdapat dua perkara yang tidak tertandingi kebaikannya, ialah : Beriman kepada Allah, serta memberi manfaat kepada umat Islam. (Kanjeng Nabi).

Pedagang yang berhati lemah takkan pernah untung ataupun rugi. Malah ia rugi. Ya, seseorang harus menyalakan api supaya memperoleh cahaya. (Jalaludin Rumi).

Aku membaca sebagian kitab kuno, yang kandungannya ialah : Bahwasannya sebagian hal yang dipercepat siksaannya dan tak dapat ditunda adalah amanat itu dikhianati , kebaikan ditutupi, keluarga diputuskan dan meninds manusia. (Kholid ar-Robaí).

Memerintah atau mengawasi diri sendiri jauh lebih sulit dan lebih baik dari pada memerintah dan mengawasi sesuatu negeri. (Ibrahim bin Adham).

Ciri-ciri ulama akhirat antara lain: dia sangat berhati-hati dalam memberi fatwa, bahkan bersikeras untuk tidak bertaqwa sama sekali. Apabila ditanya oleh orang tentang segala sesuatu yang diketahui baik yang bersumber dari Al Qurán, hadits, ijma’dan kiyas, maka ia menjelaskan sesuai dengan kemampuannya. Sebaliknya, jika ia tidak mengetahui secara pasti, maka dengan jujur ia berkata : aku tidak tahu. (Imam al-Ghazali).

Hati-hatilah terhadap senda gurau, karena tidak sedikit bahaya yang terdapat didalamnya. Berapa banyak senda gurau anatara dua sahabat yang berakhir pada perkelahian.
Dunia adalah perniagaan, pasarnya ialah menyendiri, modalnya adalah taqwa, dan labanya adalah surga. (Aku Sulaiman ad-Darani).

Kehidupan seorang mukmin ibarat matahari, terbenam di suatu wilayah untuk terbit di wilayah lainnya. Dia selalu bersinar dan hidup serta tak pernah terbenam selamanya. (Muhammad Iqbal).

Keluarlah dari dirimu dan serahkanlah segalanya kepada Allah. Penuhi hatimu dengan Allah. Patuhilah kepada perintah-Nya dan larikanlah dirimu dari larangan-Nya, supaya nafsu badaniahmu tidak memasuki hatimu setelah ia keluar. Untuk membuang nafsu-nafsu badaniah dari hatimu, kamu harus berjuang melawannya dan jangan menyerah kepadanya dalam keadaan bagaimanapun juga dan dalam tempo kapanpun juga. (Syeikh Abdul QadirJailani).

Kejahatan yang dibalas dengan kejahatan adalah akhlak ular. Kebajikan yang dibalas dengan kejahatan adalah akhlak buaya. kebajikan yang dibalas dengan kebajikan adalah akhlak anjing. Kejahatan yang dibalas dengan kebajikan itulah akhlak manusia. (Nasirin).

Saya tidak bangga dengan keberhasilan yang tidak saya rencanakan sebagaimana saya tidak akan menyesal atas kegagalan yang terjadi di ujung usaha maksimal. (Harun Al Rasyid)

Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan. (Ibnu Mas’ud)

Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. (Imam An Nawawi)

Memohonlah kepada Allah supaya memperbaiki hati dan niatmu, karena tidak ada sesuatu yang paling berat untuk kau obati selain keduanya. Ketika hatimu sedang menghadap (Allah) maka seketika mungkin untuk berpaling, maka ketika menghadap itulah engkau harus merampasnya supaya tidak berpaling. (Uwais al Qarni/ Bahjatul Majalis, Ibnu Abdil Barr)

Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum sulit untuk tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasehat susah untuk memasukinya. (Malik bin Dinar/Hilyatul Auliyaa’)

Allah SWT memerintahkan kita untuk mau berpikir tentang penciptaan-Nya yang begitu menakjubkan, rumit, dan kompleks. Namun semua itu telah Allah SWT tundukan untuk kita. Ini sebagai tanda bahwa manusia memiliki kemampuan (dari Allah) untuk menundukan apa yang ada di langit dan di bumi. (MI)

Pelajarilah Ilmu, karena mempelajarinya karena Allah adalah khasyah, Menuntutnya adalah ibadah, mempelajarinya adalah Tasbih, mencarinya adalah Jihad, Mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahui adalah Shadaqah, menyerahkan kepada ahlinya adalah Taqarrub. Ilmu adalah teman dekat dalam kesendirian dan sahabat dalam kesunyian. (Muadz bin Jabal ra)

Janganlah kau tuntut Tuhanmu karena tertundanya keinginanmu, tetapi tuntutlah dirimu sendiri karena engkau telah menunda adabmu kepada Allah. (Syeikh Ibnu Athaillah As-Sakandar)

Aku tahu rizkiku tidak dimakan orang lain, karenanya hatiku tenang. Aku tahu amalan-amalanku tidak mungkin dilakukan orang lain, maka aku sibukkan diriku dengan beramal. Aku tahu Allah selalu melihatku,karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat. Aku tahu K3m4ti4n menantiku, maka aku persiapkan bekal tuk berjumpa dengan Rabb-ku. (Hasan Al-Basri)

Kebenaran tidak diukur dengan banyaknya orang yang mau melakukannya, namun kebenaran adalah apa saja yang mencocoki Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan pemahaman salafus salih. (Anisya LM)

Bahaya kepandaian adalah berbuat sekehendak hati. Bahaya keberanian adalah melampaui batas. Bahaya toleransi adalah menyebut-nyebut kebaikannya. Bahaya kecantikan adalah sombong. Bahaya ucapan adalah dusta. Bahaya ilmu adalah lupa. Bahaya pemurah adalah berlebih-lebihan (Tengku Abdul Wahab)

Ketahuilah bahwa kewajiban itu lebih banyak daripada waktu yang terluang, maka bantulah saudaramu untuk menggunakan waktunya dengan sebaik-baiknya dan jika engkau punya tugas selesaikanlah segera” (Hasan Al-Banna)

Jumat, 18 Agustus 2017

Inilah Amalan Nike Ardilla Anak Angkat Abah Guru Sekumpul Yang Selalu Di Ziarahi Banyak Orang


Kisah Nike Ardilla (anak angkat KH Muhammad Zaini bin AbduL Ghoni).
Alhmh.Nike Ardila adalah seorang penyanyi pop di era 90an.dia kelahiran 27 Desember 1975.dia meninggal dalam usia 19 tahun pada tanggal 19 Maret 1995. Banyak orang mengatakan bahwa dia mati menimbulkan karomat. hampir tiap hari makamnya diziarahi banyak orang.

Pernah dulu tahun 2009 alfaqir ziaroh kequbur Nike Ardila dan silaturrahmi ke rumah ibu beliau (ibu Nining Ningsihrat). alfaqir menanyakan kepada ibu beliau apa amalan Nike Ardila selama hidup sampai dikatakan banyak orang mati dalam menimbulkan karomat.

Jawab ibu Nining, "dia tidak punya apa2, sholat sering bolong. tapi dia ga bisa mengejek orang sekalipun dan ga bisa menggaduh masalah orang lain. serta dia punya ayah angkat yang ada di banjar di sekumpuL yang disebut orang "Abah Guru SekumpuL".nah ayah angkatnya itu yang mengajarkan Nike untuk shalat dan wirid."Wirid yang dibaca cuma shalawat 100x sehari dan Istighfar 100x sehari itu saja amalan yang ayah angkat Nike beri ke Nike.

Dan satu lagi Nike bilang ke saya bahwa ayah angkatnya itu seorang wali. karna orang banjar menyebutkan bahwa ayah angkatnya itu wali dan Nike percaya bahwa ayah angkatnya itu wali.
Setelah Nike meninggal,saya sering mimpi Nike bahwa Nike sangat bahagia di sana. Dan pada tahun 2009 saya mimpi Nike tapi Nike bersama banyak orang yang pakaian semuanya putih2. Kata Nike ke saya, "ibu.... aku di sini bersama ayah angkatku," kata Nike kepada ibunya. Dan orang sekitar maqom Nike pun sering melihat maqom Nike selalu mengeluarkan cahaya.

Itulah kata ibu Nining (ibunda Nike Ardila).
Nike Ardila cuma penyanyi biasa yang tidak menuntut ilmu sama sekali bahkan shalatpun sering bolong kata ibundanya. Cuma dia percaya dengan wali. Cuma modal percaya sama wali dan tidak mengejek keburukan orang lain udah dikasih Allah karomat.
Jauh bedanya dengan kita, namun kita cuma bisa minta ampun dan mengharap mati dalam keadaan husnul khatimah Aamiin..

Semoga kita juga bisa menuruti akan hal yang demikian itu,Aamiin... dimatikan dalam husnul khatimah, mampu mengucap kalimat syahadat wan dihadiri Rasulullah..... aamiiin....
___________________
sumber ahbab muhammad
https://web.facebook.com/jamaah.abah.guru.sekumpul/photos/pcb.1577091888968633/1576980108979811/?type=3&theater


Kisah Guru Zuhdi Mancing Tapi Tidak Di Kenali Orang

foto Abah Guru Zuhdi berpakaian biasa

Kisah lucu dari Abah Haji (Guru Zuhdi) yang alfaqir dangar langsung dari sidin malam rabu pas pangajian di rumah sidin tahun 2009.

Waktu Abah Haji maunjun lawan kakawanan sidin,ada urang tuha, tapi kada tuha banar pang. Sekitar umur 50an lah lakian. Imbah itu lakian tadi mamaraki sidin. Waktu itu Abah Haji maunjun pakai baju kaos biru tangan handap pakai selawar kain warna hirang, kada pakai kupiah.

Imbah diparaki lakian tadi lalu baucap lawan abah Haji si lakian tadi.jer lakian tadi "ikam asa mirip lawan H.Zuhdi yang pangajian malam rabu disungai jingah.asa iya asa kada pang jer lakian tadi madahi abah Haji.abah Haji kadada bapander cuma senyum ja sidin. Lalu lakian tadi manakuni pulang lawan abah Haji, "Ikam parnah lah ka pangajian H Zuhdi? dijawab abah Haji pernah ae.

Jer lakian tadi, "Aku hanyar sakali ke pangajian di situ meantar cucuku pas tabalujur hujan harinya, paksa'ae kuumpat jua duduk, tapi basalawar ja pang mandangarakan," jer lakian tadi pulang. Lucu jua lah H.Zuhdi tuh bacaramah, lucut ku tatawa kaya pelawak."

Abah Haji badiam haja cuma senyum ja. Si lakian tadi maunjun jua pas bahigaan lawan Abah Haji Cuma lakian ne dasar kada tahu muha abah Haji, hanyar sakali ka pengajian Abah Haji malam rabu, itu pun tabalujur jua meantar cucu sidin pas hujan harinya.

Kada lawas lakian tadi handak bulik karna cucu sidin meambili. Cucu sidin rupanya pinandu lawan Abah Haji karna rancak turun majlis sidin pang jadi pinandu. Dipadahi si cucu lakian tadi, "Kai, tu Guru Zuhdi di higa pian, kenal kah pian jadi patuh banar."

Dikira si cucu tadi bapanderan kaya kakawanan akrab sakalinya lakian tadi kada pinandu lawan abah Haji. Kada jadi naik kandaraan, lakian tadi langsung basalaman lawan Abah Haji. Jer lakian tadi, "Kada pinandu pada pian Guru Zuhdi. Minta rela gurulah ," jer lakian tadi. Jawab Abah Haji, inggih sama2 puun. Jaka kada cucu ulun madahe pian Guru Zuhdi kada tahu ulun jer lakian tadi madahe abah Haji. Imbah tu lakian tadi bulek imbah basalaman lawan Abah Haji.

Dahulu pangajian Abah Haji mun di rumah sidin tiap malam rabu lawan di pondok indah malam selasa, di mesjid raya sabilal sama ja kaya dulu malam jum'at lawan di mesjid jami' malam minggu.
Kita do'akan mudahan abah Haji dan keluarga panjang umur, disehatkan badan dan dimudahkan urusan. Barkat kita mamuji paguruan kita jua mamuji Rasulullah SAW. Barkat kita mahimungi paguruan kita jua mahimungi Rasulullah SAW.

________________________________
sumber akun FB Ahbab Muhammad


Rabu, 16 Agustus 2017

Download Ceramah Cerdas Ustadz Abdul Somad Lc. MA


Setelah mengetahui profil dan biodata Ustads Abdul Somad Lc.MA ada baiknya kita mendengarkan tausiah dan ceramah ustad Abdul Somad lc.ma disini anda bisa mendengarkannya secara langsung atau bisa mendownload ceramahnya.



silahkan klik link dibawah ini.

  1. Tanya Jawab (Kutacane-Aceh)
  2. Tanya Jawab Syarah Hadits (27.5.2017)
  3. Tanya Jawab Syarah Hadits (17.6.2017)
  4. Tanya Jawab Syarah Hadits (15.7.2017)
  5. Tanya Jawab Syarah Hadits (10.6.2017)
  6. Tanya Jawab Syarah Hadits (3.6.2017)
  7. Tanya Jawab Syarah Hadits (1.7.2017)
  8. Tanya Jawab (Masjid Nurul Islam)
  9. Tanya Jawab (Masjid Al-Asy-ari)
  10. Tanya Jawab (Masjid Al Muhajirin)
  11. Mengapa Allah Sisakan Kaum Yahudi
  12. 3 Golongan yang Shalatnya Tidak Diangkat Allah
  13. 7 Ciri Kelompok Ummat Nabi Muhammad
  14. Bid'ah & Maulid Nabi (1)
  15. Bid'ah & Maulid Nabi (2)
  16. Membongkar Kesesatan Syiah (Dari Kitab Mereka)
  17. 10 Keutamaan Perempuan
  18. Bersedekahlah
  19. Fiqih Seputar Imam dan Ma'mum #1
  20. Fiqih Seputar Imam dan Ma'mum #2
  21. Sejarah Salafus Shaleh
  22. Sempurna Iman dengan 4 Syarat
  23. Kisah & Hikmah Isra Mi'raj
  24. 4 Hal yang Lebih Berharga Daripada Dunia
  25. Fiqih Shalat Lengkap
  26. Hati-hati, Umat Islam Masuk ke Lubang Biawak
  27. Istiqomah Hingga Husnul Khotimah (1)
  28. Istiqomah Hingga Husnul Khotimah (2)
  29. Memahami Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme (1)
  30. Memahami Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme (2)
  31. Syarat Maksiat
  32. Syiah & LGBT
  33. Ulama Suu (Ulama yang Jahat)
Semoga postingan ini bermanfaat untuk kita semua ....

Sumber : https://m-murjani.blogspot.co.id/2017/05/download-kumpulan-mp3-ceramah-ust-abdul.html

Senin, 14 Agustus 2017

Profil Ustadz Abdul Somad, Lc. MA



Profil Dan Biodata Ustadz Abdul Somad, Lc. MA Lengkap - Beberapa tahun terakhir, nama ustadz ini sering menjadi perbincangan para netizen dan pegiat media sosial tanah air. Kajian-kajiannya tajam dan menarik sehingga membuat banyak orang suka dengan tausiahnya. Bahkan pengajiannya pun juga banyak yang menjadi viral di media sosial. Kajian mengenai hari kemerdekaan Indonesia beberapa waktu yang lalu misalnya, begitu viral dan dishare oleh banyak orang. Namanya adalah Ustadz Abdul Somad, Lc. MA. Di tanah air, profil dan biodata Ustadz Abdul Somad, Lc. MA mungkin belum begitu populer.

Nama Ustadz Abdul Somad, Lc. MA mungkin belum setenar Ustadz Maulana, Ustadz Zacky Mirza atau ustadz lainnya yang begitu populer dan banyak mengisi tausiah di TV. Namun meski belum populer dan setenar pendahulunya, namun profil dan biodata Ustadz Abdul Somad mulai banyak dikenal di kalangan netizen. Ulasan yang cerdas dan lugas, ditambah lagi dengan keahlian dalam merangkai kata yang menjadi sebuah retorika dakwah, membuat ceramah Ustadz Abdul Somad begitu mudah dicerna dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat. Banyak dari ceramah Ustadz Abdul Somad yang mengulas berbagai macam persoalan agama. Dan bahkan bukan itu saja, ceramah Ustadz Abdul Somad juga banyak yang membahas mengenai masalah-masalah kekinian, nasionalisme dan berbagai masalah yang sedang menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat.

Demikian halnya selain di dunia nyata, ternyata di dunia maya pun nama Ustadz Abdul Somad ini juga mulai banyak dicari banyak orang. Banyak yang mencari informasi siapa sebenarnya profil dan biodata Ustadz Abdul Somad ini. Selain begitu banyak orang yang penasaran dengan nama Ustadz Abdul Somad, tak sedikit pula yang mencari berbagai kajian dan ceramah Ustadz Abdul Somad. Nah, maka dari itu, pada kesempatan kali ini kami akan berusaha menyajikan info mengenai profil dan biodata Ustadz Abdul Somad secara lengkap. Semoga saja info terkait biodata Ustadz Abdul Somad ini bisa menambah pengetahuan Anda mengenai beliau. Untuk lebih jelasnya mengenai profil dan biodata Ustadz Abdul Somad, bisa Anda perhatikan di bawah ini.

Profil Dan Biodata Ustadz Abdul Somad

Biodata Ustadz Abdul Somad
Nama Lengkap : H. Abdul Somad, Lc., MA.
Kelahiran : Rabu petang tanggal 30 Jamada al-Ula 1314 Hijrah
Bertepatan dengan 18 Mei 1977 M.

Pendidikan Ustadz Abdul Somad
SD al-Washliyah, tamat 1990
Mts Mu'allimin al-Washliyah Medan, tamat 1993
Madrasah Aliyah Nurul Falah, Air Molek, In-hu, tamat 1996
S1 Al-Azhar, Mesir.
S2 Dar Al-Hadits Al-Hassania Institute, Kerajaan Maroko

Pengabdian Ustadz Abdul Somad

- Dosen Bahasa Arab di Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
- Dosen Tafsir dan Hadits di Kelas Internasional Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau.
- Dosen Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar Yayasan Masmur Pekanbaru.
- Anggota MUI Provinsi Riau, Komisi Pengkajian dan Keorganisasian Periode : 2009 – 2014.
- Anggota Badan Amil Zakat Provinsi Riau, Komisi Pengembangan, Periode : 2009 – 2014.
- Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama Provinsi Riau, Periode : 2009 – 2014.

Karya Ilmiah Ustadz Abdul Somad

a. Thesis
رجال الموطأ والصحيحين الذين ضعفهم النسائي في كتاب الضعفاء والمتروكين: جمعا ودراسة

b. Terjemah (Arab – Indonesia)

- Perbuatan Maksiat Penyebab Kerusakan Rumah Tangga (Judul Asli: Al-Ma’ashi Tu’addi ila Al-Faqri wa Kharab Al-Buyut), Penulis: Majdi Fathi As-Sayyid. Diterbitkan oleh Pustaka Al-Kautsar, Jakarta, Maret 2008.

- 55 Nasihat Perkawinan Untuk Perempuan, (Judul Asli : 55 Nashihat li al-banat qabla az-zawaj), Penulis: DR. Akram Thal’at, Dar at-Ta’if, Cairo. Diterbitkan oleh Penerbit Cendikia Sentra Muslim-Jakarta, April-2004.

- 101 Kisah Orang-Orang Yang Dikabulkan Doanya (Judul Asli: 101 Qishash wa Qishah li Alladzina Istajaba Allah Lahum Ad-Du’a’, Majdi Fathi As-Sayyid. Diterbitkan oleh Pustaka Azzam – Jakarta, Desember 2004.

- 30 Orang Dijamin Masuk Surga (Judul Asli: 30 al-mubasysyarun bi al-jannah), DR.Mustafa Murad, Dar al-Fajr li at-Turats,Cairo. Diterbitkan oleh Cendikia Sentra Muslim-Jakarta, Juli-2004.
- 15 Sebab Dicabutnya Berkah (Judul Asli: 15 sabab min asbab naz’ al-barakah), Penulis: Abu Al-Hamd Abdul Fadhil, Dar ar-Raudhah-Cairo. Diterbitkan oleh Cendikia Sentra Muslim-Jakarta, Agustus-2004.

- Indahnya Seks Setelah Menikah (Judul Asli : Syahr al-‘asal bi la khajal), DR. Aiman Al-Husaini, diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Progresif, Jakarta, September 2004.

- Beberapa Kekeliruan Memahami Pernikahan (Judul Asli: Akhta’ fi mafhum az-zawaj, Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd, diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Progresif- Jakarta, September 2004.
- Sejarah Agama Yahudi (Judul Asli: Tarikh ad-Diyanah al-Yahudiyyah), diterbitkan oleh Pustaka al-Kautsar, Jakarta, Desember 2009.


Nah teman-teman dan saudaraku semua, itulah profil lengkap Ustadz Abdul Somad yang sedang menjadi trending saat ini. Semoga saja beliau tetap dikaruniai kesehatan dan umur panjang agar bisa menjadi pembimbing bagi kita semua. Dan terkait profil dan biodata Ustadz Abdul Somad di atas, jika dirasa ada kekeliruan atau data yang kurang, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Jika Anda memiliki informasi akurat terkait kekurangan data pada profil dan biodata Ustadz Abdul Somad, mohon bisa disampaikan kepada kami melalui kolom komentar. Oh iya, beliau juga ustadz yang mendukung tegaknya khilafah di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari beberapa ceramah Ustadz Abdul Somad yang mendukung Khilafah. Selain itu, beliau kabarnya juga termasuk pendukung NU Garis Lurus yang dipelopori oleh Ustadz Idrus Ramli.

Sekian dulu dari kami, doakan agar kami selalu bisa mengupdate berbagai profil dan biodata Ustadz, Ulama atau Kyai untuk Anda semua. Atas masukan dan koreksinya kami ucapkan banyak terimakasih.

untuk mendengarkan ceramah dan tausiah beliau silahkan kunjungi dibawah ini :

Download Ceramah Cerdas Ustadz Abdul Somad Lc. MA

Sumber : https://profilbiodataustadz.blogspot.co.id/2016/09/profil-dan-biodata-ustadz-abdul-somad.html

Minggu, 13 Agustus 2017

Amalan Lepas Dari Siksa Kubur Dan Masuk Syurga Bi Ghairi Hisab

Abah Guru Sekumpul bersama Guru Salman Jalil

Ujar Abah Guru Sekumpul, di antara amalan yang menyebabkan lepas dari siksa kubur, tidak ditanya malaikat dalam kubur dan masuk surga tanpa dihisab adalah mati dalam menuntut ilmu, orang yang mati dalam menuntut ilmu itu syahid akhirat.

Bukan maksudnya matinya di majelis ilmu, tapi dia berniat seumur hidup menuntut ilmu, walau matinya tidak di majelis ilmu.

Abah Guru menceritakan tentang alm Guru HM Salman bin H Abdul Jalil Albanjari. Kata beliau Guru Salman ini padahal sudah lengkap, baik ilmu keduniaan, politik, ilmu agama dan lainnya, khususnya ilmu falaq. Khusus ilmu Falaq, ujar Guru Sakumpul, Guru Salman ini nomor duanya di Indonesia, yang nomor satunya ahli falaq di indonesia adalah seorang ulama di Kudus (Jawa Tengah) yaitu KH.Hanafiah Gobet.

Beliau (Guru Salman) ini dulu salah satu gurunya Abah Guru Sekumpul sewaktu tsanawiah di Ponpes Darussalam Martapura.

Tapi demi menuntut ilmu walaupun umurnya sudah tua dan sedang sakit yang menyebabkan badannya bengkak-bengkak, tetapi beliau tetap hadir menuntut ilmu kepada bekas murid yang diajarnya dulu , beliau sempatkan hadir di majelis pengajian Abah Guru Sekumpul, begitu ketawadhu'an dan himmah beliau dalam menuntut ilmu. Karena beliau berpedoman "menuntut ilmu dari buaian sampai ke liang lahat/ke mati."

Allah berikan beliau kemuliaan dunia akhirat, mendapat menantu seorang waliyullah yaitu tuan guru KH Semman Mulya (paman dari Abah Guru Sekumpul) dan beliau juga diberikan anak-anak yang sholeh lagi alim yang menjadi tokoh ulama di Martapura saat ini (Guru Hatim Salman, Guru Wildan dan Guru Sa'dudin).

Bahkan beliau dimakamkan satu kubah dengan Abah Guru Sekumpul di samping makam Abah Guru dan menantunya tuan guru KH Semman Mulya.

Guru Salman (HM Salman bin Abdul Jalil Al Banjari, Guru Bangil (Almukarram KH Syarwani Abdan), Abah Guru Sekumpul (asyaikh KH Muhammad Zani bin H Abdul Ghoni Albanjari) dan guru-guru kita Rodhiallohu Anhum yang lainnya pun hingga ke akhir hayat tetap dalam menuntut ilmu, walaupun sudah dalam keadaan sakit yang membawa kepada wafatnya.

Karena mengajarkan ilmu pun termasuk menuntut ilmu. Maka kita sebagai murid dan pecinta hendaklah mengikuti ahklak mereka.

Wasiat Abah Guru "Jangan ampih (berhenti) mengaji walau gurumu sudah mati/wafat."

Mudah-mudahan kita bisa mengikuti para awliya, para ulama dan guru-guru kita, ajaran2 mereka, ibadahnya, akhlaknya, serta tetap diberi niat menuntut ilmu sampai ke mati. biberkati Abah Guru Sekumpul. Aamiiin allahumma aamiiiin.... 🙏🙏🙏

___________________
sumber Riat Albascoty
link http://bit.ly/2u9FsNC


Jumat, 11 Agustus 2017

Cara Supaya Ibadah Kita Diterima Oleh Allah SWT


Berkata Al Mukarram Abah Haji Guru Zuhdi
(Majelis Ta’lim Malam Ahad, 5 Agt 2017)
“SAMBUNGAN pengajian kita, ketika sayyiduna Mu’adz bin Jabal radhiallahuanhu (salah satu sahabat Nabi sholalallhu alahi wassallam, Red) bertanya kpd Rasulullah SAW. Bagaimana jalan salamat, dan amal ibadah itu naik ditarima oleh Allah SWT. Setelah langit pertama dipariksa, langit yg kedua dipariksa, langit yg ketiga dipariksa, sampai pemeriksaan itu kpd langit yg ketujuh. Hingga sampai untuk menuju Allah SWT pun hrs diperiksa.”
“Katanya Muadz Ra, ya Rasulullah, sampiyan itu Rasulullah, pasti amal ibadah sampian ditarima oleh Allah. Sedangkan saya Mu’adz bin Jabal, bagaimana cara dan jalan agar amal ibadah ini ditarima, sampai kehadirah Allah SWT ?”
Nah sambungannya, katanya Sayyiduna Wahabibuna Muhammad SAW, setelah beliau, pertama menjelaskan.
“Untuk selamat, cintai aku, kata Rasulullah, turuti aku kata Rasululllah.
Kedua jaga mulutmu, jangan sampai suka menyebut2 ke’aiban urang lain, terutama keaiban orang2 yg mengamalkan akan Alquranul karim.
Tanggungkan kesalahanmu itu kpd dirimu. Jangan engkau tanggungkan kesalahan kpd orang lain. Yg salah kamu, bukan orang lain.
Jangan engkau mengangggap dirimu suci drpd orang lain.. sesungguhnya dirimulah yg paling kotor di antara semua yg ada.”
“Lalu Nabi SAW kemudian menyambung, jangan engkau masukkan amal dunia di dalam (amal) akhirat.”
Kita beramal beribadah, disuruh, artinya berbuat kebaikan, sesuai ayat quran, wama khalaktul jinna wal insa, ‘ila liya’budu.
“Modal untuk ibadah adalah ilmu, siapa aja beramal beribadat tanpa didasari ilmu, amalnya ditolak oleh Allah. Modal utama berilmu. Menuntut ilmu hukumnya wajib. Dari mukallaf sampai seterusnya. Dari yg fardhu a’in, fardhu kifayah, sunat yg harus, bahkan yg kada benar pun dikaji untuk tidak terjatuh kpd yg salah itu.”
“Tapi bertahap, yg fardhu a’in dulu, baru fardhu kifayah, baru sunat, baru harus.
Bahan ilmu2 sesat itu dikaji spy jangan sesat.”
Setelah berilmu, beramal. Nah supaya amal ini naik kpd Allah.
Pertama, jangan sampai, kita kita berbuat kebaikan itu untuk kesenangan dunia, untuk mendapatakan kesenangan dunia.


Bahasa urang Banjar, “kanapa pina rajin sembahyang?”, “handak nyaman hidup,” nyaman dalam artian baduit, punya harta, rumah mewah, itu jadi dia rajin shalat, dia rajin beribadat.
“Pina rajin mangaji wayahini napa garang ?”
“anu, kalo pina mau sugih bakajut.”
Jadi tujuannya sugih, tujuannya handak nyaman hidup di dunia.
“Orang yg beramal, handak nyaman, berarti kd handak sakit, bujur tu. Urang yg beramal, handak nyaman, berarti kd handak musibah. Sedangkan musibah pasti akan datang, nang kaya apa aja, pasti dapat musibah. Kalau dia beramal tujuannya dia, supaya dapat nikmat, jangan dapat musibah, tunggu kecewa, tunggu kecewa….”
“Rajin sembahyang, rajin beibadat, aur inyaaaa ja nang dapat bala. Di kampung tuh banyak manusia, nang panggaringan inya aja. Kecewa tu, sakit tu hati tu. Bahkan kadang2 sakit hatinya tu bapander inya.”
“Kanapa yu jar, unda nih panyambahyang pamuasa, tapi nyawa jar musibah beruntun, tasalah kirim bisa Tuhan jar… ini.” kecewa, sangkal, sakit hati, kada adil ne Tuhan jar. Sumalam unda kada sumbahnyang nyawa jar kadada dapat musibah, samalam unda waktu nang kada bapuasa harau kdd dapat musibah, pas sudah bapuasa neh maka racap musibah.
“Maka unda2 ja nang kena. Model kdd lagi di kampung selain unda mintu nah. Nang kana sakit gigi unda, nang kana sakit parut unda, nang kabakaran ya unda jua…… Kecewa. Kanapa jadi kecewa? Krn dia beramal dg tujuan maunya nyaman di dunia, senang di dunia. Jelaskah dulu tu….. “
“Adapun orang, yg beramal tujuannya ridha Allah, mau dikasih dunia, mau engga, engga masalah. Mau dikasih dunia ke dia engga masalah, mau engga, engga masalah … kenapa… krn ini bukan masalahnya dia, masalahnya dia, beramal beribadat, ridhanya Allah. Mau dikasih dunia, mau engga, engga masalah. Dan dia tidak terpancing ikut, berkecimpung, terbawa arus, ikut pikiran, memikirkan ttg itu.”
“Jar inya, unda kada perlu mamikirakan ini. Nang unda pikirakan, asal Allah ridha, nang penting Allah ridha.”
“Nah, urang yg beriman yg beramal sholeh, hidupnya pasti tenang. Kalau bujur handak ridha Allah, tenang. Kalau masih sakit hati, berarti mau dunia, itu aja kesimpulannya…. “ “Kalau masuk di hati ini sakit hati, sakit pikiran, itu disebabkan virus beramal beribadah tujuannnya adalah kenyamanan dunia.”
Jadi nang pina maungut di bawah puhun jambu, nang pina sedih menangis, menderita, manggulung-gulungakan awak di tangah rumah, itu pusang, sakit hati. “Urang sakit hati, urang pusang, dia engga nuju Allah, dia engga ingin dekat dg Alllah. Urang dekat dg Allah pasti senang…. “ Naaaahhhh……
Insya Allah bersambung………
________________________
Ditranskrip oleh : Admin JAGS
koreksi kalau ada nang salah. minta maaf minta ridha. silakan save & share tanpa izin.
______________________________
Mudahan sgala amal ibadah dan sgala kebaikan kita selama di dunia diterima Allah azza Wajalla, melewati tujuh lapis langit hingga kehadirah Allah....
qobul sgala hajat, selamat dunia akhirat... amiiin...

Kamis, 10 Agustus 2017

Ketika Abah Guru dan Kai Abbas Melihat Suatu Kecelakaan Yang Dialami Seorang Wanita


PADA suatu ketika Abah Guru Sekumpul berada di dalam mobil (ketika ingin menuju swatu tempat), bersama Kai Abbas (Ipar Guru Bangil). Saat di tengah perjalanan Mereka melihat seorang wanita (tidak menutup 'awrot) jatuh dari kendaraan/sepeda motor (terabah) dan lalu mengalami luka berdarah.

Maka melihat akan hal itu terjadilah percakapan nan sarat hikmah ini :

+ Abah Guru: "Abbas, ikam mlihatlah babinian tuh gugur luka, kasianlah?!"

+ Kai Abbas: "Inggih, kasian banar Guru'ai"

+ Abah Guru: "Pintangan mana ikam kasian lawan si bibini ngitu?"

+ Kai Abbas: "Naaaa…. amun pintangan kasian nang pas Pian pang nang labih tahu, karena Pian duduk di pamukaan (di samping supir), mun ulun duduk di balakang."
(Ini menyatakan kpd kita adab Kai Abbas kpd Abah Guru Sekumpul yg tidak mau "babisa2" menjawab mendahului Paguruan! sama spt adab Para Shohabat kpd Baginda Nabi SAW).

+ Abah Guru : "Aku kasian pintangan inya kaluar (pada rumah) kada batutup 'awrat!"

# Artinya orang2 sholeh, terhadap swatu musibah, mereka memandang kpd musibah akhirotnya (condong memandang pd syariat agama) daripada musibah duniyanya. Karena jika tidak tawbat maka swatu dosa akan senantiasa dibawa kekal di akhirot. Afwan katsier……

Sumber : Didin Banjarmasin
Via Pecinta Waliyullah 
(Yusrie Salman Alaydrus) 
Link : http://bit.ly/2eVZHY5


Berkat Abuya Maliki, Majelis Sekumpul Dikenal ke Seluruh Dunia


Sesungguhnya Majelis maulid di Sekumpul ini sdh sangat dikenal di seluruh dunia utamanya di negara negara di jazirah arab. Hal ini dikarenakan Kata Abah Guru Sekumpul, VCD Rekaman dari Majelis Maulid Sekumpul dan VCD Rekaman Majelis Haul Syekh Samman Al-Madani di Sekumpul telah dicopy sebanyak kurang lebih 1.000-2.000 keping oleh Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki (Abuya Maliki) dgn uang beliau sendiri dan dibagikan serta diberikan kpd pemimpin dan Raja-raja di negara Timur Tengah.

Bahkan kata Abah Guru Sekumpul, setiap tamu yg akan bertemu dgn Sayyid Muhammad Alawi al maliki, diputarkan dahulu VCD dari Maulid Al habsy dr Sekumpul, setelah selesai barulah Sayyid Muhammad Alawi keluar menemui tamu itu dan menjelaskn Maulid Al habsy(sintu duror) beserta sarah nya.

Tidak akan Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki menemui tamu itu apabila belum melihat dan mendengar Maulid sintu duror dr Abah Guru Sekumpul.

Tatkala salah satu guru Prof Dr al-Muhaddits as-Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki dan Al-'Allamah al-'Arif billah Syaikh Utsman bersama rombongan ulama lainnya pergi berziarah ke Makam Rasulullah SAW, tiba-tiba beliau diberikan kasyaf (tersingkapnya hijab) oleh Allah SWT. Dapat berjumpa dengan Rasulullah SAW.

Di belakang Nabi Muhammad SAW, sangat banyak orang yang berkerumunan. Ketika ditanya oleh Guru as-Sayyid Muhammad al-Maliki itu: “Ya Rasulullah, siapakah orang-orang itu?”
Rasulullah SAW pun menjawab: “Mereka adalah umatku yang sangat aku cintai.”

Dan di antara sekumpulan orang yang banyak itu ada sebagian kelompok yang sangat banyak jumlahnya. Lalu Guru as-Sayyid Muhammad al-Maliki bertanya lagi: “Ya Rasulullah, siapakah mereka yang berkelompok sangat banyak itu?”

Rasulullah SAW kemudian menjawab: “Mereka adalah bangsa Indonesia yang sangat banyak mencintaiku dan aku mencintai mereka.”

Akhirnya, guru as-Sayyid Muhammad al-Maliki itu menangis terharu dan terkejut. Lalu beliau keluar dan bertanya kepada jama’ah: “Mana orang Indonesia? Aku sangat cinta kepada Indonesia.” (Dikutip dari ceramah Syaikh KH. Muhyiddin Abdul Qadir al-Manafi).

Bukti kecintaan as-Sayyid Muhammad al-Maliki kepada orang Indonesia adalah dengan membangunkan Pesantren khusus untuk orang Indonesia di Mekkah. Dan beliau sangat senang dan bahagia apabila ada orang/ulama Indonesia yang menyempatkan bersilaturrahim ke rumahnya. Bahkan beliau sering memberikan buah tangan (hadiah) kepada orang/ulama Indonesia yang bersilaturrahim tersebut.
_____________________
Sumber Pecinta Waliyullah
(Yusrie Salman Alaydrus)


Minggu, 06 Agustus 2017

Beruntung Kita Orang Banjar Memiliki Datu Kelampayan / Syekh Muhammad Arsyad



KENAPA GURU BELIAU BILANG, "INILAH ORANG NO 1 PALING ALIM DI ZAMAN INI

* Sedikit Kisah Abah Guru Sekumpul tentang Padatuan Sidin, Ulama Besar Kalimantan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampayan)
_________________
BERUNTUNG kita orang banjar dianugrahi dan memiliki ulama yang levelnya mendunia, beliau adalah Datu Kalampayan Maulana Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari bin Abdullah bin Abu Bakar bin Sultan Abdurrasyid Mindanao bin Abdullah bin Abu Bakar Al Hindi bin Ahmad Ash Sholaibiyyah bin Husein bin Abdullah bin Syaikh bin Alhabib Abdullah Al Aydrus Al Akbar (datuk seluruh keluarga Al Aydrus) dan seterusnya nasabnya bersambung ke Rasulullah SAW.
(Sumber: Kitab Sajaratul Arsyadiyah karangan Al'Alimul Alamah Syekh Abdurrahman Siddiq bin Syekh H.M.Afif Albanjari)

Diceritakan oleh Abah Guru Sekumpul bahwa salah satu guru dari banyak guru dari Datu Kalampayan adalah Syaikhul Islam Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al Kurdie ulama dari Mesir yang saat itu beliau adalah ulama nomor 1 dunia karena kealimannya.

Bahkan guru dari Datu Kalampayan di bidang tasawwuf As-Syaikh Samman Al-Madani juga murid dari Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al Kurdie. Jadi Datu kalampayan seperguruan dengan Syaikh Samman Almadani mengaji kepada Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al Kurdie.

Diceritakan suatu waktu Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al Kurdie datang ke Madinah dan beliau sempat mengadakan majlis di sana. Pernah di satu majelis ada seseorang yang menanyakan suatu masalah, mungkin karena belum mengetahui jawabannya maka Syaikh menanyakan kepada semua muridnya siapa yang bisa membantu menjawab masalah itu.

Semua murid beliau tidak ada yang bisa menjawabnya, tetapi tiba-tiba murid yang paling depan menyerahkan selembar kertas dan di situ tertulis jawabannya. Lalu Syaikh menanyakan apakah dia yang menulis itu, dijawab oleh si murid bahwa dia mendapat kertas itu dari temannya yang di belakang, kemudian temannya yang di belakang juga mengatakan yang sama, hingga ke murid yang paling belakang.

Maka akhirnya diketahuilah bahwa yang menulis jawaban di kertas itu adalah Muhammad Arsyad (Datu Kalampayan). Ternyata beliau menyembunyikan dirinya dengan menjawab menulis di kertas itu. Maka dipanggillah beliau maju ke hadapan gurunya.

Dan sang guru memuji kealiman Datu Kalampayan serta beliau berkata, "Inilah orang yang nomor 1 alimnya di zaman ini." (padahal Syaikh Muhammad Sulaiman Al Kurdie yang paling alim di zaman itu, tetapi Datu Kalampayan yang bisa menjawabnya, red).

Setelah lama menuntut ilmu di dua kota suci (Makkah & Madinah), Datu Kalampayan (Syaikh Muhammad Arsyad Al-Banjari) beserta 3 orang sahabatnya yaitu Syaikh Abdusshomad Al Palimbani (pengarang kitab yg kondanga di kalangan pesantren di Kalsel, Hidatus Salikin), Syaikh Abdurrahman Misrie Betawi, Syaikh Abdul Wahhab Bugis berniat meneruskan menuntut ilmu ke Mesir dan niat ini diutarakan kepada gurunya.

Mendengar hal itu Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al Kurdie berkata, "Tiada ada di Mesir orang yang lebih ilmunya daripadaku dan ilmu kamu semuanya sudah cukup, kembalilah kamu ke Jawi (Indonesia) supaya kamu nyatakan (ajarkan) agama Muhammadiah (islam yang dibawa Nabi muhammad SAW) di sana." Maksud beliau bahwa tidak usahlah pergi ke mesir, karena menurut hemat beliau ilmu, kecerdasan dan kepandaian mereka sudah melebihi ulama'2 Mesir saat itu, tidak ada lagi guru'2 di mesir yang sanggup memberikan pelajaran kepada mereka. (karena yang paling alim saat itu saja adalah Syaikh Muhammad Sulaiman, kenapa menuntut ilmu kepada ulama di bawahnya. red)

Juga karena masyarakat sudah sangat menunggu dan mengharapkan bimbingan mereka. Maka dengan saran gurunya itu mereka memutuskan kembali ke Indonesia dan akhirnya menyebarkan, mengajarkan ilmu yang telah mereka dapat di sana.

Kealiman, ketinggian maqam kewalian, kesuksesan Datu Kalampayan terbukti dari berkembang pesatnya islam di Kalimantan dan Banjar khususnya, bukan saja bagi umat, bahkan bagi keluarga dan zuriatnya.

Ujar Abah Guru Sekumpul, dari anak, cucu hingga cicit Datu Kalampayan semuanya alim dan berpangkat wali, setelah gamit (turunan dibawah cicit) hanyar bapalih (baru sebagian saja yang wali) karena gamit tidak sempat bertemu dan belajar dengan Datu Kalampayan yang sudah wafat.
Begitu masyhurnya hingga kitab'2 karangan beliaupun tersebar dan diajarkan dibeberapa negeri (di antaranya Kitab Sabilal Muhtadin, Red). Teristimewa lagi rata-rata ulama penyebar islam dan yang berpangkat wali di kalimantan dulu dan kini adalah berasal dari dzuriat / garis keturunan Datu Kalampayan, di antaranya Abah Guru Sekumpul.

Mudah-mudahan kita mendapat faidah dan berkat dengan sebagian riwayat singkat kehidupan dan keistimewaan beliau. Aamiiin..


500 lebih Foto Abah Guru Sekumpul